Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Kunjungan Diplomatik Jepang ke China: Upaya Merendam Eskalasi atas Isu Taiwan

Kunjungan Diplomatik Jepang ke China: Upaya Merendam Eskalasi atas Isu Taiwan

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 min read
Upaya Merendam Eskalasi atas Isu Taiwan
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Beijing/Tokyo, 17 November 2025 – Seorang pejabat senior Kementerian Luar Negeri Jepang tiba di China pada Senin ini untuk melakukan pembicaraan darurat guna meredakan ketegangan bilateral yang dipicu oleh pernyataan Perdana Menteri Sanae Takaichi mengenai skenario darurat di Taiwan. Kunjungan ini mencerminkan dinamika kompleks dalam hubungan Sino-Jepang, di mana isu keamanan regional semakin tumpang tindih dengan prinsip diplomatik historis.

Masaaki Kanai, Kepala Biro Urusan Asia dan Oseania di Kementerian Luar Negeri Jepang, dijadwalkan bertemu dengan mitranya dari China pada Selasa (18/11). Menurut sumber pemerintah Jepang yang mengetahui agenda tersebut, Kanai akan menegaskan bahwa pernyataan Takaichi tidak merevisi posisi fundamental Jepang sebagaimana tertuang dalam Komunike Bersama Jepang-China tahun 1972. Dokumen historis itu menetapkan pengakuan Jepang terhadap Republik Rakyat China sebagai satu-satunya pemerintahan sah yang mewakili China, sebuah prinsip yang tetap menjadi fondasi kebijakan luar negeri Tokyo.

Konflik ini bermula dari pernyataan Takaichi pada awal November, di mana ia menyatakan bahwa situasi darurat di Taiwan yang melibatkan penggunaan kekuatan militer dapat dikategorikan sebagai “ancaman terhadap kelangsungan hidup” Jepang. Pernyataan tersebut mengimplikasikan potensi aktivasi hak pembelaan diri kolektif berdasarkan interpretasi Konstitusi Pasal 9 Jepang, yang secara eksplisit menolak perang sebagai instrumen kebijakan negara. Analis hubungan internasional menilai, langkah retorika ini merupakan respons terhadap meningkatnya aktivitas militer China di Selat Taiwan, meskipun Jepang secara resmi mempertahankan kebijakan “Satu China” sejak normalisasi hubungan pada 1972.

Respons China terhadap pernyataan tersebut bersifat tegas dan multidimensi. Pada Jumat (14/11), Kementerian Luar Negeri China memanggil Duta Besar Jepang di Beijing, Kenji Kanasugi, untuk menyampaikan tuntutan pencabutan pernyataan Takaichi. Beijing menegaskan bahwa Taiwan adalah urusan internal yang tidak boleh diintervensi oleh pihak eksternal, sebuah narasi yang konsisten dengan doktrin “satu China” yang dianut Partai Komunis China. Sementara itu, Jepang merespons dengan protes diplomatik atas unggahan seorang diplomat China di media sosial, yang dianggap melampaui batas etika diplomasi.

Eskalasi lebih lanjut terlihat dalam tindakan Konsul Jenderal China di Osaka, Xue Jian, yang melalui platform digital menyatakan kesiapan untuk “melakukan tindakan kekerasan ekstrem tanpa ragu-ragu” sebagai tanggapan atas pernyataan Takaichi. Unggahan tersebut, meskipun kemudian menjadi subyek protes Jepang, mencerminkan nada konfrontatif yang jarang terlihat dalam komunikasi resmi, dan menyoroti bagaimana saluran non-tradisional semakin memengaruhi diplomasi bilateral.

Dampaknya meluas ke ranah sipil. Pekan lalu, otoritas China mengeluarkan peringatan perjalanan bagi warganya, merekomendasikan penghindaran kunjungan ke Jepang serta peninjauan ulang rencana studi di sana, dengan alasan potensi risiko keselamatan. Langkah ini, yang muncul di tengah ketegangan, berpotensi memengaruhi arus wisatawan dan pelajar—dua pilar utama interaksi masyarakat kedua negara—dan menandai eskalasi dari diplomasi ke domain publik.

Baca juga : Pemerintah Indonesia Finalisasi Perpres Impor Energi AS Tanpa Lelang, Target Seimbangkan Neraca Perdagangan Bilateral

Dari perspektif akademis, insiden ini mengilustrasikan paradoks dalam hubungan Jepang-China pasca-Perang Dingin: ketergantungan ekonomi yang tinggi (dengan perdagangan bilateral mencapai ratusan miliar dolar AS setiap tahun) bertabrakan dengan persaingan strategis di Indo-Pasifik. Pakar keamanan Asia Timur, seperti yang dikemukakan dalam studi terbaru dari lembaga think tank regional, memperingatkan bahwa retorika semacam ini dapat memicu spiral ketegangan jika tidak dikelola melalui saluran back-channel. Kunjungan Kanai, oleh karena itu, bukan sekadar respons taktis, melainkan upaya strategis untuk mempertahankan stabilitas di tengah dinamika aliansi Jepang dengan Amerika Serikat—yang semakin menekankan peran Tokyo dalam isu Taiwan—sambil menghormati komitmen historis terhadap Beijing.

Pembicaraan Selasa diharapkan fokus pada klarifikasi posisi mutual dan pencegahan mispersepsi, meskipun hasilnya tetap tidak pasti mengingat sensitivitas isu Taiwan bagi kedua belah pihak. Observers internasional akan memantau apakah inisiatif ini dapat meredam gelombang ketegangan atau justru menjadi preseden bagi konfrontasi berkelanjutan di kawasan.

Pewarta : Anjar Bramantyo

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pemerintah Indonesia Finalisasi Perpres Impor Energi AS Tanpa Lelang, Target Seimbangkan Neraca Perdagangan Bilateral
Next: Trump Balik Arah: Desakan Rilis Berkas Epstein Ungkap Celah Politik di Kongres AS

Related Stories

Eskalasi Ketegangan Politik di Era Pemerintahan Trump
3 min read

Bentrokan Protes Imigrasi di Minneapolis: Eskalasi Ketegangan Politik di Era Pemerintahan Trump

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Pidato Khamenei dan Respons Trump Menyoroti Krisis Kepemimpinan dan Kedaulatan
3 min read

Ketegangan Iran-AS: Pidato Khamenei dan Respons Trump Menyoroti Krisis Kepemimpinan dan Kedaulatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Upaya Diplomasi Ukraina di Washington Berlangsung di Tengah Eskalasi Serangan Energi Rusia
3 min read

Upaya Diplomasi Ukraina di Washington Berlangsung di Tengah Eskalasi Serangan Energi Rusia

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Mangkrak di Perbatasan: Proyek WC Rp199 Juta untuk Sekolah Sambas Belum Rampung, Siswa dan Guru Terlantar
  • Dugaan Ketidaktransparanan Pengelolaan Dana Desa di Desa Labuhan Labo, Padangsidimpuan Tenggara
  • Paguyuban Prawan’80 Surabaya Kunjungi Kampung Coklat Blitar untuk Promosi Wisata dan Produk Lokal
  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.