Skip to content
15/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Buser Berita TNI/Polri/KPK
  • KPK Bongkar Jaringan Pengelola Uang Gratifikasi di Balik Impor Barang Tiruan Bea Cukai

KPK Bongkar Jaringan Pengelola Uang Gratifikasi di Balik Impor Barang Tiruan Bea Cukai

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 2 min read
KPK Bongkar Jaringan Pengelola Uang Gratifikasi di Balik Impor Barang Tiruan Bea Cukai
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap peran kunci seorang pejabat di Direktorat Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam skema penerimaan dan pengelolaan dana gratifikasi terkait importasi barang tiruan atau KW. Kepala Seksi Intelijen Cukai, Budiman Bayu Prasojo (BBP), diduga menjadi aktor sentral yang memberikan arahan langsung untuk mengumpulkan, menyimpan, hingga memindahkan uang suap guna menghindari deteksi.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan bahwa sejak November 2024, seorang pegawai Direktorat P2 berinisial SA diduga menerima dan mengelola aliran dana dari para pengusaha yang produknya terkena cukai—baik produksi domestik maupun impor—semua atas instruksi langsung dari Budiman Bayu. Dana tersebut kemudian disalurkan ke sebuah apartemen di Jakarta Pusat yang difungsikan sebagai rumah aman (safe house). Apartemen itu disewa SA sejak pertengahan 2024 atas arahan Budiman Bayu bersama tersangka lain, Sisprian Subiaksono, Kepala Subdirektorat Intelijen dan Penyidikan Bea Cukai.

Upaya penyamaran semakin terlihat ketika, pada awal Februari 2026—tepat setelah KPK melancarkan operasi tangkap tangan (OTT) pada 4 Februari 2026—Budiman Bayu memerintahkan SA untuk segera “membersihkan” safe house di Jakarta Pusat. Uang yang terkumpul pun dipindahkan ke lokasi baru di salah satu apartemen di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi penggeledahan penyidik.

Penggeledahan di Ciputat pada 13 Februari 2026 membuahkan hasil signifikan: penyitaan lima koper berisi uang tunai dalam rupiah dan mata uang asing senilai total sekitar Rp5,19 miliar. Temuan ini menjadi dasar utama penetapan Budiman Bayu sebagai tersangka baru pada 26 Februari 2026, setelah penyidik mendalami keterangan saksi dan bukti fisik.

Kasus ini bermula dari OTT KPK pada 4 Februari 2026 di lingkungan Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, yang menangkap sejumlah pihak termasuk Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Bagian Barat, Rizal. Sehari kemudian, enam dari 17 orang yang diamankan ditetapkan sebagai tersangka, meliputi Rizal (mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC periode 2024-Januari 2026), Sisprian Subiaksono, Kepala Seksi Intelijen Orlando Hamonangan, serta tiga pengusaha dari Blueray Cargo: John Field, Andri, dan Dedy Kurniawan.

Baca juga : Pencurian Nekat di Konter HP Pedesaan: Pelaku Bobol Atap, Gasak Voucher hingga Kotak Amal

Penetapan Budiman Bayu sebagai tersangka ketujuh menandai pengembangan lebih lanjut dalam kasus yang menguak dugaan praktik suap untuk memperlancar jalur impor barang KW, yang merugikan negara melalui hilangnya penerimaan cukai dan pajak. KPK kini menahan Budiman Bayu selama 20 hari pertama mulai 27 Februari hingga 18 Maret 2026 di Rutan Cabang Gedung Merah Putih.

Kasus ini menyoroti kerentanan sistem pengawasan internal di sektor perdagangan internasional dan menjadi pengingat bagi aparatur negara bahwa upaya menyembunyikan aliran dana ilegal hanya akan memperberat konsekuensi hukum ketika terbongkar. Penyidikan masih berlanjut untuk mengungkap jaringan lebih luas dan potensi keterlibatan pihak lain.

Pewarta : Diki Eri

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pencurian Nekat di Konter HP Pedesaan: Pelaku Bobol Atap, Gasak Voucher hingga Kotak Amal
Next: Sinergi Kuat Kemnaker-BP Tapera: Buruh Jadi Prioritas Utama Hunian Layak 2026

Related Stories

KPK Periksa Dua Pejabat Mutasi Mahkamah Agung dalam Kasus Sengketa Tapos Depok
3 min read

Jejak Suap di Balik Eksekusi Lahan: KPK Periksa Dua Pejabat Mutasi Mahkamah Agung dalam Kasus Sengketa Tapos Depok

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 jam ago 0
Menjaga Generasi Muda dari Jerat Narkoba dan Judi Online
2 min read

Menjaga Generasi Muda dari Jerat Narkoba dan Judi Online: Polres Melawi Gelar Penyuluhan di SMK Bina Kusuma 2

Jurnalis RI News Portal Posted on 11 jam ago 0
Kapolres Melawi Tekankan Penertiban Knalpot Brong dan Balapan Liar sebagai Respons Langsung Keluhan Masyarakat
2 min read

Kapolres Melawi Tekankan Penertiban Knalpot Brong dan Balapan Liar sebagai Respons Langsung Keluhan Masyarakat

Jurnalis RI News Portal Posted on 11 jam ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Jejak Suap di Balik Eksekusi Lahan: KPK Periksa Dua Pejabat Mutasi Mahkamah Agung dalam Kasus Sengketa Tapos Depok
  • Bupati Madina Saipullah Nasution Kembali Pimpin IKANAS, Janjikan Modernisasi dan Pemberdayaan Ekonomi Klan
  • Eksekusi Rumah Dokter Senior di Padangsidimpuan Berlangsung Tegang, Massa Tuntut Keadilan Sosial
  • Menjaga Generasi Muda dari Jerat Narkoba dan Judi Online: Polres Melawi Gelar Penyuluhan di SMK Bina Kusuma 2
  • Kapolres Melawi Tekankan Penertiban Knalpot Brong dan Balapan Liar sebagai Respons Langsung Keluhan Masyarakat
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.