Skip to content
21/07/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Kontroversi Kepolisian di Tengah Tragedi Kyiv: Pelarian Dua Petugas Soroti Celah Respons Darurat di Ukraina

Kontroversi Kepolisian di Tengah Tragedi Kyiv: Pelarian Dua Petugas Soroti Celah Respons Darurat di Ukraina

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 bulan ago 3 minutes read
Kontroversi Kepolisian di Tengah Tragedi Kyiv
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Kyiv, 20 April 2026 — Tragedi penembakan massal di sebuah supermarket di Distrik Holosiivskyi, Kyiv, pada 18 April lalu tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi korban dan keluarga, tetapi juga memicu perdebatan serius tentang kesiapan dan profesionalisme aparat kepolisian Ukraina di tengah situasi keamanan yang rapuh akibat perang berkepanjangan.

Insiden tersebut menewaskan enam orang sipil dan melukai sedikitnya 14 lainnya, termasuk anak-anak. Pelaku, seorang pria bersenjata yang dilaporkan mengalami ketidakstabilan mental, sempat menyandera pengunjung supermarket sebelum ditembak mati oleh pasukan khusus kepolisian setelah negosiasi selama sekitar 40 menit tidak membuahkan hasil.

Yang menjadi sorotan utama adalah rekaman video yang menunjukkan dua petugas polisi patroli — seorang pria dan seorang wanita — yang sempat berada di lokasi kejadian. Dalam video tersebut, keduanya terlihat meninggalkan warga sipil, termasuk seorang anak kecil yang berada dalam bahaya, dan melarikan diri saat tembakan masih berlangsung. Perilaku ini langsung menuai kritik tajam dari masyarakat dan pejabat tinggi.

Menteri Dalam Negeri Ukraina, Ihor Klymenko, menyatakan bahwa kedua petugas tersebut telah ditangguhkan dari tugas selama proses penyelidikan berlangsung. “Perilaku ini memalukan dan tidak layak bagi aparat penegak hukum. Ini menjadi aib bagi seluruh sistem,” ujar Klymenko melalui pernyataan resmi. Ia menambahkan bahwa penyelidikan internal dan pidana telah dibuka untuk menilai dugaan kelalaian dalam menjalankan tugas profesional, terutama saat nyawa warga berada dalam ancaman serius.

Kepala Departemen Polisi Patroli Ukraina, Yevhen Zhukov, yang langsung mengundurkan diri menyusul insiden ini, mengakui bahwa tindakan kedua petugas tersebut “tidak profesional dan tidak layak sebagai polisi”. Menurut Zhukov, petugas pria yang baru bergabung sejak 2024 seharusnya segera mencabut senjata, menembakkan peringatan, dan mengambil tindakan tegas. “Mereka kehilangan kendali dan meninggalkan warga yang terluka dalam bahaya,” katanya.

Meski demikian, Klymenko menekankan agar perilaku dua individu tersebut tidak digeneralisasi terhadap seluruh institusi kepolisian Ukraina. “Kita tidak boleh menilai seluruh pasukan berdasarkan kesalahan segelintir orang,” tegasnya.

Baca juga: Korea Utara Uji Rudal Berhulu Ledak Bom Kluster untuk Kedua Kali: Sinyal Eskalasi di Tengah Peluang Diplomasi dengan Trump

Pihak berwenang masih belum mengungkap motif pasti di balik penembakan tersebut, meskipun kasus ini telah diklasifikasikan sebagai tindak terorisme. Klymenko menyebut pelaku jelas mengalami gangguan mental, dan pihaknya akan memeriksa bagaimana pelaku memperoleh surat keterangan medis untuk memperpanjang izin kepemilikan senjatanya.

Insiden ini kembali membuka diskusi sensitif tentang regulasi senjata api di Ukraina. Di satu sisi, Menteri Klymenko mendukung hak warga sipil untuk membela diri dengan senjata, mengingat pengalaman awal invasi Rusia ketika senjata dibagikan secara massal untuk perlawanan nasional. Namun, ia menolak rencana pemeriksaan sistematis terhadap semua pemilik senjata yang telah terdaftar secara legal.

Klymenko berjanji akan menggelar diskusi mendalam yang melibatkan anggota parlemen, warga masyarakat, jurnalis, dan veteran untuk mereformasi legislasi kepemilikan senjata api. Tujuannya adalah menyeimbangkan antara hak bela diri dan pencegahan risiko serupa di masa depan.

Tragedi Kyiv ini terjadi di tengah tekanan berat yang dihadapi aparat keamanan Ukraina akibat perang yang masih berlangsung. Banyak analis menilai bahwa insiden pelarian petugas ini dapat menggerus kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum, terutama di saat warga semakin bergantung pada respons cepat aparat dalam menghadapi ancaman internal.

Jaksa Agung Ruslan Kravtchenko menyatakan bahwa semua tindakan aparat pada saat itu — termasuk kegagalan melindungi anak kecil dan menetralkan pelaku secara tepat waktu — akan dievaluasi secara hukum secara menyeluruh.

Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa di balik tantangan keamanan eksternal, Ukraina juga harus memperkuat kapasitas internal kepolisian, khususnya dalam penanganan krisis yang melibatkan pelaku dengan gangguan mental dan akses senjata api.

Hingga saat ini, penyelidikan masih berlangsung. Pihak berwenang diharapkan segera merilis temuan lengkap untuk memberikan keadilan bagi para korban dan memulihkan kepercayaan publik terhadap sistem keamanan nasional.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Korea Utara Uji Rudal Berhulu Ledak Bom Kluster untuk Kedua Kali: Sinyal Eskalasi di Tengah Peluang Diplomasi dengan Trump
Next: Ketika Seni Menjadi Harapan: Insinyur Paris Menangkan Lukisan Picasso Senilai Lebih dari 1 Juta Euro dalam Undian Amal untuk Penelitian Alzheimer

Related Stories

Juara Piala Dunia 2026 yang Menyatukan Keindahan Permainan dan Keberagaman

Spanyol yang Baru: Juara Piala Dunia 2026 yang Menyatukan Keindahan Permainan dan Keberagaman

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 jam ago 0
Kebakaran Hutan Terparah di Castilla-La Mancha Hanguskan Ribuan Hektar Warisan Alam Spanyol

Ancaman Ekologis Besar: Kebakaran Hutan Terparah di Castilla-La Mancha Hanguskan Ribuan Hektar Warisan Alam Spanyol

Jurnalis RI News Portal Posted on 8 jam ago 0
Iran Terbuka Terima Usulan Mediator di Tengah Eskalasi Konflik dengan AS

Iran Terbuka Terima Usulan Mediator di Tengah Eskalasi Konflik dengan AS

Jurnalis RI News Portal Posted on 8 jam ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Dandim 0730/Gunungkidul Pimpin Semangat Pancasila bagi Generasi Muda Gunungkidul
  • Bantah Tuduhan Lambat, DPR Izinkan Pembahasan RUU Perampasan Aset Berlanjut di Masa Reses
  • Spanyol yang Baru: Juara Piala Dunia 2026 yang Menyatukan Keindahan Permainan dan Keberagaman
  • Gubernur NTB Iqbal Terkejut Berat, OTT Bupati Lombok Barat Harus Jadi Pelajaran Akhir
  • Danrem 072/Pamungkas dan Ribuan Jamaah Kobarkan Semangat Persatuan di Harlah Ponpes Ora Aji
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.