Skip to content
05/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Kerusakan Lingkungan di Hulu Sungai Ancam Keberlanjutan Balai Benih Ikan Sengersing, Subulussalam

Kerusakan Lingkungan di Hulu Sungai Ancam Keberlanjutan Balai Benih Ikan Sengersing, Subulussalam

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 min read
Kerusakan Lingkungan di Hulu Sungai Ancam Keberlanjutan Balai Benih Ikan Sengersing
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Subulussalam, 23 Desember 2025 – Fasilitas Balai Benih Ikan (BBI) Sengersing di Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Provinsi Aceh, yang dibangun dengan investasi negara mencapai puluhan miliar rupiah, kini menghadapi ancaman serius akibat kerusakan lingkungan yang berkelanjutan. Kolam pembenihan dan infrastruktur pendukungnya mengalami pendangkalan cepat serta pencemaran lumpur, yang diduga berasal dari aktivitas pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit di wilayah hulu daerah tangkapan air (DTA).

BBI Sengersing dirancang sebagai pusat produksi benih ikan air tawar untuk mendukung program ketahanan pangan lokal melalui sektor perikanan budidaya. Namun, masuknya sedimen lumpur secara masif telah menurunkan kualitas air, membuat kolam cepat dangkal dan keruh. Hal ini tidak hanya meningkatkan biaya operasional pemeliharaan, tetapi juga berpotensi menghentikan aktivitas pembenihan secara permanen jika tidak segera ditangani.

“Sejumlah kolam mengalami penurunan kedalaman signifikan akibat endapan lumpur, sementara kualitas air tidak lagi optimal untuk budidaya benih ikan,” kata seorang pengamat lingkungan setempat yang memilih anonim demi keamanan. Kerusakan ini bukan fenomena mendadak, melainkan akumulasi dari perambahan lahan di hulu sungai yang mengalir ke fasilitas BBI. Vegetasi alami yang semula berfungsi sebagai penahan erosi tanah dan pengatur aliran air telah hilang, digantikan oleh lahan terbuka yang rentan terhadap pengikisan saat musim hujan.

Aktivitas pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit secara intensif di wilayah hulu diduga menjadi pemicu utama. Perubahan tutupan lahan dari hutan atau semak menjadi monokultur sawit tanpa pengendalian erosi yang memadai telah mempercepat proses sedimentasi di sungai downstream. Beberapa sumber lokal menyebut bahwa ekspansi lahan tersebut, yang mencapai ratusan hektare, tidak selalu disertai dengan pemenuhan standar lingkungan, termasuk perlindungan sempadan sungai dan analisis dampak lingkungan (AMDAL) yang ketat.

Dari perspektif ekologis, hilangnya fungsi penyangga vegetasi di daerah aliran sungai (DAS) menyebabkan peningkatan laju erosi tanah dan banjir bandang musiman, yang akhirnya membawa material sedimen ke kolam BBI. Kondisi ini mengancam tidak hanya aset infrastruktur negara, tetapi juga program ketahanan pangan daerah yang bergantung pada pasokan benih ikan berkualitas untuk petani budidaya.

Secara hukum, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup menekankan kewajiban pelaku usaha untuk menjaga keseimbangan ekosistem, terutama di wilayah sensitif seperti hulu DAS. Pembukaan lahan tanpa mekanisme pengendalian dampak yang efektif dapat diklasifikasikan sebagai pelanggaran prinsip pembangunan berkelanjutan, dengan potensi tanggung jawab administratif hingga pidana lingkungan.

Baca juga : Wakil Presiden Hadiri Perayaan Natal GPdI di Bitung: Simbol Toleransi dan Solidaritas Nasional di Tengah Musim Liburan

Jika dibiarkan, investasi besar negara di BBI Sengersing berisiko sia-sia, sementara masyarakat lokal kehilangan akses terhadap benih ikan yang esensial untuk pengembangan ekonomi perikanan. Para pengamat dan komunitas lingkungan mendesak otoritas terkait untuk melakukan audit independen terhadap aktivitas perkebunan di hulu, termasuk verifikasi kepatuhan izin dan implementasi mitigasi erosi. Peninjauan ulang tata kelola lahan di wilayah kritis juga dianggap mendesak guna melindungi aset publik dan ekosistem sungai.

Kasus ini mencerminkan tantangan lebih luas dalam pengelolaan sumber daya alam di Aceh, di mana ekspansi sektor perkebunan harus diseimbangkan dengan perlindungan fungsi ekologis untuk keberlanjutan jangka panjang.

Pewarta: Jaulim Saran

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Wakil Presiden Hadiri Perayaan Natal GPdI di Bitung: Simbol Toleransi dan Solidaritas Nasional di Tengah Musim Liburan
Next: Pemerintah Desa Gadog Perluas Bantuan Pendidikan bagi Anak dari Keluarga Kurang Mampu dan Yatim Piatu

Related Stories

Paguyuban Paseduluran Saklawase Trenggalek Gelar Temu Kangen dan Bukber Hangat di Cafe Ruby
2 min read

Silaturahmi Ramadhan: Paguyuban Paseduluran Saklawase Trenggalek Gelar Temu Kangen dan Bukber Hangat di Cafe Ruby

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 jam ago 0
KPPG Palembang Ancam Hentikan Sementara Operasi Puluhan Dapur MBG yang Telat Urus Sertifikasi Higienis
2 min read

KPPG Palembang Ancam Hentikan Sementara Operasi Puluhan Dapur MBG yang Telat Urus Sertifikasi Higienis

Jurnalis RI News Portal Posted on 15 jam ago 0
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya Menggelontorkan
2 min read

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya Menggelontorkan Rp8,8 Miliar untuk Pulihkan Harapan Warga Pascabencana Banjir Bandang

Jurnalis RI News Portal Posted on 19 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Polres Melawi Gencar Sosialisasikan Peluang Karier Polri 2026 kepada Generasi Muda di Pedalaman Kalbar
  • Kapolres Melawi Turun Langsung ke Ladang: Panen Jagung Hibrida Sukses Meski Cuaca Menantang
  • Silaturahmi Ramadhan: Paguyuban Paseduluran Saklawase Trenggalek Gelar Temu Kangen dan Bukber Hangat di Cafe Ruby
  • Polres Wonogiri Gerebek Transaksi Malam: Pengedar Sabu dan Ratusan Pil Tramadol-Trihexyphenidyl Diamankan
  • Dua Gelombang Mudik Lebaran 1447 H: Tantangan Distribusi Pergerakan dan Urgensi Perencanaan Matang di Jawa Tengah
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.