Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Kebijakan Tiga Waktu Masuk Sekolah di Bandung: Strategi Reduksi Kemacetan dan Optimalisasi Mobilitas Perkotaan

Kebijakan Tiga Waktu Masuk Sekolah di Bandung: Strategi Reduksi Kemacetan dan Optimalisasi Mobilitas Perkotaan

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 bulan ago 3 min read
Kebijakan Tiga Waktu Masuk Sekolah di Bandung
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Bandung, 15 Juli 2025 — Pemerintah Kota Bandung memperkenalkan kebijakan baru berupa pengaturan tiga waktu masuk sekolah bagi jenjang pendidikan dasar dan menengah. Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menyampaikan bahwa kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk mengurai kemacetan lalu lintas yang kerap melanda Kota Kembang, terutama pada jam-jam sibuk pagi hari.

“Tujuan utamanya untuk mengurai kemacetan. Kalau semua masuk sekolah pukul 06.00 WIB bisa dibayangkan betapa padatnya jalanan. Maka dibuat tiga waktu: SMA pukul 06.30 WIB, SMP pukul 07.00 WIB, dan SD pukul 07.30 WIB,” ujar Erwin dalam keterangan persnya pada Selasa (15/7/2025).

Kebijakan ini tidak hanya mencerminkan respons teknokratis terhadap persoalan lalu lintas, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan psikologis. Kota Bandung yang dikenal sebagai salah satu kota dengan tingkat kemacetan tertinggi di Indonesia menghadapi tantangan serius dalam mengelola mobilitas penduduk, terutama pada titik-titik kritis seperti pagi hari saat pelajar dan pekerja memadati jalanan.

Erwin menekankan bahwa dengan membagi waktu masuk sekolah berdasarkan jenjang pendidikan, beban lalu lintas di pagi hari dapat terdistribusi lebih merata. Hal ini sejalan dengan pendekatan manajemen lalu lintas berbasis staggered timing, yang dalam berbagai studi transportasi terbukti mampu mengurangi puncak kepadatan kendaraan (peak hour congestion).

Selain aspek transportasi, kebijakan ini juga mempertimbangkan faktor psikologis dan keamanan siswa. Perbedaan waktu masuk memungkinkan keluarga memiliki fleksibilitas lebih dalam mengatur rutinitas pagi hari tanpa harus tergesa-gesa, yang dapat berdampak pada stres keluarga, keselamatan di jalan, serta kesiapan mental anak untuk belajar.

“Dengan pembagian jam masuk, orang tua dan siswa tidak perlu berebut waktu dan kendaraan di pagi hari,” ujar Erwin.

Langkah ini tidak berdiri sendiri. Pemerintah Kota Bandung juga merancang penyediaan moda transportasi massal khusus bagi pelajar, seperti bus sekolah, serta mendorong budaya bersepeda. Hal ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pelajar terhadap kendaraan pribadi yang selama ini turut memperburuk kondisi lalu lintas.

Baca juga : Pembukaan MATSAMA MIN 1 Way Kanan Tahun Pelajaran 2025/2026: Membangun Karakter Sejak Hari Pertama

“Kalau bisa anak-anak jangan bawa kendaraan lagi. Kita siapkan angkutan sekolah yang nyaman, atau budayakan kembali naik sepeda,” ungkap Erwin.

Inisiatif ini mencerminkan integrasi antara kebijakan pendidikan, transportasi ramah lingkungan, dan pembangunan kota berkelanjutan (sustainable urban development).

Wakil Wali Kota menyatakan bahwa kebijakan ini masih dalam tahap implementasi awal dan akan terus dievaluasi secara berkala. Evaluasi akan melibatkan pemangku kepentingan, termasuk pihak sekolah, dinas perhubungan, serta komunitas orang tua murid.

“Harapannya, ke depan anak-anak bisa belajar lebih tenang, orang tua pun tidak stres karena macet,” tegasnya.

Kebijakan ini merupakan contoh konkret bagaimana perencanaan perkotaan yang inklusif dapat menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, dari pendidikan, transportasi, hingga kesejahteraan psikologis keluarga.

Kebijakan ini penting dalam diskursus tata kelola kota (urban governance), khususnya dalam konteks sinkronisasi sektor pendidikan dan transportasi. Pengalaman Bandung dapat diteliti lebih lanjut untuk mengukur efektivitas intervensi waktu masuk sekolah terhadap beban lalu lintas, tingkat stres pelajar dan orang tua, serta dampaknya pada penggunaan kendaraan pribadi.

Pewarta : Galih Prayudi

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pembukaan MATSAMA MIN 1 Way Kanan Tahun Pelajaran 2025/2026: Membangun Karakter Sejak Hari Pertama
Next: Kontroversi Tuntutan Ringan dalam Kasus Pernikahan Ilegal di Bogor: Sorotan terhadap Keadilan Substantif dan Kepastian Hukum

Related Stories

Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren
3 min read

Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman

Jurnalis RI News Portal Posted on 15 jam ago 0
Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
2 min read

Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong

Jurnalis RI News Portal Posted on 15 jam ago 0
'raj 2026
2 min read

Lonjakan Penumpang Kereta Api di Sumatera Utara pada Penutupan Libur Isra Mi’raj 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 15 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
  • Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman
  • Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.