Skip to content
05/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Jepang Rencanakan Biaya Otorisasi Perjalanan Elektronik untuk Wisatawan Asing

Jepang Rencanakan Biaya Otorisasi Perjalanan Elektronik untuk Wisatawan Asing

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 2 min read
Jepang Rencanakan Biaya Otorisasi Perjalanan Elektronik untuk Wisatawan Asing
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Tokyo – Pemerintah Jepang sedang mempertimbangkan penerapan biaya sebesar 2.000 hingga 3.000 yen (setara sekitar Rp215.000–Rp323.000) bagi wisatawan asing yang menggunakan sistem otorisasi perjalanan elektronik pra-kedatangan bernama Japan Electronic System for Travel Authorization (JESTA). Langkah ini diungkapkan oleh sumber yang mengetahui rencana tersebut pada akhir Desember 2025.

Sistem JESTA, yang direncanakan diluncurkan pada tahun fiskal 2028, merupakan mekanisme penyaringan daring untuk meningkatkan pengawasan imigrasi terhadap pengunjung dari negara-negara yang saat ini dibebaskan dari kewajiban visa kunjungan singkat. Dengan proyeksi jumlah wisatawan internasional melebihi 40 juta orang pada tahun mendatang, inisiatif ini diharapkan tidak hanya memperkuat keamanan nasional, tetapi juga menciptakan sumber pendapatan berkelanjutan bagi pemerintah.

Menurut sumber tersebut, JESTA dirancang khusus untuk mencegah ancaman terorisme serta perekrutan tenaga kerja ilegal oleh warga asing. Sistem ini akan mewajibkan calon pengunjung mengajukan data pribadi dan rencana perjalanan secara daring sebelum keberangkatan, sehingga otoritas imigrasi dapat melakukan verifikasi awal. Pendekatan ini mirip dengan praktik di negara-negara lain, di mana biaya serupa diterapkan berkisar antara 1.000 hingga 6.000 yen, tergantung pada mekanisme yang digunakan.

Pemerintah Jepang berencana mengalokasikan pendapatan dari biaya JESTA untuk mendukung layanan darurat bagi wisatawan asing, terutama dalam situasi bencana alam seperti gempa bumi atau typhoon yang sering melanda wilayah tersebut. Hal ini mencerminkan upaya menyeimbangkan antara peningkatan volume kunjungan internasional dengan kesiapsiagaan menghadapi risiko tak terduga.

Untuk mewujudkan sistem ini, pemerintah sedang mempersiapkan rancangan undang-undang amendemen terhadap Undang-Undang Pengendalian Imigrasi dan Pengungsi, yang dijadwalkan diajukan pada sidang parlemen reguler berikutnya. Pengenalan JESTA merupakan bagian dari strategi lebih luas Jepang dalam mengelola lonjakan pariwisata pasca-pandemi, di mana negara ini berhasil mencatat rekor kunjungan tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga : Pengamanan Ketat Polsek Wuryantoro Dukung Kelancaran Ibadah Natal di Gereja Betel Indonesia Jemaat Tiberias

Dari perspektif akademis, kebijakan semacam ini menunjukkan evolusi dalam tata kelola imigrasi global, di mana teknologi digital digunakan untuk menyeimbangkan aksesibilitas pariwisata dengan imperatif keamanan. Studi tentang sistem serupa di negara lain menunjukkan bahwa mekanisme pra-penyaringan efektif dalam mengurangi kasus overstay dan risiko keamanan, meskipun memunculkan diskusi mengenai beban administratif tambahan bagi pelancong. Di Jepang, implementasi JESTA berpotensi mempercepat proses kedatangan di bandara sambil menjaga integritas perbatasan, sejalan dengan target ambisius mencapai 60 juta wisatawan tahunan pada 2030.

Para analis memprediksi bahwa biaya moderat ini tidak akan signifikan menghambat arus wisatawan, mengingat daya tarik Jepang sebagai destinasi budaya dan teknologi tetap kuat. Namun, pemantauan lebih lanjut diperlukan untuk menilai dampaknya terhadap pola perjalanan dari negara-negara Asia Tenggara dan Eropa yang menjadi penyumbang utama kunjungan visa-free.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pengamanan Ketat Polsek Wuryantoro Dukung Kelancaran Ibadah Natal di Gereja Betel Indonesia Jemaat Tiberias
Next: Penggeledahan Lanjutan KPK dalam Kasus Dugaan Suap Ijon Proyek di Kabupaten Bekasi: Implikasi terhadap Tata Kelola Pemerintahan Daerah

Related Stories

Lebanon di Ambang Jurang
3 min read

Lebanon di Ambang Jurang: Kembalinya Hizbullah ke Medan Perang Membuka Babak Baru Ketidakpastian Regional

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Serangan Gabungan AS-Israel ke Aparat Keamanan Iran
3 min read

Serangan Gabungan AS-Israel ke Aparat Keamanan Iran: Membongkar Pilar Penindasan dan Memantik Api Pemberontakan?

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
China di Persimpangan Antara Loyalitas Strategis dan Kepentingan Ekonomi Global
3 min read

Pembunuhan Khamenei: China di Persimpangan Antara Loyalitas Strategis dan Kepentingan Ekonomi Global

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Polres Melawi Gencar Sosialisasikan Peluang Karier Polri 2026 kepada Generasi Muda di Pedalaman Kalbar
  • Kapolres Melawi Turun Langsung ke Ladang: Panen Jagung Hibrida Sukses Meski Cuaca Menantang
  • Silaturahmi Ramadhan: Paguyuban Paseduluran Saklawase Trenggalek Gelar Temu Kangen dan Bukber Hangat di Cafe Ruby
  • Polres Wonogiri Gerebek Transaksi Malam: Pengedar Sabu dan Ratusan Pil Tramadol-Trihexyphenidyl Diamankan
  • Dua Gelombang Mudik Lebaran 1447 H: Tantangan Distribusi Pergerakan dan Urgensi Perencanaan Matang di Jawa Tengah
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.