Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Iran Peringatkan Krisis Global akibat Eskalasi Militer AS di Amerika Latin

Iran Peringatkan Krisis Global akibat Eskalasi Militer AS di Amerika Latin

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 min read
Iran Peringatkan Krisis Global akibat Eskalasi Militer AS di Amerika Latin
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Teheran, 16 November 2025 – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, pada Sabtu lalu menyuarakan kekhawatiran mendalam terhadap implikasi eskalasi militer Amerika Serikat di wilayah Karibia dan Amerika Latin, yang berpotensi mengguncang fondasi perdamaian dan keamanan internasional. Pernyataan ini muncul sebagai respons langsung terhadap pengumuman operasi antinarkotika AS yang diberi nama “Southern Spear”, yang diumumkan oleh Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth dua hari sebelumnya.

Dalam analisisnya, Baghaei menekankan urgensi penghormatan terhadap prinsip kedaulatan dan integritas teritorial Venezuela, negara yang menjadi fokus utama operasi tersebut. Ia mengkarakterisasi ancaman penggunaan kekerasan oleh AS terhadap pemerintah Venezuela yang sah sebagai bentuk pelanggaran hukum internasional yang nyata, khususnya melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). “Tindakan ini bukan hanya intervensi unilateral, tetapi juga penyalahgunaan isu perdagangan narkoba sebagai kedok untuk melemahkan kedaulatan negara berdaulat,” ujar Baghaei, merujuk pada pola historis intervensi eksternal di kawasan tersebut.

Lebih lanjut, Baghaei mengutip serangkaian laporan dari badan-badan internasional yang mendokumentasikan insiden-insiden kekerasan di laut lepas. Menurutnya, sejak September tahun ini, AS telah melakukan sekitar 20 serangan terhadap kapal-kapal penangkap ikan di Laut Karibia dan Pasifik Timur, yang mengakibatkan korban jiwa sebanyak 80 orang. Insiden-insiden ini, kata dia, dapat diklasifikasikan sebagai eksekusi ekstrayudisial dan pembunuhan sewenang-wenang, yang bertentangan dengan norma-norma hak asasi manusia dan hukum humaniter internasional. “Washington tampaknya memanfaatkan narasi ‘teroris narkotika’ untuk membenarkan kehadiran militer yang masif, termasuk pengerahan kapal perang di perairan utara Venezuela,” tambahnya, sambil menyoroti risiko eskalasi yang lebih luas jika tidak segera ditangani.

Pernyataan ini tidak hanya mencerminkan posisi Tehran dalam mendukung Caracas, tetapi juga menyorot dinamika geopolitik yang lebih dalam di Belahan Bumi Barat. Dari perspektif akademis, eskalasi semacam ini dapat dianalisis melalui lensa teori realisme dalam hubungan internasional, di mana kekuatan hegemonik cenderung menggunakan instrumen militer untuk mempertahankan pengaruhnya, sering kali dengan mengabaikan mekanisme multilateral seperti Dewan Keamanan PBB. Baghaei secara eksplisit memanggil PBB untuk mengambil peran proaktif dalam mencegah aksi-aksi yang mempromosikan unilateralisme agresif, dengan harapan dapat memicu debat di Majelis Umum atau komite terkait.

Konteks historis menambah lapisan kompleksitas pada isu ini. Venezuela, yang telah lama menjadi mitra strategis Iran di kawasan Amerika Latin, menghadapi tekanan berkelanjutan dari AS sejak era sanksi ekonomi yang diperketat pada dekade sebelumnya. Operasi “Southern Spear” sendiri digambarkan oleh Washington sebagai upaya kooperatif untuk memerangi jaringan narkotika yang diduga terkait dengan elemen pemerintahan Venezuela—klaim yang dibantah keras oleh Caracas dan sekutunya. Namun, laporan independen dari organisasi non-pemerintah menunjukkan bahwa korban serangan sering kali adalah nelayan sipil, bukan pelaku kriminal, yang memunculkan pertanyaan etis tentang proporsionalitas dan akuntabilitas dalam operasi militer semacam itu.

Baca juga : Indonesia Dorong Mekanisme Karbon Global yang Berkeadilan bagi Solusi Berbasis Alam di COP30

Dampak potensial dari eskalasi ini melampaui batas regional. Pakar hubungan internasional memperingatkan bahwa peningkatan kehadiran militer AS bisa memprovokasi respons dari aktor lain, termasuk aliansi anti-hegemonik di Amerika Latin, dan berisiko mengganggu rute perdagangan maritim global. Iran, sebagai negara yang sering bersinggungan dengan kebijakan luar negeri AS, menggunakan momen ini untuk memperkuat narasi solidaritas Selatan-Selatan, sekaligus menekankan pentingnya reformasi tata kelola global untuk membatasi intervensi sepihak.

Sementara itu, komunitas internasional diharapkan untuk memantau perkembangan selanjutnya, terutama apakah PBB akan merespons panggilan Baghaei dengan resolusi atau investigasi independen. Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari Sekretariat PBB, tetapi isu ini berpotensi menjadi agenda darurat di sesi mendatang. Analis memperkirakan bahwa ketegangan ini akan terus memengaruhi stabilitas kawasan, dengan implikasi jangka panjang bagi norma-norma hukum internasional di era pasca-Perang Dingin.

Pewarta : Anjar Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Indonesia Dorong Mekanisme Karbon Global yang Berkeadilan bagi Solusi Berbasis Alam di COP30
Next: Remaja Badui Dalam Korban Begal di Jakarta Pulang ke Lebak: Sambutan Adat dan Seruan Penegakan Hukum

Related Stories

Eskalasi Ketegangan Politik di Era Pemerintahan Trump
3 min read

Bentrokan Protes Imigrasi di Minneapolis: Eskalasi Ketegangan Politik di Era Pemerintahan Trump

Jurnalis RI News Portal Posted on 21 jam ago 0
Pidato Khamenei dan Respons Trump Menyoroti Krisis Kepemimpinan dan Kedaulatan
3 min read

Ketegangan Iran-AS: Pidato Khamenei dan Respons Trump Menyoroti Krisis Kepemimpinan dan Kedaulatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 21 jam ago 0
Upaya Diplomasi Ukraina di Washington Berlangsung di Tengah Eskalasi Serangan Energi Rusia
3 min read

Upaya Diplomasi Ukraina di Washington Berlangsung di Tengah Eskalasi Serangan Energi Rusia

Jurnalis RI News Portal Posted on 21 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
  • Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman
  • Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.