RI News Portal. Kebumen – Di tengah hiruk-pikuk persiapan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Kabupaten Kebumen memilih langkah konkret untuk menunjukkan peran pers di luar ruang redaksi. Minggu, 8 Februari 2026, mereka menyalurkan bantuan langsung kepada seorang pedagang kaki lima (PKL) penyandang disabilitas di kawasan Kapal Mendoan, Alun-Alun Kebumen.
Penerima bantuan adalah Ibu Ratimah, seorang perempuan penyandang disabilitas kaki yang sejak kecil mengalami kesulitan berjalan. Setiap hari, ia mengandalkan becak sebagai alat transportasi untuk berangkat dan pulang berjualan di lokasi yang kini menjadi salah satu pusat kuliner populer di Kebumen tersebut. Kondisi dagangannya terpantau sangat terbatas, dengan stok barang yang nyaris habis, mencerminkan perjuangan ekonomi yang berat di tengah keterbatasan fisik.
Bantuan yang diberikan berupa tambahan stok barang dagangan untuk mendukung kelangsungan usahanya. Kegiatan ini bukan sekadar simbolis, melainkan bagian dari upaya insan pers setempat menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat marjinal, khususnya penyandang disabilitas.

Ketua DPC PWRI Kabupaten Kebumen, Rudi M. Maulana, A.Md., T., menegaskan bahwa inisiatif ini selaras dengan semangat HPN 2026. “Peringatan Hari Pers Nasional jangan hanya berhenti pada seremoni dan pidato. Pers harus hadir sebagai agen perubahan sosial yang peka terhadap realitas di lapangan,” ujarnya di sela-sela penyerahan bantuan.
Menurut Rudi, peran wartawan tidak terbatas pada penyampaian fakta dan informasi. “Kami juga dituntut memiliki empati dan kepekaan tinggi terhadap kondisi masyarakat sekitar. Bantuan kecil ini diharapkan bisa meringankan beban Ibu Ratimah dan memberi semangat baru bagi usahanya,” tambahnya.
Ibu Ratimah sendiri tak bisa menyembunyikan rasa haru dan syukurnya. “Saya sangat terbantu sekali. Setiap hari berjuang sendiri, tapi hari ini ada yang peduli. Terima kasih banyak kepada teman-teman wartawan Kebumen. Semoga semua mendapat berkah,” katanya dengan senyum lebar, sembari menata ulang barang dagangan yang baru diterima.
Baca juga : Program Makan Bergizi Gratis di Wonosobo: Manfaat Luas Terhambat Insiden Kesehatan dan Minimnya Transparansi
Kegiatan sosial ini diharapkan menjadi teladan bagi komunitas pers di berbagai daerah. Di saat tema nasional HPN 2026 menekankan pers yang sehat sebagai fondasi bangsa kuat, aksi nyata seperti ini menggarisbawahi bahwa pers juga bisa menjadi solusi bagi permasalahan sosial di tingkat lokal, bukan hanya pengamat atau pengkritik.
Dengan demikian, peringatan HPN tahun ini tidak hanya dirayakan di panggung besar di Banten sebagai tuan rumah nasional, tetapi juga melalui langkah sederhana namun bermakna di pelosok daerah seperti Kebumen, memperkuat citra pers sebagai bagian integral dari masyarakat yang peduli dan berdaya.
Pewarta: Tur Hartoto

