Skip to content
15/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Indonesia Menegaskan AI sebagai Pilar Kedaulatan Digital: Bukan Sekadar Teknologi, Melainkan Fondasi Masa Depan Bangsa

Indonesia Menegaskan AI sebagai Pilar Kedaulatan Digital: Bukan Sekadar Teknologi, Melainkan Fondasi Masa Depan Bangsa

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 min read
Indonesia Menegaskan AI sebagai Pilar Kedaulatan Digital
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan bahwa kecerdasan buatan (AI) telah berevolusi dari sekadar alat teknologi menjadi infrastruktur strategis yang menentukan kedaulatan digital serta arah transformasi nasional Indonesia ke depan.

Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah, pada acara Digital Day 2026 bertajuk “Digital Sovereignty: Leaders Must Act Now to Secure the Future”, yang digelar The Iconomics di Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Menurut Edwin, risiko terbesar penerapan AI di Indonesia bukan lagi soal kebocoran data pribadi, melainkan potensi pelebaran kesenjangan sosial-ekonomi. Ia merujuk laporan UNESCO yang menyoroti bahwa tanpa pengelolaan tepat, AI berpotensi memperdalam jurang antara kelompok kaya dan miskin, serta antara masyarakat berpendidikan tinggi dan rendah. Hal ini disebabkan AI kini termasuk emerging technology yang memengaruhi pengambilan keputusan di ranah ekonomi, politik, dan kehidupan sosial secara mendalam.

“Pendekatan terhadap AI tidak boleh lagi bersifat sektoral atau parsial. Kedaulatan digital tidak cukup hanya dengan membangun pusat data atau memperkuat keamanan siber. Kita harus terlibat penuh dalam seluruh rantai ekosistem AI, mulai dari energi hijau, pengembangan chip dan semikonduktor, infrastruktur pendukung, model AI, hingga aplikasi praktisnya,” ujar Edwin.

Ia menambahkan, keterlibatan holistik ini krusial untuk mencegah monopoli AI oleh pemain global, yang dapat mengancam kemandirian nasional. Indonesia, dengan populasi besar, keragaman etnis, dan karakter kepulauan yang unik, dipandang memiliki posisi strategis sebagai laboratorium global untuk tata kelola AI yang etis dan inklusif.

Saat ini, pemerintah tengah menyusun peta jalan AI nasional yang mencakup 10 sektor prioritas beserta ratusan program turunan. Dokumen tersebut juga akan dilengkapi standar etika AI lintas kementerian, dengan prinsip utama inklusivitas, transparansi, dan keberlanjutan. Edwin menekankan bahwa regulasi yang sedang disiapkan bukan sekadar pedoman sukarela, melainkan memiliki kekuatan penegakan hukum agar tata kelola AI berjalan sistematis dan akuntabel.

Baca juga : Penyidik KPK Dalami Alur Dana di Lingkaran Olahraga Madiun: Bendahara KONI dan PBSI Dipanggil sebagai Saksi

Transformasi AI juga diproyeksikan memicu pergeseran masif di pasar kerja global, di mana jutaan pekerjaan berpotensi hilang, muncul baru, atau berevolusi akibat otomatisasi dan digitalisasi. Oleh karena itu, Edwin menyerukan penguatan talenta nasional di bidang AI sebagai prioritas mendesak.

“Transformasi ini tidak bisa ditangani pemerintah sendirian. Partisipasi aktif dari sektor swasta, akademisi, dan masyarakat sipil mutlak diperlukan agar AI benar-benar memperkuat kesejahteraan, kecerdasan kolektif, serta stabilitas nasional,” tegasnya.

#rinews

Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur ITSEC Asia, Patrick Rudolf Dannacher, menegaskan bahwa kedaulatan digital sejati dimulai dari kemampuan mengoperasikan seluruh infrastruktur dan layanan strategis di dalam negeri. “Indonesia harus mandiri dalam menjalankan listrik, telekomunikasi, pusat data, inovasi teknologi, hingga perbankan, tanpa bergantung pada penyedia atau lembaga asing,” katanya.

Dannacher juga menyoroti perlunya kepemimpinan visioner di badan usaha milik negara dan sektor infrastruktur kritis agar ekosistem AI nasional dapat beroperasi secara otonom dan tangguh.

Pernyataan kedua narasumber ini mencerminkan urgensi kepemimpinan kolektif dalam mengamankan posisi Indonesia di era AI, di mana teknologi tidak hanya menjadi alat kemajuan, tetapi juga penentu kedaulatan dan keadilan sosial di masa depan.

Pewarta : Vie

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Penyidik KPK Dalami Alur Dana di Lingkaran Olahraga Madiun: Bendahara KONI dan PBSI Dipanggil sebagai Saksi
Next: Viral Foto Roti Berjamur pada Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Padangsidimpuan

Related Stories

Prabowo dan Putin Saling Antar hingga Pintu
2 min read

Keakraban Diplomasi di Kremlin: Prabowo dan Putin Saling Antar hingga Pintu, Simbol Persahabatan Indonesia-Rusia yang Semakin Hangat

Jurnalis RI News Portal Posted on 19 jam ago 0
Indonesia dan AS Resmikan Kemitraan Pertahanan Utama
2 min read

Indonesia dan AS Resmikan Kemitraan Pertahanan Utama: Langkah Strategis Perkuat Stabilitas Indo-Pasifik

Jurnalis RI News Portal Posted on 19 jam ago 0
Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Rusia di Tengah Dinamika Global
3 min read

Diplomasi Hangat di Kremlin: Prabowo dan Putin Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Rusia di Tengah Dinamika Global

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bayang-Bayang Perang Timur Tengah: IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Zona Euro Jadi 1,1% pada 2026
  • Amnesti Migran Spanyol 2026: Strategi Berani Integrasi Tenaga Kerja di Tengah Krisis Demografi Eropa
  • Misteri Poster Pink di London: The Rolling Stones Kembali dengan Strategi Vinyl yang Cerdas
  • Krisis Senyap di Kutub Selatan: Penguin Kaisar dan Anjing Laut Antarktika Kini Terancam Punah
  • Harapan Tipis di Washington: Pembicaraan Langsung Israel-Lebanon di Tengah Bayang-Bayang Hizbullah dan Perang Regional
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.