Skip to content
22/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Indonesia Dorong Kemitraan Strategis ASEAN–Uni Eropa Bergerak dari Retorika ke Aksi Konkret

Indonesia Dorong Kemitraan Strategis ASEAN–Uni Eropa Bergerak dari Retorika ke Aksi Konkret

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 3 min read
Indonesia Dorong Kemitraan Strategis ASEAN–Uni Eropa Bergerak dari Retorika ke Aksi Konkret
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Brussels 22 Novemeber 2025 – Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai penggerak utama kerja sama Indo-Pasifik yang inklusif dengan mendorong Kemitraan Strategis ASEAN–Uni Eropa untuk segera melahirkan proyek-proyek nyata yang memberikan manfaat langsung bagi kedua kawasan. Pesan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Sugiono pada pertemuan makan siang tingkat menteri ASEAN–Uni Eropa yang digelar di sela-sela Forum Menteri Indo-Pasifik Uni Eropa di Brussels, Kamis (20/11/2025).

“Kita tidak boleh puas hanya dengan terus membahas penyelarasan antara ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP) dan EU Strategy for Cooperation in the Indo-Pacific,” tegas Sugiono dalam pernyataan tertulis Kementerian Luar Negeri RI yang diterima di Jakarta pada Sabtu (22/11). “Yang jauh lebih krusial adalah mengimplementasikan kerja sama konkret yang dapat dirasakan dampaknya oleh masyarakat di kedua belah pihak.”

Sebagai negara penggagas AOIP pada 2019, Indonesia memandang dokumen tersebut bukan sekadar kerangka visi, melainkan panduan operasional untuk menjaga kawasan Indo-Pasifik tetap terbuka, damai, dan stabil di tengah persaingan geopolitik yang semakin tajam. AOIP menekankan empat pilar utama: kerja sama maritim, konektivitas, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2030, serta kerja sama ekonomi yang inklusif.

Dalam forum yang sama, Menlu Sugiono juga menyinggung percepatan negosiasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia–Uni Eropa (Indonesia–EU Comprehensive Economic Partnership Agreement/IEU CEPA) sebagai salah satu wujud konkret yang paling ditunggu. Perjanjian tersebut telah resmi ditandatanganiikan pada 22 September 2025 di Bali oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Wakil Presiden Eksekutif Komisi Eropa Maroš Šefčovič.

Setelah proses ratifikasi selesai, IEU CEPA akan mulai berlaku efektif pada 1 Januari 2027. Kesepakatan ini diproyeksikan menghapus hampir seluruh tarif impor untuk barang Indonesia yang masuk ke 27 negara anggota Uni Eropa, sekaligus membuka akses lebih luas bagi produk-produk Eropa ke pasar Indonesia. Di tengah gelombang proteksionisme global yang kembali menguat, IEU CEPA dianggap sebagai sinyal kuat komitmen kedua pihak terhadap perdagangan bebas berbasis aturan.

Kemitraan ASEAN–Uni Eropa sendiri akan memasuki usia setengah abad pada 2027. Peningkatan status menjadi Kemitraan Strategis pada Desember 2020 menandai babak baru yang tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga menuntut hasil-hasil yang terukur di bidang perdagangan, investasi hijau, transisi energi, keamanan maritim, dan penguatan rantai pasok global.

Baca juga : Khofifah Indar Parawansa Lantik 580 Pejabat Baru: Jatim Harus Jadi “Pelaku Utama” Perubahan Bangsa di Tengah Fiskal Tertekan

Pengamat hubungan internasional dari Universitas Indonesia, Dr. Shiskha Prabawaningtyas, menilai penekanan Indonesia pada “konkretisasi” kerja sama merupakan strategi cerdas untuk menjaga relevansi ASEAN di tengah persaingan narasi Indo-Pasifik antara Amerika Serikat dan Tiongkok. “Indonesia tidak ingin AOIP hanya menjadi dokumen yang bagus di atas kertas. Dengan mendorong Uni Eropa untuk segera mengeksekusi proyek bersama, Jakarta memastikan ASEAN tetap menjadi pusat gravitasi diplomasi kawasan,” ujarnya.

Hingga kini, sejumlah proyek potensial yang sedang dibahas mencakup pengembangan koridor ekonomi hijau, kerja sama blue economy di Laut China Selatan dan Samudra Hindia, serta pendanaan transisi energi yang berkeadilan. Namun, para menteri ASEAN dan Uni Eropa sepakat bahwa implementasi nyata dari rencana-rencana tersebut harus menjadi prioritas utama dalam dua tahun menuju peringatan 50 tahun hubungan ASEAN–UE pada 2027.

Dengan posisi Indonesia yang semakin tegas, Kemitraan Strategis ASEAN–Uni Eropa kini berada pada titik kritis: bertransformasi dari forum dialog menjadi mesin penggerak kerja sama yang benar-benar membawa kemakmuran dan stabilitas bagi ratusan juta penduduk di kedua kawasan.

Pewarta : Albertus Parikesit

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Khofifah Indar Parawansa Lantik 580 Pejabat Baru: Jatim Harus Jadi “Pelaku Utama” Perubahan Bangsa di Tengah Fiskal Tertekan
Next: Pengawasan Ombudsman Kalbar Soroti Kualitas Pelayanan Pertanahan di Sanggau

Related Stories

Peluang Emisi Obligasi China di Pasar Domestik
2 min read

Peluang Emisi Obligasi China di Pasar Domestik: Strategi Timbal Balik Purbaya Yudhi Sadewa Tekan Biaya Pembiayaan Negara

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 jam ago 0
Prabowo Terima Telepon Albanese
2 min read

Prabowo Terima Telepon Albanese: Indonesia Mulai Ekspor Ratusan Ribu Ton Pupuk Urea ke Australia, Bukti Surplus Produksi Nasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 jam ago 0
Gibran Dorong Program Prioritas Presiden Sentuh Warga Yahukimo
3 min read

Sinergi TNI-Polri Kunci Pembangunan di Tengah Rawan Konflik: Gibran Dorong Program Prioritas Presiden Sentuh Warga Yahukimo

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 jam ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Di Balik Sentuhan Tangan: Kisah Praktisi Pengobatan Alternatif dengan Tarif Keiklasan dan Menyembuhkan yang ‘Tak Tertolong’ Dokter
  • Fragmen Iliad Homer yang Tersembunyi di Pelukan Mumi: Rahasia Daur Ulang Sastra Yunani di Tanah Firaun
  • Kemitraan Futuristik di Tengah Gejolak Global: Lee Jae-myung dan Modi Targetkan Perdangan Indo-Korea Capai 50 Miliar Dolar AS
  • Jepang Mengakhiri Tabu Pasifisme: Ekspor Senjata Mematikan Resmi Dibuka di Tengah Ketegangan Indo-Pasifik
  • CIA di Balik Operasi Rahasia Meksiko: Dua Agen AS Tewas dalam Kecelakaan, Picu Ketegangan Diplomatik dengan Trump
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.