Skip to content
17/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Hiburan
  • Iko Uwais Melangkah ke Kursi Sutradara: ‘Timur’ dan Ambisi Baru Sinema Laga Indonesia

Iko Uwais Melangkah ke Kursi Sutradara: ‘Timur’ dan Ambisi Baru Sinema Laga Indonesia

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 bulan ago 2 min read
Iko Uwais Melangkah ke Kursi Sutradara- ‘Timur’ dan Ambisi Baru Sinema Laga Indonesia
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta – Setelah lebih dari satu dekade menjadi wajah pencak silat di layar internasional, Iko Uwais resmi membuka babak baru dalam kariernya lewat debut penyutradaraannya, Timur. Film laga yang ia garap sekaligus dibintangi ini tidak lagi sekadar memamerkan atraksi fisik, melainkan menawarkan narasi yang lebih dalam tentang heroisme, pengorbanan, dan harga yang harus dibayar demi orang lain.

Berbeda dari karya-karya sebelumnya yang kerap menempatkan koreografi pertarungan sebagai daya tarik utama, Timur mengambil inspirasi dari Operasi Mapenduma 1996 – peristiwa penyelamatan sandera di pedalaman Papua yang melibatkan Kopassus TNI. Iko Uwais dengan tegas menegaskan bahwa ia tidak ingin film ini menjadi alat narasi politik. “Saya hanya ingin bercerita tentang manusia yang memilih berani meski tahu risiko kematian sangat nyata,” ujarnya dalam wawacara eksklusif pasca-gala premiere.

Pendekatan tersebut terlihat jelas dari struktur cerita yang sengaja mengurangi jumlah adegan aksi demi memberi ruang bagi pengembangan karakter dan ketegangan psikologis. Hasilnya, penonton yang hadir pada penayangan perdana di bioskop pusat kota Jakarta beberapa waktu lalu mengaku terkejut melihat Iko Uwais versi sutradara: lebih terkendali, lebih sinematis, dan jauh dari kesan “hanya memukul dan menendang”.

Lahir di Jakarta pada 12 Februari 1983 dengan nama Uwais Qorny, Iko Uwais sejak kecil sudah akrab dengan pencak silat garapan keluarga betawi. Bakatnya terdeteksi sutradara Wales, Gareth Evans, yang kemudian mengorbitkannya lewat Merantau (2009), dilanjutkan duet maut The Raid (2011) dan The Raid 2 (2014). Nama Iko Uwais langsung menjadi jaminan mutu bagi film laga berbasis koreografi tangan kosong.

Karier Hollywood pun terbuka lebar. Ia tampil bersama Mark Wahlberg di Mile 22 (2018), berhadapan dengan Wu Jing dalam The Expendables 4 (2023), hingga menjadi bagian dari jagat Star Wars lewat serial The Mandalorian dan Skeleton Crew. Namun di balik sorotan lampu itu, Iko Uwais ternyata telah mempersiapkan langkah yang lebih berani: mengambil kendali penuh atas karya yang ia ciptakan.

Baca juga : Evakuasi 22 Jenazah Korban Kebakaran Gedung Terra Drone: Dugaan Kuat Kebakaran Berasal dari Ledakan Baterai Litium di Lantai Satu

Uwais Pictures, rumah produksi yang didirikan beberapa tahun lalu, menjadi kendaraan utama transisinya. “Saya ingin membuat film yang tidak hanya menghibur, tapi juga meninggalkan rasa hormat terhadap nilai-nilai kemanusiaan yang sering kita lupakan,” tutur aktor yang menikah dengan penyanyi Audie Item sejak 2012 dan telah memiliki dua putri itu.

Para pengamat perfilman dalam negeri menilai Timur sebagai salah satu lompatan terbesar perfilman laga Indonesia dalam satu dekade terakhir. “Iko tidak lagi hanya menjual silat, ia sedang membangun bahasa sinematik baru yang mengakar dari identitas lokal namun tetap relevan secara universal,” kata seorang akademisi seni pertunjukan dari universitas negeri di Jakarta yang enggan disebut namanya.

Dengan Timur, Iko Uwais membuktikan bahwa seorang aktor laga dapat bermetamorfosis menjadi auteur sejati. Langkah ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa industri film Indonesia kini memiliki figur yang mampu berbicara dalam dua bahasa sekaligus: bahasa aksi yang menghentak dan bahasa kemanusiaan yang menggugat.

Pewarta : Vie

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Evakuasi 22 Jenazah Korban Kebakaran Gedung Terra Drone: Dugaan Kuat Kebakaran Berasal dari Ledakan Baterai Litium di Lantai Satu
Next: Komeng Hadir di Tengah Lumpur Banjir Sumbar: Membawa Tawa sebagai Terapi Trauma Anak-Anak Korban Bencana

Related Stories

Integrasi Wakanda dan Fantastic Four dalam Trailer Terbaru Avengers- Doomsday
3 min read

Integrasi Wakanda dan Fantastic Four dalam Trailer Terbaru Avengers: Doomsday

Jurnalis RI News Portal Posted on 23 jam ago 0
Hadir dengan Nuansa Sejarah dan Intrik yang Mendalam
3 min read

Adaptasi Misteri Klasik Agatha Christie: ‘Seven Dials’ Hadir dengan Nuansa Sejarah dan Intrik yang Mendalam

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
'
3 min read

Jackie Chan Kembali ke Layar Lebar dengan ‘Unexpected Family’: Kisah Hangat tentang Ikatan Tak Terduga di Tengah Kesepian Modern

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Feradi WPI; Pendampingan Hukum Kolaboratif Atasi Sengketa Tanah Warisan di Sukorejo Kendal
  • Karang Taruna Candi Sewu Gelar Pelatihan Affiliate Marketing untuk Pemberdayaan Ekonomi Digital Warga
  • Sekolah Rakyat Berbasis Asrama: Strategi Pendidikan Inklusif untuk Memutus Rantai Kemiskinan di Jawa Timur
  • Revitalisasi Museum Situs Pasir Angin: Komitmen Pemerintah dalam Melestarikan Lapisan Sejarah Nusantara
  • Kolaborasi Strategis Telkomsat dengan Mitra Tiongkok Dorong Inklusi Digital di Nusantara
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.