RI News. Semarang – Di tengah banjir informasi dan tantangan etika digital yang semakin kompleks, ratusan pemuda LDII Kota Semarang mengikuti talkshow bertajuk “Cerdas Bersosial Media”. Kegiatan yang digelar DPD LDII Kota Semarang ini berlangsung pada Minggu, 17 Mei 2026, di Masjid Shirothol Mustaqim, dan menjadi wadah refleksi kolektif bagi generasi muda untuk membangun literasi digital yang lebih matang.
Talkshow ini dirancang sebagai respons konkret terhadap pesatnya perkembangan teknologi informasi yang kerap memunculkan dampak negatif seperti kecanduan, penyebaran hoaks, hingga hilangnya kontrol diri di kalangan generasi Z. Melalui kegiatan ini, DPD LDII Kota Semarang berupaya membekali para pemuda dengan kesadaran dan keterampilan agar mampu menjadikan media sosial sebagai alat pemberdayaan, bukan jebakan.
Bambang Budiharso, S.Kom., hadir sebagai narasumber utama. Dengan bahasa yang lugas dan relevan, ia menekankan pentingnya kontrol diri sebagai fondasi utama dalam berselancar di ruang digital. Menurutnya, tanpa kendali yang kuat, generasi muda sangat rentan terbawa arus negatif yang beredar di platform-platform media sosial.

“Anak muda harus cerdas dalam memanfaatkan sisi positif media sosial, untuk membangun portofolio, bisnis, konten kreator, maupun sarana dakwah dan edukasi,” ujar Bambang Budiharso di hadapan para peserta.
Lebih lanjut, narasumber mengajak peserta tidak hanya menjadi konsumen pasif konten, melainkan produser konten yang berkualitas dan bermanfaat. Ia mencontohkan bagaimana media sosial dapat dimanfaatkan untuk pengembangan diri, memperluas jaringan, hingga menyebarkan nilai-nilai positif ke masyarakat luas.
Baca juga : Dana Kesehatan Masyarakat Rawan ‘Dikelola Gelap’: Aktivis Soroti Temuan BPK di Padangsidimpuan
Kegiatan ini merupakan program kerja Bidang Teknologi Informasi, Aplikasi, dan Telematika DPD LDII Kota Semarang yang berkolaborasi dengan Yayasan Generasi Sukses Mandiri Kota Semarang. Melalui sinergi ini, kedua lembaga berharap para pemuda LDII dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga bijak, kreatif, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.
Diharapkan, semangat yang lahir dari talkshow ini dapat terus bergulir dan menjadi bagian dari pembentukan karakter generasi muda yang siap menghadapi era digital tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai luhur.
Pewarta: Sriyanto

