RI News. Kulon Progo – Sinergi antara Satgas TMMD Reguler ke-128 TA 2026 dengan masyarakat setempat berhasil menyelesaikan pembangunan talud jalan sepanjang 175 meter di Padukuhan Kwarakan, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo. Pengerjaan yang rampung pada Minggu (17/5/2026) ini menjadi salah satu bukti nyata keberhasilan program TMMD dalam memperkuat infrastruktur pedesaan sekaligus mempererat tali persatuan warga.
Talud jalan dengan lebar 1,9 meter dan ketebalan 0,35 meter tersebut dibangun untuk mengatasi rawan longsor dan erosi akibat aliran air. Keberadaannya diharapkan dapat mengamankan badan jalan, melindungi lahan persawahan di sekitar, serta memberikan kelancaran mobilitas warga sehari-hari.
Babinsa Sidorejo, Sertu Pardi, menyatakan bahwa pembangunan talud telah mencapai 100 persen. “Talud jalan ini sangat bermanfaat sekali, karena berfungsi sebagai pengaman jalan agar tidak ambrol terkikis air, mengamankan area lahan persawahan, dan melancarkan aktivitas warga dalam aktivitas sehari-hari,” ungkapnya.

Menurut Sertu Pardi, proses pembangunan berlangsung selama hampir satu bulan penuh dengan semangat gotong royong yang tinggi. Satgas TMMD bersama warga bahu-membahu mulai dari penggalian lubang pondasi, pengangkutan material, pengadukan dan pengusungan adukan, pemasangan batu putih satu per satu, pembuatan gorong-gorong, hingga pemlesteran bagian atas talud dan perataan tanah badan jalan. Hasilnya, jalan kini tidak hanya lebih aman, tetapi juga menjadi lebih lebar dan nyaman dilalui.
“Tidak ada hambatan yang berarti dalam pengerjaan. Sinergitas anggota Satgas TMMD dengan masyarakat tak diragukan lagi. Dengan penuh semangat mereka bekerja sehingga talud jalan dapat terwujud dengan sempurna sebelum penutupan kegiatan TMMD,” pungkas Sertu Pardi.
Pembangunan talud di Kwarakan ini tidak sekadar menambah fisik infrastruktur, melainkan juga menjadi momentum penguatan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian kolektif terhadap lingkungan. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi program serupa di wilayah lain, terutama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin meningkatkan risiko erosi dan kerusakan jalan di daerah pedesaan.
Dengan rampungnya salah satu sasaran fisik TMMD Reguler ke-128 ini, warga Padukuhan Kwarakan kini dapat menjalankan aktivitas ekonomi dan sosial dengan lebih tenang, sementara pemerintah dan TNI terus menunjukkan komitmennya mendukung pembangunan dari bawah.
Pewarta : Lee Anno

