RI News. Klaten – Di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks, SDN 1 Bolali Wonosari Klaten berhasil menciptakan model sekolah yang mengintegrasikan kebersamaan masyarakat dengan proses pendampingan minat bakat siswa. Melalui program sekolah yang dirancang khusus untuk membentuk inovasi dan ide gagasan cepat tanggap menghadapi perkembangan zaman, sekolah ini tidak hanya menjadi tempat belajar, melainkan juga wadah pengembangan karakter gotong royong yang autentik.
Kepala Sekolah SUKAMTA, S.Pd, dalam pidato peresmian pembangunan mushola sekolah, menyampaikan kebanggaannya bahwa meskipun proyek masih baru mencapai 90 persen, keberhasilan pembangunan tersebut sudah terbukti dari semangat gotong royong yang dijunjung tinggi. “Semua pihak ikut berkontribusi meski belum selesai, dan saya bangga dengan kerjasama ini,” ujarnya. Kini SDN 1 Bolali memiliki 125 siswa aktif, dan kepala sekolah berharap jumlah ini terus bertambah dari tahun ke tahun dengan semangat guru dan orang tua yang tinggi.

Prestasi siswa menjadi bukti nyata dari pendampingan yang tepat. Melalui proses prestasi pendampingan yang didukung kerjasama erat dengan orang tua, SDN 1 Bolali Wonosari Klaten berhasil berpartisipasi dalam lomba Mapsi dan menghadirkan siswa berprestasi Harapan 1 serta Harapan 2. Program ini dirancang agar setiap siswa mendapatkan ruang untuk mengembangkan ide dan bakatnya secara mandiri, sementara paguyuban wali murid memastikan dukungan penuh dari keluarga demi kemajuan bersama.
Dengan visi ini, SDN 1 Bolali Wonosari Klaten siap menjadi sekolah inovatif yang terus berkembang, menyiapkan generasi muda yang tangguh dan siap menghadapi tantangan global. Masa depan sekolah ini semakin terang seiring dengan komitmen semua pihak untuk terus meningkatkan mutu pendidikan di tengah dinamika zaman.
Pewarta : Rendro P
Tagline: #MerancangInovasi, #GotongRoyongMembangun, #PrestasiPendampingan, #PaguyubanWaliMurid, #KebersamaanMasyarakat, #SekolahCepatTanggap, #PengembanganBakat,
