Skip to content
21/05/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Eskalasi di Donbas: Pokrovsk Menjadi Pusat Pertarungan Strategis, Sementara Serangan Jarak Jauh Ukraina Ganggu Ekonomi Rusia

Eskalasi di Donbas: Pokrovsk Menjadi Pusat Pertarungan Strategis, Sementara Serangan Jarak Jauh Ukraina Ganggu Ekonomi Rusia

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 bulan ago 4 minutes read
Eskalasi di Donbas
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Kyiv, 1 November 2025 – Dalam perkembangan terbaru konflik Rusia-Ukraina, Presiden Volodymyr Zelenskyy mengonfirmasi pengerahan sekitar 170.000 personel militer Rusia di wilayah Donetsk timur, dengan fokus utama pada upaya merebut kota Pokrovsk. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers di ibu kota Ukraina pada Jumat, menyoroti intensitas pertempuran yang semakin meningkat di front timur.

Zelenskyy menggambarkan situasi di Pokrovsk sebagai “sangat sulit,” namun menolak narasi Rusia yang mengklaim kota tersebut telah terkepung sepenuhnya setelah lebih dari satu tahun pertempuran berkepanjangan. Meskipun mengakui infiltrasi beberapa kelompok Rusia ke dalam wilayah kota, ia menekankan bahwa pasukan pertahanan Ukraina sedang melakukan operasi pembersihan secara metodis. “Kehadiran elemen Rusia di Pokrovsk sedang diatasi secara bertahap untuk meminimalkan risiko bagi personel kami,” ujar Zelenskyy, merujuk pada strategi pelestarian kekuatan di tengah ketidakseimbangan numerik dengan pasukan Rusia yang lebih unggul.

Pendekatan ini mencerminkan pola historis Ukraina sejak invasi skala besar Rusia pada 2022, di mana penarikan taktis dari posisi tertentu dilakukan untuk menghindari kerugian massal. Analis militer independen menilai bahwa kekurangan tenaga kerja Ukraina—akibat rekrutmen terbatas dan kelelahan pasukan—menjadi faktor kunci dalam dinamika ini, memaksa Kyiv mengandalkan pertahanan posisional dan serangan balasan asimetris.

Di sisi lain, Presiden Rusia Vladimir Putin baru-baru ini menyatakan kemajuan pasukannya, meskipun diakui berlangsung lambat dengan biaya tinggi dalam hal korban dan peralatan. Pernyataan tersebut tampak ditujukan untuk memperkuat posisi negosiasi Moskwa, khususnya terhadap Amerika Serikat yang mendorong penyelesaian damai. Putin juga menyoroti peningkatan kapabilitas nuklir Rusia sebagai elemen pencegahan, sambil mempertahankan tujuan perang yang dianggap esensial bagi kepentingan nasionalnya.

Sebagai bentuk pembalasan strategis, Ukraina telah mengintensifkan operasi ofensif di wilayah Rusia, menargetkan fasilitas vital untuk mengganggu rantai pasok militer dan menimbulkan dampak ekonomi domestik. Kepala Dinas Keamanan Ukraina (SBU), Vasyl Maliuk, mengungkapkan bahwa sejak awal 2025, lebih dari 160 serangan jarak jauh telah berhasil dieksekusi terhadap instalasi pengeboran dan penyulingan minyak Rusia.

Data yang dirilis Maliuk menunjukkan bahwa hanya dalam periode September-Oktober, terdapat 20 serangan semacam itu, yang diklaim menyebabkan penurunan 20% dalam pasokan produk minyak di pasar internal Rusia serta penghentian sementara hingga 37% kapasitas penyulingan nasional. Meskipun angka-angka ini belum diverifikasi secara independen oleh pihak ketiga, Maliuk menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari evolusi taktis, melibatkan peralatan baru, unit khusus, dan inovasi dalam komunikasi serta metode serangan.

Baca juga : Cha Eun-woo: Dari Inspirasi Animasi K-Pop ke Panggung Diplomasi Global di APEC Gyeongju

Lebih lanjut, Maliuk menyebut penghancuran hampir separuh sistem pertahanan udara Pantsir Rusia sepanjang tahun ini, yang dirancang untuk menangkal drone jarak jauh. Ia juga merujuk pada insiden tahun sebelumnya, di mana sebuah misil hipersonik Oreshnik—dipromosikan sebagai senjata tak terintersepsi dengan kecepatan hingga 10 kali lipat suara—berhasil dihancurkan di pangkalan Kapustin Yar, sekitar 500 kilometer dari perbatasan Ukraina. Klaim ini kontras dengan pernyataan Putin yang menyebut misil tersebut telah digunakan dalam operasi melawan Dnipro, menimbulkan pertanyaan tentang akurasi propaganda kedua belah pihak.

Konflik ini semakin menimbulkan beban berat bagi populasi sipil. Serangan drone Rusia semalam menargetkan bangunan apartemen di Sumy, timur laut Ukraina, menyebabkan 11 orang terluka, termasuk empat anak-anak. Serangan serupa juga menghantam infrastruktur energi di Odesa selatan, menurut laporan otoritas setempat.

Koordinator Kemanusiaan PBB untuk Ukraina, Matthias Schmale, melaporkan peningkatan 30% dalam korban jiwa sipil dibandingkan tahun sebelumnya. Ia menyoroti serangan rutin Rusia terhadap fasilitas produksi dan distribusi energi sebagai ancaman utama menjelang musim dingin yang diprediksi lebih dingin. “Kerusakan pada sistem terpusat air, limbah, dan pemanas di kota-kota urban dapat memicu krisis kemanusiaan skala besar, terutama di gedung-gedung tinggi dekat garis depan,” kata Schmale dalam briefing di Jenewa.

Schmale juga menyatakan kekhawatiran atas penurunan pendanaan operasi kemanusiaan, dari lebih dari $4 miliar pada 2022 menjadi $1,1 miliar tahun ini. Ia menggambarkan konflik sebagai “perang berkepanjangan” tanpa prospek penyelesaian cepat, meskipun ada fase harapan diplomatik yang dipimpin AS sepanjang tahun. “Realitas di lapangan menunjukkan eskalasi berkelanjutan, bukan de-eskalasi,” tambahnya.

Perkembangan ini menggarisbawahi ketegangan geopolitik yang lebih luas, di mana keunggulan militer Rusia diimbangi oleh ketahanan Ukraina melalui inovasi asimetris, sementara korban sipil terus menjadi indikator tragis dari konflik yang memasuki tahun keempat.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Cha Eun-woo: Dari Inspirasi Animasi K-Pop ke Panggung Diplomasi Global di APEC Gyeongju
Next: Dampak Kebijakan Baru Pentagon terhadap Prajurit Transgender: Antara Kesiapan Militer dan Hak Asasi Manusia

Related Stories

Flotilla Sumud Global Dihentikan Total

Flotilla Sumud Global Dihentikan Total: Israel Kembali Ladeni Kapal Bantuan Gaza di Perairan Internasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 20 jam ago 0
Iran Gugat AS di Mahkamah Arbitrase Den Haag

Iran Gugat AS di Mahkamah Arbitrase Den Haag: Tuduhan Agresi dan Pelanggaran Hukum Internasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Timor Leste Siap Pimpin ASEAN 2029

Timor Leste Siap Pimpin ASEAN 2029: Bukti Evolusi Komunitas yang Semakin Inklusif

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kodim 0731/Kulon Progo Matangkan Persiapan Upacara Penutupan TMMD Reguler ke-128 di Sidorejo
  • Korem 072/Pamungkas Perkuat Benteng Moral Prajurit Hadapi Ancaman Narkoba
  • Revitalisasi Terminal Bus Tipe C Subulussalam: Mengembalikan Wajah Kota dari Kondisi Kumuh ke Pusat Ekonomi Tertata
  • Polisi Jateng Gelar Apel Pengamanan Humanis Jelang Aksi Demo Komunitas Transportasi Online di Semarang
  • Ribuan Personel Polri Siaga Amankan Aksi Aspirasi Komunitas Transportasi Online di Semarang
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.