RI News. Sleman, 23 Juli 2026 — Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM) resmi meluncurkan armada kendaraan listrik ramah lingkungan bernama eKarsa, menandai langkah konkret menuju konsep green hospital di Indonesia.
Serah terima simbolis satu unit mobil listrik eKarsa berlangsung di Joglo Kumbakarma RSA UGM pada Rabu, 22 Juli 2026. Kendaraan tersebut diserahkan oleh Ketua Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Fakultas Teknik UGM, Prof. Ir. Hanung Adi Nugroho, S.T., M.E., Ph.D., IPM, kepada Direktur Utama RSA UGM, Dr. dr. Darwito, S.H., Sp.B., Subsp. Onk(K).
Kendaraan listrik eKarsa dirancang khusus sesuai kebutuhan operasional rumah sakit. Mobil ini mampu mengangkut hingga delapan penumpang, memiliki waktu pengisian daya yang relatif singkat sekitar satu jam, serta dirancang tanpa sudut tajam untuk memaksimalkan keamanan bagi pasien dan pengguna.

Dr. dr. Darwito menyatakan bahwa eKarsa akan melayani transportasi pasien dari lobi sisi selatan menuju area utara, sehingga mengurangi kelelahan pasien yang harus berjalan kaki dalam jarak jauh. “Tentunya, ke depan penggunaan kendaraan listrik eKarsa akan kita tambah unitnya secara bertahap menjadi empat unit. Kami juga telah melakukan pengadaan ambulans listrik,” ujarnya.
Sebagai salah satu pengguna energi terbesar, RSA UGM terus berupaya mengurangi jejak karbon secara bertahap. Darwito menambahkan bahwa pihaknya telah mengoptimalkan penggunaan panel surya dan pengolahan sampah menjadi biogas sebagai sumber energi alternatif.
Kolaborasi ini tidak hanya mendukung operasional sehari-hari, tetapi juga membuka peluang lebih luas bagi penelitian dan pengembangan teknologi kesehatan. eKarsa menjadi sarana pembelajaran nyata bagi mahasiswa dan peneliti lintas disiplin dalam mendukung transformasi layanan kesehatan berbasis teknologi berkelanjutan.
Sementara itu, Prof. Hanung Adi Nugroho menegaskan bahwa kerjasama antara DTETI FT UGM dan RSA UGM tidak akan berhenti pada kendaraan listrik semata. “RSA UGM dapat menjadi living laboratory bagi sivitas akademik UGM dalam mengembangkan inovasi yang mendukung layanan kesehatan yang lebih cerdas, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” katanya.
Menurutnya, kolaborasi ini memperkuat peran UGM sebagai universitas yang tidak hanya menghasilkan inovasi, tetapi juga memastikan hasil riset dapat diimplementasikan secara nyata. Dengan semangat keberlanjutan dan hilirisasi teknologi, eKarsa diharapkan menjadi pionir dari berbagai inovasi lain yang lahir dari sinergi akademik, industri, dan layanan kesehatan.
Pewarta: Lee Anno
Tagline: #GreenHospital, #eKarsaUGM, #KendaraanListrik, #SustainabilityUGM, #InovasiKesehatan, #LivingLaboratory, #HilirisasiTeknologi,

