Skip to content
28/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Drone Murah Ukraina Mengubah Matematika Pertahanan Udara: Dari Medan Perang ke Diplomasi Global

Drone Murah Ukraina Mengubah Matematika Pertahanan Udara: Dari Medan Perang ke Diplomasi Global

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 bulan ago 3 minutes read
Drone Murah Ukraina Mengubah Matematika Pertahanan Udara
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Kharkiv, Ukraine — Malam yang terus-menerus diramaikan suara mesin drone, Ukraina telah menciptakan terobosan yang tidak hanya menyelamatkan nyawa warganya, tetapi juga mulai mengguncang paradigma pertahanan udara modern secara global. Drone pencegat berbiaya rendah—sering kali di bawah 3.000 dolar AS per unit—kini bertanggung jawab atas sebagian besar penangkapan drone Shahed buatan Iran yang diluncurkan Rusia, dengan tingkat keberhasilan yang mencapai 80–90% di berbagai wilayah, terutama di sekitar ibu kota.

Perkembangan ini bukan sekadar respons teknis terhadap ancaman, melainkan evolusi sistemik yang lahir dari keterbatasan sumber daya. Pada 2025, produksi interceptor drone domestik melonjak drastis, mencapai ratusan ribu unit dalam setahun berkat ratusan perusahaan kecil dan menengah yang bekerja sama dengan inkubator teknologi pertahanan pemerintah serta lembaga amal swasta. Model seperti Sting (dari Wild Hornets) yang mampu melaju lebih dari 300 km/jam dengan panduan semi-otonom, atau varian 3D-printed seperti P1-Sun yang harganya mendekati 1.000 dolar, telah menggeser proporsi penangkapan: interceptor drone kini menyumbang 70% atau lebih dari total Shahed yang dihancurkan di beberapa sektor, terutama di wilayah urban.

Secara ekonomi, perbandingannya mencolok. Satu rudal Patriot atau NASAMS bisa mencapai jutaan dolar per tembakan, sementara biaya menjatuhkan satu Shahed dengan interceptor drone hanya seperdua puluh hingga seperlima puluh dari harga drone penyerang itu sendiri. Efisiensi ini memungkinkan Ukraina mempertahankan pertahanan berkelanjutan meski menghadapi serangan malam demi malam yang mencapai ratusan unit. Pada Februari 2026 saja, ribuan sorti interceptor berhasil menghancurkan lebih dari 1.500 ancaman udara berbagai jenis, menunjukkan skalabilitas yang belum pernah tercapai sebelumnya dalam sejarah konflik modern.

Lebih dari sekadar alat tempur, teknologi ini telah menjadi aset diplomatik. Permintaan bantuan dari sekutu Barat dan negara-negara Teluk meningkat tajam seiring eskalasi penggunaan Shahed di kawasan Timur Tengah. Tim spesialis Ukraina—termasuk operator dan pengembang—telah dikerahkan untuk berbagi pengalaman, mulai dari jaringan deteksi akustik berbiaya rendah hingga taktik peluncuran swarm interceptor dengan intervensi manusia minimal. Namun, prioritas tetap pada pertahanan dalam negeri: ekspor perangkat masih dibatasi ketat, meskipun minat internasional sangat tinggi.

Dari perspektif akademis, fenomena ini menandai pergeseran fundamental dalam peperangan asimetris. Drone murah tidak hanya menetralkan ancaman mahal, tetapi juga memaksa aktor negara besar untuk mengevaluasi ulang investasi mereka pada sistem pertahanan konvensional yang mahal. Siklus aksi-reaksi antara penyerang dan pencegat—di mana modifikasi taktis musuh segera dijawab dengan adaptasi cepat—menjadi laboratorium hidup bagi studi strategi militer kontemporer.

Baca juga : Ancaman Balik Infrastruktur Vital: Perang AS-Israel-Iran Memasuki Fase Paling Berbahaya di Minggu Keempat

Di garis depan, para operator tetap menekankan satu hal: inovasi ini lahir dari keharusan bertahan hidup, bukan dari rencana strategis jangka panjang. Namun, dampaknya kini melampaui batas Ukraina, membuktikan bahwa dalam era drone, efisiensi biaya dan kecepatan adaptasi bisa lebih menentukan daripada superioritas teknologi semata.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Ancaman Balik Infrastruktur Vital: Perang AS-Israel-Iran Memasuki Fase Paling Berbahaya di Minggu Keempat
Next: Badai Sempurna di Selat Hormuz: Mengapa Ekonomi India yang Sedang Menanjak Kini Terancam Ambruk

Related Stories

Rubio Yakinkan Negara Teluk

Rubio Yakinkan Negara Teluk: AS Tetap Solid Dukung Kawasan di Tengah Negosiasi Iran

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Rusia Kerahkan Perisai Udara ke Moskow dan Kediaman Putin

Rusia Kerahkan Perisai Udara ke Moskow dan Kediaman Putin, Ukraina Terus Gempur Kilang Minyak Jauh di Dalam Rusia

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Puluhan Warga Pasca-Kesepakatan

Gencatan Senjata Rapuh: Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Puluhan Warga Pasca-Kesepakatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  2. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  3. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  4. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda
  5. Wisnu mengenai Ning Nuri: Srikandi PKB Ngawi yang Siap Merajut Kekuatan untuk Pemilu 2029

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Drama Sundulan Akhir: Kroasia Bangkit di Menit Krusial dan Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
  • Adab Tinggi Kapolres Melawi: Menunduk, Mencium Tangan, dan Memeluk Sesepuh di Tengah Tugas Kepemimpinan
  • Integrasi Mega Hub Transportasi Jakarta: Jembatan Donat Dukuh Atas Siap Hubungkan Enam Moda Kereta
  • Harga Pertalite di Lampung Barat Melonjak hingga Rp14.000 per Liter: Subsidi Rakyat Disalahgunakan?
  • Ayah Berperan Sentral: Wamendukbangga Dorong Penguatan Pengasuhan Keluarga Cegah Stunting di Papua
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.