Skip to content
20/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Olah Raga
  • Dramatis di Valencia: Bezzecchi Raih Kemenangan Perdana, Marquez Saudara Kuasai Klasemen Akhir MotoGP 2025

Dramatis di Valencia: Bezzecchi Raih Kemenangan Perdana, Marquez Saudara Kuasai Klasemen Akhir MotoGP 2025

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 3 min read
Marquez Saudara Kuasai Klasemen Akhir MotoGP 2025
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Valencia, Spanyol – Musim MotoGP 2025 resmi tertutup dengan babak klimaks yang penuh gejolak di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, pada Minggu (16/11). Marco Bezzecchi dari tim Aprilia Racing tampil heroik, merebut kemenangan di seri penutup ini dengan mengumpulkan 25 poin berharga, yang langsung melontorkannya ke posisi ketiga klasemen akhir musim. Prestasi ini bukan hanya membalas dendam atas kegagalan sebelumnya, tapi juga menandai pergeseran dinamika di papan atas pembalap, di tengah absennya sang juara dunia Marc Marquez akibat cedera.

Lomba yang berlangsung di bawah langit mendung Valencia ini dimulai dengan tensi tinggi, di mana Bezzecchi – yang dijuluki “The Bezz” – memanfaatkan start sempurna dari baris depan untuk merebut kendali sejak tikungan pertama. “Ini adalah momen yang sudah lama saya tunggu. Valencia selalu spesial, tapi tahun ini terasa seperti penebusan,” ujar Bezzecchi usai finis, suaranya masih bergetar oleh adrenalin. Strategi tim Aprilia yang fokus pada pengaturan suspensi adaptif terbukti ampuh, memungkinkan motor RS-GP-nya melahap tikungan Curva Ascari dan Corredor dengan kecepatan superior, meninggalkan rival-rivalnya di belakang.

Perubahan klasemen akhir ini menjadi sorotan utama, terutama karena absennya Marc Marquez sejak seri Indonesia pada 5 Oktober lalu. Pembalap Ducati Lenovo itu, yang telah mengunci gelar juara dunia di MotoGP Jepang pada 28 September, terpaksa mundur dari tiga seri terakhir untuk memulihkan cedera bahu yang parah. Dengan total 545 poin, Marquez tetap tak tergoyahkan di puncak, tapi absensinya membuka peluang bagi yang lain. “Marc adalah benchmark, tapi ini juga pelajaran bahwa MotoGP tak pernah tidur,” kata manajer tim Ducati Gigi Dall’Igna, yang menyaksikan lomba dari paddock.

Pilar kedua klasemen akhir adalah adik Marc, Alex Marquez dari Gresini Racing, yang menyelesaikan musim dengan catatan karier terbaik: 467 poin. Finis keempat di Valencia menjadi puncak dari konsistensi Alex sepanjang tahun, di mana ia meraih tiga podium dan menghindari kecelakaan besar. “Ini bukan hanya tentang poin, tapi membuktikan bahwa DNA Marquez bisa bersinar di mana saja,” ungkap Alex, yang kini menjadi ancaman nyata bagi kakaknya di musim depan. Analis balap Andrea Dovizioso, mantan rival keduanya, menyebut prestasi Alex sebagai “evolusi tak terduga”, di mana gaya riding defensifnya berubah menjadi serangan balik yang mematikan di sektor rem.

Guncangan terbesar terjadi di papan tengah, di mana Pedro Acosta dari Red Bull KTM merebut posisi keempat dengan 307 poin, menggeser Francesco “Pecco” Bagnaia dari Ducati Lenovo ke peringkat kelima (288 poin). Acosta, rookie berusia 21 tahun yang dijuluki “El Diablo”, memanfaatkan momentum dari kemenangan di seri Amerika untuk finis kedua di Valencia, menunjukkan adaptasi cepat terhadap motor KTM RC16 yang sebelumnya dikritik karena kurang stabil. “Ini seperti mimpi yang jadi nyata. Saya belajar dari kegagalan di Mandalika, dan sekarang kami siap bertarung untuk podium reguler,” kata Acosta, yang totalnya melonjak berkat empat kemenangan musim ini. Sementara itu, Bagnaia mengakui kekalahannya dengan lapang dada: “Kesalahan kecil di pit stop menghabiskan segalanya. Tapi Ducati akan kembali lebih kuat.”

Di belakang mereka, Fabio Di Giannantonio dari Pertamina Enduro VR46 Racing Team menutup musim di posisi keenam dengan 262 poin, diikuti Franco Morbidelli (231 poin) yang juga dari tim yang sama. Fermin Aldeguer (Gresini Racing, 214 poin) dan Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha, 201 poin) melengkapi top 10, meski keduanya bergulat dengan isu reliabilitas motor sepanjang tahun. Quartararo, yang sempat frustrasi dengan performa Yamaha M1, kini menatap opsi transfer untuk 2026.

Baca juga : BAM DPR-RI Serap Aspirasi Konflik Agraria di Subulussalam: Dari Laporan Walikota hingga Harapan Penyelesaian

Musim 2025 ini, secara keseluruhan, mencatat rekor 21 seri dengan peningkatan 15 persen penonton global dibanding tahun sebelumnya, berkat narasi heroik seperti comeback Bezzecchi dan rivalitas Marquez bersaudara. Namun, di balik gemerlapnya, isu keselamatan tetap menjadi bayang-bayang: cedera Marquez menambah daftar panjang insiden di Mandalika, memicu diskusi tentang perlindungan rider di sirkuit tropis.

Sebagai transisi menuju babak baru, para pembalap dijadwalkan kembali ke Ricardo Tormo untuk sesi uji coba pada Selasa (18/11). Hari itu akan menjadi ajang perebutan prototipe motor 2026, di mana tim seperti Aprilia dan KTM diharapkan unggul berkat inovasi aerodinamika baru. Bagi Bezzecchi, yang finis dengan perasaan euforia, ini adalah awal dari perburuan gelar pribadi. “Valencia memberi saya sayap. Sekarang, mari kita lihat apa yang bisa kami lakukan di musim depan,” tutupnya.

Dengan akhir musim yang begitu dramatis, MotoGP 2025 meninggalkan warisan tak terlupakan: bahwa di dunia kecepatan 350 km/jam, tak ada yang pasti, dan setiap tikungan bisa mengubah sejarah.

Pewarta : Vie

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: BAM DPR-RI Serap Aspirasi Konflik Agraria di Subulussalam: Dari Laporan Walikota hingga Harapan Penyelesaian
Next: Pemulihan Pasar Global Gambir: Ekspor Kontainer Pertama dari Sumatera Barat ke India Menandai Kebangkitan Komoditas Unggulan

Related Stories

Marseille Robek Pertahanan Metz dan Melesat ke Zona Liga Champions
3 min read

Aubameyang Bangkit, Marseille Robek Pertahanan Metz dan Melesat ke Zona Liga Champions

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Atletico Madrid Bekuk Barcelona 2-0 di Camp Nou
3 min read

Atletico Madrid Bekuk Barcelona 2-0 di Camp Nou, Kubur Harapan Blaugrana di Leg Pertama

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 minggu ago 0
PSG Perkuat Dominasi di Parc des Princes
3 min read

PSG Perkuat Dominasi di Parc des Princes: Liverpool Tersungkur Tanpa Tembakan Tepat Sasaran

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 minggu ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Milad ke-2 FERADI WPI di Semarang: Momentum Penguatan Komitmen Advokat dan Paralegal dalam Menegakkan Supremasi Hukum
  • Rumah Hilang Shakespeare di London Akhirnya Terpetakan: Jejak Baru Kehidupan Akhir Sang Dramawan
  • Ketika Seni Menjadi Harapan: Insinyur Paris Menangkan Lukisan Picasso Senilai Lebih dari 1 Juta Euro dalam Undian Amal untuk Penelitian Alzheimer
  • Kontroversi Kepolisian di Tengah Tragedi Kyiv: Pelarian Dua Petugas Soroti Celah Respons Darurat di Ukraina
  • Korea Utara Uji Rudal Berhulu Ledak Bom Kluster untuk Kedua Kali: Sinyal Eskalasi di Tengah Peluang Diplomasi dengan Trump
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.