Skip to content
23/07/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Delegasi Tingkat Tinggi Turki ke Pakistan: Langkah Diplomatik Ankara untuk Stabilisasi Perbatasan Afghanistan-Pakistan

Delegasi Tingkat Tinggi Turki ke Pakistan: Langkah Diplomatik Ankara untuk Stabilisasi Perbatasan Afghanistan-Pakistan

Jurnalis RI News Portal Posted on 9 bulan ago 3 minutes read
Langkah Diplomatik Ankara untuk Stabilisasi Perbatasan Afghanistan-Pakistan
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Istanbul, 10 November 2025 – Presiden Recep Tayyip Erdogan mengumumkan bahwa delegasi senior Turki akan bertolak ke Pakistan pekan depan guna mempercepat negosiasi gencatan senjata antara Islamabad dan Kabul. Pengumuman ini menandai eskalasi peran Turki sebagai mediator regional di tengah ketegangan berkepanjangan di Garis Durand.

Delegasi yang dipimpin Menteri Luar Negeri Hakan Fidan, Menteri Pertahanan Yasar Guler, dan Kepala Organisasi Intelijen Nasional (MIT) Ibrahim Kalin dijadwalkan membahas mekanisme verifikasi gencatan senjata, protokol pencegahan insiden lintas batas, serta kerangka kerjasama intelijen anti-terorisme. Kunjungan ini melanjutkan momentum dari putaran ketiga dialog Afghanistan-Pakistan di Istanbul yang dimulai Rabu lalu, di mana kedua pihak sepakat untuk mengeksplorasi solusi struktural terhadap konflik perbatasan.

“Saat ini, partisipasi kami dalam proses ini berkembang ke arah yang positif. Kami berharap hasilnya akan menguntungkan,” ujar Erdogan kepada wartawan di pesawat kepresidenan saat kembali dari kunjungan resmi ke Azerbaijan. Ia menekankan bahwa kunjungan delegasi akan “menyelesaikan proses yang dimulai di Doha dan Ankara,” merujuk pada kesepakatan gencatan senjata 19 Oktober yang difasilitasi Qatar.

Ketegangan di Garis Durand—perbatasan sepanjang 2.640 kilometer yang diakui Pakistan namun ditolak Afghanistan—mencapai puncaknya pada pertengahan Oktober. Kabul menuduh Islamabad melakukan pelanggaran wilayah udara dan serangan udara terhadap target di provinsi Paktika dan Khost. Sebagai respons, Kementerian Pertahanan Afghanistan melaporkan pelaksanaan “operasi balasan” pada 15 Oktober, yang memicu bentrokan senjata di beberapa titik perbatasan.

Pasca-insiden, Afghanistan meningkatkan status siaga pasukan keamanannya menjadi “tempur penuh” di sepanjang garis demarkasi. Situasi ini memperburuk hubungan bilateral yang telah tegang sejak pengambilalihan Taliban pada 2021, terutama terkait isu pengungsi, perdagangan, dan kelompok militan seperti Tehrik-i-Taliban Pakistan (TTP).

Kesepakatan Doha pada 19 Oktober—di mana kedua negara berkomitmen pada gencatan senjata segera—menjadi titik balik. Namun, implementasi di lapangan tetap rapuh tanpa mekanisme pemantauan independen. Turki, dengan pengalaman mediasi serupa di Libya dan Nagorno-Karabakh, memposisikan diri sebagai pihak netral yang mampu menjembatani perbedaan ideologis dan strategis antara Islamabad dan Kabul.

Baca juga : Prabowo Pimpin Renungan Suci Hari Pahlawan: Tekad Melanjutkan Perjuangan Lewat Teladan

Dari perspektif hubungan internasional, inisiatif Turki mencerminkan doktrin “diplomasi proaktif” Erdogan yang menggabungkan soft power budaya (melalui ikatan historis dengan Asia Tengah) dan hard power militer (melalui industri pertahanan nasional). Kunjungan delegasi tingkat menteri ini berpotensi menghasilkan tiga output utama:

  1. Mekanisme Verifikasi Bersama: Pembentukan pos pengamatan bersama atau satuan pemantau lintas batas, mirip dengan model UN di Cyprus.
  2. Kerjasama Intelijen: Pertukaran data real-time mengenai pergerakan TTP dan ISIS-K, yang mengancam kedua negara.
  3. Koridor Ekonomi: Integrasi Garis Durand ke dalam inisiatif konektivitas regional, seperti perluasan Corridor Ekonomi China-Pakistan (CPEC) ke Afghanistan.

Namun, tantangan struktural tetap ada. Ketidakpercayaan mendalam—diperparah oleh tuduhan Afghanistan bahwa Pakistan menyediakan safe haven bagi militan—memerlukan jaminan pihak ketiga yang kredibel. Turki, sebagai anggota NATO dengan hubungan erat dengan Qatar dan pengaruh di Organisasi Kerjasama Islam (OKI), memiliki posisi unik untuk mengatasi hal ini.

Seorang personel keamanan Taliban berjaga di sepanjang jalan dekat perlintasan perbatasan titik nol Ghulam Khan antara Afghanistan dan Pakistan di distrik Gurbuz di tenggara provinsi Khost. (foto red)

Jika kunjungan delegasi berhasil, gencatan senjata dapat berevolusi menjadi perjanjian perdamaian komprehensif pada 2026, dengan Turki sebagai penjamin utama. Sebaliknya, kegagalan akan memperburuk instabilitas regional, berpotensi memicu gelombang pengungsi baru ke Eropa via rute Balkan—sebuah isu yang sensitif bagi Ankara.

Untuk keberhasilan jangka panjang, diperlukan inklusi aktor non-pemerintah seperti elders suku Pashtun dan mekanisme resolusi sengketa berbasis adat. Turki dapat memanfaatkan pengalamannya dalam Conference on Interaction and Confidence-Building Measures in Asia (CICA) untuk membangun kerangka ini.

Kunjungan delegasi pekan depan bukan sekadar diplomasi rutin, melainkan ujian bagi visi Erdogan tentang “Poros Ankara” di Eurasia. Keberhasilannya akan menentukan apakah Turki dapat naik kelas dari mediator regional menjadi arsitek stabilitas Asia Selatan.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Prabowo Pimpin Renungan Suci Hari Pahlawan: Tekad Melanjutkan Perjuangan Lewat Teladan
Next: Penyidikan Ganda Kejagung dan KPK Ungkap Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah Petral 2009-2015

Related Stories

Gelombang Panas Ekstrem Jepang

Gelombang Panas Ekstrem Jepang: Suhu 40 Derajat Celsius Mengancam 41 Prefektur

Jurnalis RI News Portal Posted on 19 jam ago 0
Juara Piala Dunia 2026 yang Menyatukan Keindahan Permainan dan Keberagaman

Spanyol yang Baru: Juara Piala Dunia 2026 yang Menyatukan Keindahan Permainan dan Keberagaman

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Kebakaran Hutan Terparah di Castilla-La Mancha Hanguskan Ribuan Hektar Warisan Alam Spanyol

Ancaman Ekologis Besar: Kebakaran Hutan Terparah di Castilla-La Mancha Hanguskan Ribuan Hektar Warisan Alam Spanyol

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Santri Al Muayyad Jadi Garda Terdepan: Bawaslu Solo Tanamkan Literasi Demokrasi di Pesantren
  • Tragedi Tak Terduga: Petugas Kebersihan Karanganyar Ditemukan Meninggal di Bangunan Bekas TPS
  • DPRD Solo Beri Dukungan Moral ke Satpol PP: Penindakan Miras di Lokananta Jadi Tolok Ukur Penegakan Perda
  • Gelombang Panas Ekstrem Jepang: Suhu 40 Derajat Celsius Mengancam 41 Prefektur
  • Sinergi Penegakan Hukum: Polres Padangsidimpuan Limpahkan Kasus Rokok Ilegal Beserta Pelaku ke Bea Cukai Sibolga
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.