RI News. Mandailing Natal – Bupati Mandailing Natal H. Saipullah Nasution menegaskan kehadiran Pemerintah Kabupaten Madina murni sebagai fasilitator dalam proses sosialisasi PT Sukses Putra Mandiri Berkah (SPMB). Ia menjamin seluruh tahapan, termasuk ganti untung, berjalan sesuai regulasi yang berlaku tanpa ada unsur paksaan atau intimidasi.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Saipullah usai membuka kegiatan sosialisasi program kerja jangka pendek dan jangka panjang PT SPMB di Aula Kantor Bupati Madina, Rabu (24/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri aparatur desa dan masyarakat dari lima desa di Kecamatan Muara Batang Gadis.
Menurut Bupati, kehadiran perusahaan perkebunan ini akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat sekitar. “Dengan beroperasinya PT SPMB akan membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat,” ujarnya. Selain menciptakan peluang kerja, operasional perusahaan juga diharapkan mendorong peningkatan perekonomian warga sekaligus menekan angka pengangguran di wilayah tersebut.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendampingi proses sosialisasi. “Insyaallah pemerintah akan hadir kembali dalam lanjutan sosialisasi yang akan dilaksanakan di desa masing-masing,” tegas Saipullah. Langkah ini bertujuan memastikan informasi tersampaikan secara lebih intensif dan menyeluruh kepada seluruh warga.
Sosialisasi PT SPMB menyasar lima desa di Kecamatan Muara Batang Gadis, yakni Desa Manuncang, Desa Panunggulan, Desa Tagilang Julu, Desa Suka Makmur, dan Desa Sale Baru.
Direktur PT SPMB Abdul Halek SE, MH menjelaskan bahwa perusahaan telah memperoleh izin lokasi seluas 7.548 hektare. Dari total luasan tersebut, perusahaan wajib menyediakan 1.520 hektare untuk Perkebunan Inti Rakyat (PIR) pola plasma bagi masyarakat sekitar.
“Kita utamakan tenaga kerja lokal sesuai kemampuan masyarakat dan kebutuhan perusahaan,” tegas Abdul Halek. Selain itu, program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan akan difokuskan untuk mendukung kepentingan dan kesejahteraan warga setempat.
Abdul Halek juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Madina atas fasilitasi pertemuan tersebut. Menanggapi masukan masyarakat yang meminta sosialisasi lanjutan dilakukan langsung di desa-desa, pihak perusahaan menyatakan kesiapannya. “Sebelumnya sudah dilakukan sosialisasi terhadap masyarakat. Namun setiap kegiatan pasti ada kekurangan dan pihak perusahaan akan melakukan perbaikan,” katanya.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat sebelum memasuki tahap implementasi di lapangan.
Pewarta : Adi Tanjoeng
Tagline : #MadinaBerkembang, #PTSPMB, #SosialisasiTransparan, #PembangunanEkonomi, #PerkebunanRakyat, #MuaraBatangGadis, #LapanganKerjaMadina,

