Skip to content
29/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Arsip yang Hidup: Peluncuran Dua Buku yang Menghidupkan Kembali Akar Keistimewaan Yogyakarta

Arsip yang Hidup: Peluncuran Dua Buku yang Menghidupkan Kembali Akar Keistimewaan Yogyakarta

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 3 minutes read
Peluncuran Dua Buku yang Menghidupkan Kembali Akar Keistimewaan Yogyakarta
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Sleman — Di tengah gemuruh modernitas yang sering melupakan akarnya, Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat dan Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali mengajak masyarakat menyelami sejarah secara ilmiah. Sabtu (7/2/2026), Ballroom Hotel Royal Ambarrukmo menjadi saksi peluncuran dua karya penting yang tidak sekadar merekam masa lalu, melainkan membangun fondasi pemahaman baru tentang identitas Yogyakarta.

Acara yang dibuka langsung oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X ini dihadiri Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Bambang Sujarwo, S.H., M.Sos., M.M. Kehadiran perwira tinggi TNI tersebut menegaskan bahwa pelestarian sejarah dan budaya bukan hanya tanggung jawab keraton dan pemerintah daerah, melainkan juga bagian dari semangat kebangsaan yang utuh.

Dua buku yang diluncurkan adalah “Dari Kesultanan Menjadi Daerah Istimewa: Sejarah Pemerintahan Yogyakarta” dan “Historiografi Pertanahan DIY Bagian I: Dari Hutan Menjadi Kerajaan Yogyakarta 1755–1830.” Keduanya hadir sebagai respons terhadap kebutuhan akan literatur sejarah yang berbasis arsip primer, bukan sekadar narasi lisan yang rentan distorsi.

Putri Mahkota Keraton Yogyakarta, GKR Mangkubumi, dalam sambutannya menekankan esensi kedua buku tersebut. “Buku ini berbasis arsip, bukan sekadar cerita. Ini kesempatan untuk belajar bersama tentang asal-usul Yogyakarta, dinamika swapraja, serta status pertanahan di wilayah DIY,” ujarnya.

Sementara itu, Kurniawan, S.Sos., M.M., perwakilan Panik Radiopati Panirejo DIY, menjelaskan bahwa kedua karya ini lahir dari kolaborasi erat antara Pemda DIY dan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Ia menegaskan bahwa Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY menjadi landasan yuridis yang tak tergantikan dalam pengelolaan pertanahan istimewa.

“Dokumentasi sejarah pertanahan masih sangat terbatas. Buku ini memperkuat aspek historis dan yuridis untuk mendukung kebijakan pertanahan ke depan,” katanya.

Peluncuran ini bukan sekadar seremoni. Ia menjadi titik balik dalam historiografi lokal Yogyakarta yang selama ini kerap terpinggirkan oleh narasi nasional yang lebih umum. Dengan menyajikan rekonstruksi yang ketat dari periode 1755 hingga 1830—mulai dari hutan belantara hingga berdirinya kerajaan—buku kedua khususnya menawarkan perspektif baru tentang bagaimana tanah tidak hanya menjadi sumber ekonomi, melainkan juga simbol kedaulatan dan identitas.

Baca juga : Wakapolres Melawi Pimpin Inspeksi Ketat Bus Umum di Nanga Pinoh: Langkah Preventif Operasi Keselamatan Kapuas 2026 Demi Nol Kecelakaan Fatal

Di era di mana klaim atas tanah sering memicu konflik, kehadiran literatur yang kredibel seperti ini menjadi instrumen penting untuk membangun kepastian hukum sekaligus memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap warisan leluhur.

Kehadiran Brigjen Bambang Sujarwo di tengah para sesepuh keraton dan pemimpin daerah juga menyiratkan pesan halus: bahwa menjaga keistimewaan Yogyakarta adalah tanggung jawab bersama, melintasi institusi sipil, budaya, dan pertahanan.

Dua buku ini kini bukan hanya koleksi perpustakaan, melainkan undangan terbuka bagi setiap warga Yogyakarta—dan siapa pun yang mencintai sejarah—untuk memahami bahwa keistimewaan bukanlah privilege semata, melainkan tanggung jawab untuk terus diwariskan dengan cara yang ilmiah, adil, dan berkelanjutan.

Pewarta: Lee Anno

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Wakapolres Melawi Pimpin Inspeksi Ketat Bus Umum di Nanga Pinoh: Langkah Preventif Operasi Keselamatan Kapuas 2026 Demi Nol Kecelakaan Fatal
Next: Pendekatan Dialogis Berhasil Redam Potensi Bentrok: Kamtibmas Gunungkidul Tetap Kondusif Usai Derby Mataram di Bantul

Related Stories

Tabuik Pariaman Menuju Pengakuan Dunia

Tabuik Pariaman Menuju Pengakuan Dunia: Kajian Akademik Jadi Kunci Utama

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 jam ago 0
Tradisi Baritan Salam Wates

Tradisi Baritan Salam Wates: Pawai Budaya dan Lomba Kuliner Memperkuat Ikatan Leluhur di Trenggalek

Jurnalis RI News Portal Posted on 9 jam ago 0
Car Free Day BOGA SAMPIR di Lor Tawang

Car Free Day BOGA SAMPIR di Lor Tawang: Momen Kebersamaan yang Menghidupkan Ekonomi dan Budaya Desa Tawangrejo

Jurnalis RI News Portal Posted on 9 jam ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  2. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  3. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  4. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda
  5. Wisnu mengenai Ning Nuri: Srikandi PKB Ngawi yang Siap Merajut Kekuatan untuk Pemilu 2029

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Eskalasi Hormuz: Iran Ancam Respons Menghancurkan, Diplomasi AS-Iran di Ujung Tanduk
  • Terobosan Arkeologi: DNA Manusia 2.000 Tahun Ditemukan di Dinding Gua Spanyol dan Portugal
  • Tragedi Mematikan di Perbatasan Colorado-Utah: Api Liar Mengklaim Nyawa Petugas Pemadam di Tengah Krisis Iklim yang Memburuk
  • Trump Dorong Suriah Lawan Hizbullah: Solusi Kreatif atau Resiko Baru di Timur Tengah?
  • Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Iran Ancam Putus Perundingan Damai Usai Serangan Balasan AS
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.