RI News. Subulussalam, 5 Agustus 2026 — Antrian panjang akibat kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Subulussalam terlihat sangat mengkhawatirkan. Ratusan kendaraan memadati jalan protokol, khususnya sepanjang ratusan meter di Jalan T. Umar, hingga menimbulkan kemacetan yang tak terhindarkan. Kendaraan sudah berjejer jauh sebelum pasokan BBM tiba, seolah antri menjadi pemandangan sehari-hari yang ironisnya disebut “memperindah” kota. Kondisi ini perlahan mengubah kebiasaan warga menjadi budaya mengantri.
Persoalan kelangkaan BBM telah menjadi dilema di tengah masyarakat Subulussalam. Aktivitas warga terganggu, terutama bagi mereka yang bergantung pada kendaraan untuk bekerja. Namun sikap Pemerintah Kota Subulussalam dinilai tenang dan cenderung apatis. Di sisi lain, warga mendesak Pemko Subulussalam segera menyurati Pertamina agar kuota pasokan ditingkatkan dari dua tangki per hari menjadi enam tangki per hari. Langkah itu diharapkan mampu mengurai antrian di setiap SPBU dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Seorang warga Subulussalam menyampaikan bahwa Pemerintah Pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) perlu segera menambah kuota pasokan BBM agar kebutuhan warga terpenuhi. Kelangkaan ini sudah berlangsung beberapa bulan terakhir. Warga harus menghabiskan berjam-jam, bahkan hingga sepanjang malam, hanya untuk mendapatkan BBM. Pengisian pun dibatasi hanya 20 liter, tidak bisa penuh. Kondisi tersebut sangat memberatkan, khususnya bagi pekerja yang menggantungkan penghasilan pada kendaraan.
Seorang pengamat lokal menegaskan bahwa antrian panjang di SPBU terus berulang. Jika tidak segera diatasi, kejenuhan warga bisa memicu perkelahian di lokasi pengisian. Pemerintah Kota Subulussalam diminta tidak apatis. Di daerah lain, seperti di Sumatera Utara, pemerintah daerah langsung mengambil langkah cepat dengan menyurati Pertamina sehingga kelangkaan dapat diatasi. Pertanyaannya kini: bagaimana dengan Aceh?
Baca juga: Kapolres Melawi Pastikan Kesiapan Bhabinkamtibmas melalui Dialog Langsung dan Pemeriksaan Personel
Situasi di Subulussalam menuntut respons cepat dari semua pihak agar kelangkaan BBM tidak semakin memperburuk kehidupan warga dan mengganggu aktivitas ekonomi sehari-hari.
Pewarta: Jaulim Salam
Tagline: #KelangkaanBBMSubulussalam, #AntrianPanjangSPBU, #KuotaBBMDitambah, #PemkoSubulussalam, #ESDM, #WargaMendesak, #AcehButuhSolusi,

