Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Anggaran Fantastis Gaji dan Operasional Wali Kota Subulussalam 2025 di Tengah Defisit Rp244 Miliar: Sorotan atas Efisiensi dan Akuntabilitas Fiska

Anggaran Fantastis Gaji dan Operasional Wali Kota Subulussalam 2025 di Tengah Defisit Rp244 Miliar: Sorotan atas Efisiensi dan Akuntabilitas Fiska

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 bulan ago 2 min read
Anggaran Fantastis Gaji dan Operasional Wali Kota Subulussalam 2025
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Subulussalam — Transparansi pengelolaan anggaran daerah kembali menjadi sorotan setelah media daring Lamuri.id mempublikasikan rincian belanja untuk Wali Kota Subulussalam Tahun Anggaran 2025. Berdasarkan dokumen penjabaran resmi Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (APBK) Subulussalam, total dana yang dialokasikan untuk kebutuhan gaji dan operasional Wali Kota mencapai angka mencolok: Rp1,83 miliar.

Ironisnya, belanja besar tersebut muncul di tengah situasi keuangan Subulussalam yang sedang mengalami defisit fiskal sebesar Rp244 miliar.

Mengacu pada data yang dipublikasikan, berikut adalah rincian komponen anggaran untuk Wali Kota:

  • Gaji Pokok: Rp54.200.729
  • Tunjangan Keluarga: Rp8.437.800
  • Tunjangan Jabatan: Rp100.737.000
  • Tunjangan Beras: Rp9.353.043
  • Belanja Rumah Tangga: Rp765.000.000
  • Tunjangan Khusus: Rp1.860.000
  • Biaya Pakaian Dinas: Rp89.200.000
  • Biaya Cek Kesehatan: Rp90.000.000
  • Dana Operasional: Rp430.000.000
  • Biaya Iklan, Reklame, dan Pemotretan: Rp290.000.000

Dari total tersebut, sebagian besar beban belanja—yakni Rp1,5 miliar—terekam dalam pos anggaran Bagian Umum Sekretariat Daerah, sementara pos iklan dan pemotretan sebesar Rp290 juta tercatat di Bagian Humas dan Protokoler.

Kepala Bagian Umum, Khairulsyah, ketika dikonfirmasi oleh media menyatakan bahwa anggaran pakaian dinas dan cek kesehatan tersebut merupakan alokasi gabungan antara Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Namun, hingga berita ini diturunkan, tidak ada klarifikasi lebih lanjut dari pihak Bagian Humas dan Protokoler terkait anggaran iklan dan pemotretan sebesar Rp290 juta. Upaya konfirmasi melalui saluran resmi WhatsApp juga tidak memperoleh respons.

Pengalokasian dana sebesar itu menimbulkan tanda tanya besar di kalangan publik dan pengamat kebijakan fiskal, mengingat pemerintah pusat—melalui Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan—sedang gencar mengampanyekan efisiensi anggaran di semua level pemerintahan, terutama di tengah ketidakstabilan fiskal nasional dan meningkatnya kebutuhan pembangunan sosial dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur publik.

Baca juga : Dominasi Strategi McLaren di Hungaroring: Norris Juara GP Hungaria 20

Dalam perspektif etika publik, pembengkakan anggaran untuk kebutuhan personal kepala daerah, yang mencakup pos tidak langsung seperti pemotretan atau biaya rumah tangga, dapat dianggap tidak sejalan dengan prinsip keadilan distributif dan asas kemanfaatan anggaran negara. Hal ini dapat merusak citra pemerintahan daerah sebagai entitas pelayan publik dan menimbulkan krisis kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

Situasi ini menunjukkan perlunya penguatan sistem pengawasan internal dan eksternal atas belanja daerah, termasuk optimalisasi peran Inspektorat Daerah, BPK, serta pelibatan masyarakat sipil dalam proses transparansi anggaran. Selain itu, perlu ditegaskan kembali implementasi prinsip value for money dalam belanja publik—yakni bahwa setiap rupiah anggaran harus memberikan nilai maksimal bagi kesejahteraan rakyat.

Dalam konteks akademis dan kebijakan, kasus ini dapat menjadi bahan kajian lebih lanjut mengenai praktik fiskal populisme, lemahnya sistem pengendalian internal, serta budaya patronase dalam birokrasi lokal.

Pewarta : Jaulin Saran

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Dominasi Strategi McLaren di Hungaroring: Norris Juara GP Hungaria 20
Next: Jawa Timur Siap Kawal Status Kepegawaian Perangkat Desa: Langkah Strategis Menuju Kepastian Hukum dan Penguatan Pemerintahan Desa

Related Stories

Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren
3 min read

Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman

Jurnalis RI News Portal Posted on 11 jam ago 0
Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
2 min read

Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong

Jurnalis RI News Portal Posted on 11 jam ago 0
'raj 2026
2 min read

Lonjakan Penumpang Kereta Api di Sumatera Utara pada Penutupan Libur Isra Mi’raj 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 11 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
  • Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman
  • Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.