Skip to content
25/08/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Ancaman Bakar Diri sebagai Protes: Studi Kasus Perlawanan Ekskusi di Lampung Timur

Ancaman Bakar Diri sebagai Protes: Studi Kasus Perlawanan Ekskusi di Lampung Timur

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 tahun ago 3 minutes read
Ancaman Bakar Diri sebagai Protes
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Lampung Timur – Peristiwa ekskusi rumah di Labuhan Ratu, Lampung Timur, pada Rabu (13/8), menjadi studi kasus menarik dalam ranah sosiologi hukum dan jurnalisme akademis. Insiden yang melibatkan Misdar (56), pemilik rumah yang menolak diekskusi, menunjukkan ketegangan antara penegakan hukum formal (putusan pengadilan) dan resistensi sosial-ekonomi dari pihak yang terkena dampak. Analisis ini akan mengupas kronologi peristiwa, aktor yang terlibat, serta implikasi sosial dari tindakan tersebut.

Pada tanggal 13 Agustus, proses ekskusi sebuah rumah mewah di Dusun Plangkawati, Desa Labuhan Ratu VII, Kecamatan Labuhan Ratu, Lampung Timur, menjadi sorotan publik. Ekskusi ini merupakan hasil dari putusan Mahkamah Agung (MA) yang telah berkekuatan hukum tetap, terkait dengan kasus kredit macet antara Misdar sebagai debitur dan sebuah bank. Rumah tersebut, yang dijadikan agunan, dilelang setelah Misdar gagal melunasi utangnya dan dimenangkan oleh seorang warga dari Kecamatan Sekampung.

Proses ekskusi dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Sukadana, Diah Astuti, dan didukung oleh ratusan personel gabungan dari Polri dan TNI. Kehadiran aparat keamanan yang masif, termasuk kendaraan taktis seperti barakuda dan water canon, menunjukkan antisipasi terhadap kemungkinan resistensi. Ini adalah bentuk pengamanan standar untuk kasus-kasus yang berpotensi menimbulkan kericuhan, mencerminkan adanya prediksi konflik yang akan terjadi.

Saat tim ekskusi tiba, Misdar menolak untuk keluar dan mengancam akan membakar rumah serta melakukan bakar diri. Aksi ini dapat diinterpretasikan sebagai perlawanan simbolik terhadap sistem hukum yang dianggapnya merugikan. Ancaman bakar diri sering kali menjadi ekspresi keputusasaan ekstrem, di mana individu merasa kehilangan kontrol atas nasibnya dan menggunakan tubuhnya sebagai media protes terakhir. Beruntungnya, tindakan tersebut dapat dicegah oleh aparat, dan Misdar berhasil diamankan.

Aktor dan Tensi Sosial

  1. Misdar (Pemilik Rumah): Misdar berada dalam posisi sebagai korban dari kegagalan finansial yang berujung pada hilangnya aset utama. Resistensinya bukan hanya penolakan terhadap hukum, tetapi juga perlawanan terhadap kehilangan identitas dan stabilitas hidup. Tindakan ekstremnya mencerminkan ketidakberdayaan dan ketidakmampuan untuk menerima realitas hukum yang menimpanya.
  2. Tim Ekskusi (Pengadilan, Polri, TNI): Tim ini mewakili kekuatan negara yang bertugas menegakkan hukum. Pernyataan Diah Astuti, “Kami hanya menjalankan tugas,” menegaskan bahwa tindakan mereka didasarkan pada prosedur hukum yang sah. Peran mereka, meskipun sering kali dianggap “tidak manusiawi” oleh pihak yang diekskusi, adalah esensial dalam menjaga kepastian hukum dan hak-hak pihak pemenang lelang.
  3. Warga Sekitar: Kehadiran warga yang menyaksikan ekskusi menunjukkan bahwa peristiwa ini memiliki dimensi sosial. Peristiwa ekskusi sering kali memicu simpati dari komunitas terhadap pihak yang diekskusi, sementara di sisi lain, dapat menimbulkan pertanyaan tentang keadilan sosial dan peran lembaga perbankan dalam masyarakat.

Baca juga : Peringatan HUT RI ke-80 dan Prestasi Akademik SDN 2 Sukadana Pasar

Ekskusi di Labuhan Ratu merupakan manifestasi dari konflik multidimensi: konflik hukum, ekonomi, dan sosial. Meskipun secara legal ekskusi ini sah, peristiwa ini menyoroti kerapuhan individu di hadapan sistem hukum-ekonomi yang kompleks. Perlawanan Misdar, meski gagal, menjadi pengingat bagi masyarakat dan pembuat kebijakan tentang perlunya mekanisme resolusi konflik yang lebih humanis dan proteksi sosial bagi individu yang berada di ambang kebangkrutan. Kejadian ini layak menjadi bahan kajian lebih lanjut dalam konteks studi kasus tentang keadilan prosedural dan keadilan substantif dalam sistem hukum Indonesia.

Pewarta : Lii

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Peringatan HUT RI ke-80 dan Prestasi Akademik SDN 2 Sukadana Pasar
Next: Kunjungan Misterius Walikota Padangsidimpuan ke KPPN Terkuak: KPK Panggil Letnan Dalimunthe Terkait Kasus Korupsi

Related Stories

Melintasi Batas Dusun

Melintasi Batas Dusun: Kebersamaan Warga Sambirejo dalam Nuansa Budaya dan Edukasi Keselamatan di Peringatan HUT ke-81 RI

Jurnalis RI News Portal Posted on 14 menit ago 0
Bencana Ekologis di Sungai Batang Ayumi

Bencana Ekologis di Sungai Batang Ayumi: Kehancuran Tradisi Lubuk Larangan dan Kerentanan Sosio-Ekonomi Masyarakat Padangsidimpuan

Jurnalis RI News Portal Posted on 28 menit ago 0
Integrasi Modernisasi Transportasi Kerakyatan dan Ekosistem Kebudayaan Pesantren menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama

Integrasi Modernisasi Transportasi Kerakyatan dan Ekosistem Kebudayaan Pesantren menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama

Jurnalis RI News Portal Posted on 11 jam ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
iklan
iklan
iklan
Iklan
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Pertempuran di Tanah Gambut: Resiliensi Kolaboratif dan Tantangan Ekologis Penanganan Karhutla di Melawi
  • Melintasi Batas Dusun: Kebersamaan Warga Sambirejo dalam Nuansa Budaya dan Edukasi Keselamatan di Peringatan HUT ke-81 RI
  • Bencana Ekologis di Sungai Batang Ayumi: Kehancuran Tradisi Lubuk Larangan dan Kerentanan Sosio-Ekonomi Masyarakat Padangsidimpuan
  • Integrasi Modernisasi Transportasi Kerakyatan dan Ekosistem Kebudayaan Pesantren menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama
  • Jejak Sabu Lintas Wilayah: Kasus AAP Membuka Tabir Jaringan Pengedar Ranap-Tapsel
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by