Skip to content
19/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Aksi Mahasiswa di DPRD Sulut: Suara Akademik Menuntut Keadilan untuk Guru Besar

Aksi Mahasiswa di DPRD Sulut: Suara Akademik Menuntut Keadilan untuk Guru Besar

Jurnalis RI News Portal Posted on 8 bulan ago 2 min read
Suara Akademik Menuntut Keadilan untuk Guru Besar
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Manado, 2 September 2025 – Gerakan mahasiswa di depan Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Utara kembali menegaskan bahwa peran mahasiswa bukan sekadar sebagai agen kontrol sosial, melainkan juga sebagai pengawal moral bangsa. Pada demonstrasi yang digelar Senin (1/9) pukul 15.00 WITA, puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi menyampaikan kritik tajam kepada para anggota dewan terkait aspirasi masyarakat yang dinilai kerap diabaikan.

Dalam orasi mereka, mahasiswa menyinggung kasus yang sedang menjadi perhatian publik, yakni perjuangan seorang akademisi senior, Prof. Ing. Mokoginta, yang selama delapan tahun memperjuangkan haknya dalam dugaan kasus mafia tanah. “Di mana kepedulian kalian, para wakil rakyat? Padahal kasus ini sudah viral di media nasional maupun media sosial,” teriak salah seorang mahasiswa di hadapan aparat kepolisian yang turut mengamankan jalannya aksi.

Fenomena ini tidak sekadar mencerminkan ketidakpuasan atas pelayanan wakil rakyat, tetapi juga menyiratkan adanya krisis representasi. Mahasiswa menilai, DPRD Sulut seharusnya berfungsi sebagai kanal penyerap aspirasi rakyat. Namun, dalam kasus Prof. Mokoginta, mereka menilai lembaga legislatif seakan membisu. Kritik ini menegaskan bahwa institusi demokrasi tidak boleh hanya berhenti pada simbol formal, tetapi wajib hadir secara substantif dalam menyelesaikan persoalan rakyat.

Seorang mahasiswa dalam orasinya menekankan, “Kami tahu para anggota dewan sudah mendengar kasus mafia tanah ini. Tetapi, mengapa keadilan masih harus diemis oleh seorang guru besar?” Pernyataan itu mencerminkan kekecewaan mendalam terhadap institusi politik yang dianggap gagal memperlihatkan keberpihakan.

Dari perspektif hukum, kasus yang melibatkan Prof. Mokoginta menunjukkan adanya tarik-menarik kepentingan dalam persoalan agraria. Indonesia sejak lama menghadapi problem sistemik dalam pengelolaan tanah, mulai dari sengketa administratif hingga praktik mafia tanah yang merugikan warga. Dalam kerangka ini, aksi mahasiswa menjadi penting karena menuntut penegakan hukum yang lebih jujur, adil, dan tidak diskriminatif.’

Baca juga : Aksi Damai Cipayung Plus di Tapanuli Selatan: Refleksi Kritis Mahasiswa Terhadap Representasi Politik

Mahasiswa juga mendesak Presiden RI Prabowo Subianto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Royke Harry Langie, S.I.K., M.H. untuk turun tangan langsung. Tuntutan ini memperlihatkan bahwa mahasiswa menempatkan keadilan bukan hanya pada ranah lokal, melainkan sebagai agenda nasional yang harus direspons serius oleh pemerintah pusat dan aparat penegak hukum.

Aksi ini memperlihatkan peran mahasiswa sebagai kekuatan moral yang konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat. Mereka tidak hanya menyoroti nasib Prof. Mokoginta sebagai individu, tetapi juga menjadikannya simbol perjuangan masyarakat kecil melawan struktur kekuasaan yang timpang. Dalam konteks akademis, gerakan ini dapat dipahami sebagai praktik etika publik—di mana mahasiswa mengartikulasikan kepentingan rakyat dengan bahasa keadilan, solidaritas, dan kebenaran.

Aksi di depan DPRD Sulut menandai bahwa demokrasi lokal masih menghadapi tantangan serius. Tuntutan mahasiswa untuk menghadirkan keadilan bagi Prof. Ing. Mokoginta adalah cerminan dari krisis kepercayaan terhadap lembaga perwakilan rakyat. Lebih jauh, aksi ini mengingatkan bahwa suara mahasiswa tetap menjadi bagian penting dalam menegakkan demokrasi substantif, terutama ketika rakyat merasa tidak lagi didengar oleh wakil-wakilnya.

Pewarta : Marco Kawulusan

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Aksi Damai Cipayung Plus di Tapanuli Selatan: Refleksi Kritis Mahasiswa Terhadap Representasi Politik
Next: Delapan Anak di Bawah Umur Diamankan Polres Wonogiri, Kasus Bom Molotov Jadi Peringatan Sosial

Related Stories

Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional
2 min read

Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan

Jurnalis RI News Portal Posted on 12 jam ago 0
Pesan Damai Pramono Anung
3 min read

Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 12 jam ago 0
Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
2 min read

Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek

Jurnalis RI News Portal Posted on 12 jam ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan
  • Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional
  • Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
  • Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial
  • Cinema: Lee Cronin Hadirkan Versi Horor Gelap ‘The Mummy’, Keluarga Berduka vs Kejahatan Kuno yang Menjijikkan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.