Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Abrasi Parah di Pantai Kuta: Tumpukan Sampah Pasca-Bencana Ancam Citra Ikon Wisata Bali

Abrasi Parah di Pantai Kuta: Tumpukan Sampah Pasca-Bencana Ancam Citra Ikon Wisata Bali

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 bulan ago 3 minutes read
Tumpukan Sampah Pasca-Bencana Ancam Citra Ikon Wisata Bali
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Badung, 17 November 2025 – Pantai Kuta, salah satu landmark pariwisata Bali yang sejak dekade 1970-an dikenal sebagai magnet bagi wisatawan domestik dan internasional berkat pasir putihnya yang halus, panorama matahari terbenam yang mempesona, serta ombak ramah untuk peselancar pemula, kini menghadapi krisis lingkungan serius. Abrasi gelombang tinggi beberapa hari lalu telah meninggalkan jejak kerusakan signifikan, disertai tumpukan sampah yang belum tertangani, mengubah wajah pantai ikonik ini menjadi pemandangan yang memprihatinkan.

Pantauan langsung di lapangan menunjukkan bahwa garis pantai Kuta dipenuhi puing-puing abrasi bercampur sampah organik dan anorganik, mulai dari plastik, kayu apung, hingga limbah rumah tangga yang terbawa arus. Kondisi ini tidak hanya mengurangi estetika alamiah pantai, tetapi juga menimbulkan risiko kesehatan dan lingkungan jangka panjang. Fasilitas wisata yang biasanya lengkap—termasuk warung makan, penyewaan papan selancar, dan area istirahat—kini terancam terganggu oleh dampak pasca-abrasi ini.

Seorang pedagang lokal yang telah berjualan di kawasan tersebut selama puluhan tahun menggambarkan abrasi kali ini sebagai yang paling parah dalam ingatannya. “Ini yang terburuk sejak saya mulai berdagang di sini. Sampah menumpuk di mana-mana, terutama di pasir, padahal kami para pedagang rutin membersihkan area dagang kami sendiri setiap hari. Sebelum pulang, semua sampah dikumpulkan dulu untuk dibuang dengan benar,” katanya kepada tim lapangan, sambil memilih anonim untuk menghindari potensi konflik.

Pengamatan ini diperkuat oleh pengunjung setia, Aditya, yang ditemui pada Sabtu, 15 November 2025, saat melintas di dekat salah satu tumpukan sampah di wilayah Kuta, Kabupaten Badung. “Kondisi ini benar-benar mengganggu pandangan, apalagi saat berjalan di tepi pantai. Sebagai pengunjung, saya merasa tidak nyaman melihat objek wisata sekelas Kuta seperti ini,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa selain visual yang rusak, tumpukan sampah tersebut mulai memancarkan bau tidak sedap, terutama di bawah terik matahari siang. “Ini bisa merusak citra pantai secara keseluruhan, terutama bagi wisatawan mancanegara yang datang untuk menikmati keindahan alam. Jika dibiarkan, dampaknya akan lebih luas,” tegas Aditya.

Dari perspektif akademis, fenomena ini mencerminkan interaksi kompleks antara perubahan iklim, pengelolaan limbah pesisir, dan tekanan antropogenik di destinasi wisata massal. Studi lingkungan pesisir di Bali menunjukkan bahwa abrasi di Kuta bukanlah kejadian isolasi; faktor seperti naiknya permukaan air laut, hilangnya vegetasi penahan (seperti mangrove di wilayah sekitar), dan aliran sampah dari sungai-sungai hulu memperburuk situasi. Tumpukan sampah pasca-abrasi tidak hanya estetis, tetapi juga ekologis: polutan mikroplastik dapat masuk rantai makanan laut, mengancam biota pantai dan kesehatan manusia.

Baca juga : Dominasi Porami FC di Turnamen Batu Jung: Studi Kasus Sportivitas dan Kohesi Tim Lokal

Para pedagang dan pengunjung secara kolektif menyuarakan harapan agar otoritas terkait—termasuk pemerintah daerah dan instansi lingkungan—segera mengambil tindakan konkret. Upaya penanganan jangka pendek, seperti pengerahan tim pembersihan massal dan pengangkutan sampah, dianggap mendesak untuk memulihkan daya tarik pantai. Sementara itu, strategi jangka panjang seperti restorasi garis pantai melalui penanaman vegetasi tahan abrasi, peningkatan sistem pengelolaan sampah terintegrasi, dan edukasi masyarakat tentang pencegahan limbah, menjadi kunci untuk mencegah rekurensi.

Situasi di Pantai Kuta saat ini menjadi pengingat bahwa keindahan alam yang menjadi andalan pariwisata Bali rentan terhadap kelalaian pengelolaan. Tanpa intervensi cepat dan berkelanjutan, ikon wisata yang telah menarik jutaan pengunjung sejak era 1970-an ini berisiko kehilangan pesonanya, dengan implikasi ekonomi bagi ribuan pelaku usaha lokal. Pemantauan berkelanjutan diperlukan untuk memastikan pemulihan yang holistik.

Pewarta : Kade NAL

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Dominasi Porami FC di Turnamen Batu Jung: Studi Kasus Sportivitas dan Kohesi Tim Lokal
Next: Temuan Kualitas Rendah pada Proyek Jalan Bulukerto-Poncol Senilai Rp5,9 Miliar di Wonogiri: Ketidaksesuaian Spesifikasi dan Implikasi Jangka Panjang

Related Stories

Langkah Bersejarah Penyerapan Tenaga Kerja

Langkah Bersejarah Penyerapan Tenaga Kerja: Mandailing Natal Inisiasi Bursa Kerja Perdana 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 jam ago 0
Mitigasi Keracunan MBG

Mitigasi Keracunan MBG, Pemkab Klaten Petakan Langkah Pengawasan Terpadu di Tingkat Kecamatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 22 jam ago 0
Revitalisasi Swakelola Irigasi Pedesaan

Revitalisasi Swakelola Irigasi Pedesaan: Mengurai Potensi Ketahanan Pangan Berkelanjutan di Desa Jatipurwo

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
  • Respon Darurat Karhutla: Pendekatan Humanis Kepolisian Meringankan Beban Warga Melawi
  • Merajut Kemanunggalan di Ruang Publik: Perspektif Sosiologis dan Kesehatan Masyarakat pada TNI Run 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by