Skip to content
19/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Revitalisasi Nilai-nilai Moral Anak Melalui Dongeng: Studi Kasus Komunitas Gendongan di Bondowoso

Revitalisasi Nilai-nilai Moral Anak Melalui Dongeng: Studi Kasus Komunitas Gendongan di Bondowoso

Jurnalis RI News Portal Posted on 12 bulan ago 3 min read
Revitalisasi Nilai-nilai Moral Anak Melalui Dongeng
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Bondowoso, Upaya memperkuat pendidikan karakter anak kembali mendapat perhatian melalui kegiatan mendongeng, seperti yang diselenggarakan oleh Komunitas Gerakan Mendongeng untuk Anak (Gendongan) Kabupaten Bondowoso. Bertempat di Panti Asuhan Yarhima, Desa Tanggulangin, Kecamatan Tegalampel, kegiatan ini menghadirkan pendekatan edukatif yang memadukan hiburan dan penanaman nilai moral. 27 April 2025 –

Dalam sesi yang berlangsung di ruang terbuka berlatar hutan jati, Kak Evy Yulistiowati, salah satu pendongeng komunitas, memperagakan adegan dialog dua ekor monyet tentang pisang, makanan favorit satwa tersebut. Dialog yang tampak sederhana ini, dengan permintaan tolong dan ucapan terima kasih, sebenarnya mengandung pesan mendalam tentang pentingnya membangun karakter anak melalui tiga kebiasaan esensial: meminta tolong, meminta maaf, dan mengucapkan terima kasih.

#Advestaiment RI_News

Kegiatan ini tidak hanya fokus pada komunikasi sosial yang santun, melainkan juga mengajak anak-anak untuk mengenali kelebihan dan kekurangan dirinya. Pendekatan ini penting dalam kerangka pengembangan identitas diri dan kepercayaan diri anak-anak yatim, sebagaimana disampaikan Kak Evy melalui pengenalan aspek fisik seperti warna kulit, bentuk hidung, hingga kekuatan ketahanan tubuh terhadap penyakit, berdasarkan data ilmiah tentang kanker kulit.

Baca juga : Masyarakat Lampung Barat Meminta ke Gubernur Lampung Untuk Menertibkan Kawasan TNBBS

Secara bergantian, pendongeng lain seperti Kak Holidi, Kak Ita, Kak Yogi, dan Kak Dian memperkaya sesi dengan kisah sejarah tentang Khalid bin Walid, edukasi tentang masa akil balig, serta permainan-permainan edukatif. Salah satu lagu edukatif, “Disentuh Boleh, Disentuh Tidak Boleh”, digunakan untuk mengajarkan anak-anak tentang perlindungan diri sejak dini, memperkuat aspek pendidikan seksual anak dalam konteks perlindungan hak-hak anak.

Menurut Ketua Yayasan Yarhima, Suyitno, metode mendongeng ini efektif untuk mengurangi ketergantungan anak-anak terhadap penggunaan gawai di waktu senggang. Anak-anak lebih terlibat dalam kegiatan positif seperti bercocok tanam, beternak, dan membaca buku, sehingga membentuk ekosistem pembelajaran yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Kegiatan Komunitas Gendongan ini mencerminkan kebijakan berbasis komunitas yang bertujuan menghidupkan kembali budaya mendongeng di tengah ancaman alienasi teknologi modern. Inisiatif ini, yang dibina oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Bondowoso, merupakan bentuk respons terhadap melemahnya hubungan emosional antara anak dan orang tua akibat penggunaan perangkat pintar yang berlebihan.

#Advestaiment RI_News

Secara konseptual, praktik mendongeng berfungsi sebagai media transformatif dalam pendidikan karakter, memperkuat perkembangan psikososial anak melalui relasi afektif dengan narator, sebagaimana teori perkembangan sosial Vygotsky tekankan. Dengan menanamkan nilai-nilai moral melalui narasi imajinatif, mendongeng membantu menumbuhkan empati, kesadaran sosial, serta kemampuan refleksi diri anak.

Meskipun ruang gerak komunitas ini masih terbatas secara geografis di Bondowoso, spirit yang mereka bawa melintasi batas lokalitas: mendongeng sebagai metode membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara kognitif, tetapi juga kuat dalam karakter.

Upaya Komunitas Gendongan ini menyiratkan seruan kepada masyarakat luas, khususnya para orang tua, untuk kembali meluangkan waktu mendongeng kepada anak-anaknya. Dengan demikian, pendidikan nilai tidak sekadar menjadi tugas sekolah, melainkan bagian integral dari kehidupan keluarga sehari-hari.

Pewarta : Abd. Rohim

Baca Berita lain >>>>>>>>>>>
#rinewsadvertaising, #iklanrinews, #ruangiklan, #terkinirinews,
#beritarinews, #viralrinews, #updaterinews, #inforinews,
#beritarepublikindonesia, #beritaindonesia, #republikindonesianews,
#indonesianews, #republicindonesianews, #republicindonesiannews,
#beritacepat, #beritabaru, #ri_news, #republikindonesiaportal, #pertalberitaindonesia,
#rinewsportal, #republikindonesiaportal, #republicindonesianewsportal, #republicindonesianportal

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Masyarakat Lampung Barat Meminta ke Gubernur Lampung Untuk Menertibkan Kawasan TNBBS
Next: Penguatan Sinergi Kamtibmas: Polres Wonogiri Berikan Penghargaan kepada Personel dan Masyarakat

Related Stories

Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional
2 min read

Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 jam ago 0
Pesan Damai Pramono Anung
3 min read

Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 jam ago 0
Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
2 min read

Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 jam ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan
  • Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional
  • Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
  • Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial
  • Cinema: Lee Cronin Hadirkan Versi Horor Gelap ‘The Mummy’, Keluarga Berduka vs Kejahatan Kuno yang Menjijikkan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.