RI News. Sleman, Rabu 4 November 2026 – Pergantian komandan satuan tidak boleh dipandang sebatas rotasi jabatan rutin, melainkan harus menjadi titik tolak penguatan profesionalisme, soliditas, dan kesiapan prajurit dalam menghadapi tantangan tugas. Penegasan itu disampaikan Pangdam XXVI/Mataram Mayjen TNI Drajad Brima Yoga saat memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 403/WP di Lapangan Saptamarga Yonif 403/WP, Kentungan, Condongcatur, Depok, Sleman, Rabu (4/11/2026).
Upacara tersebut dihadiri Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc., dan Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf Teguh Wiratama, S.Sos., M.Han. Hadir pula sejumlah pejabat Kodam XXVI/Mataram beserta satuan jajarannya.
Dalam sertijab itu, jabatan Danyonif 403/WP diserahterimakan dari Letkol Inf Moh. Irwan Afandi kepada Letkol Inf Satria Perkasa Bahar, S.S.T.Han. Pergantian ini dipandang sebagai bagian dari dinamika organisasi sekaligus upaya pembinaan personel agar pengabdian prajurit berkesinambungan dan kinerja satuan terus meningkat.

Dalam amanatnya, Pangdam menyampaikan apresiasi kepada Letkol Inf Moh. Irwan Afandi atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdiannya selama memimpin Yonif 403/WP. Berbagai capaian positif yang telah dirintis, menurutnya, semestinya menjadi fondasi bagi kemajuan satuan di masa mendatang.
Kepada pejabat baru, Pangdam berpesan agar amanah jabatan dijalankan dengan integritas, profesionalisme, dan keteladanan. Seorang komandan, lanjutnya, dituntut memahami karakteristik organisasi, mengenali kemampuan personel dan materiel, serta melanjutkan hal-hal positif yang telah dibangun pendahulunya.
Pangdam juga menekankan bahwa keberhasilan satuan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis dan disiplin prajurit. Kualitas kepemimpinan yang mampu membangun komunikasi terbuka, memberi teladan, membina, dan mengembangkan potensi setiap anggota turut menjadi faktor penentu.
Di luar profesionalisme dan kesiapan operasional, seluruh prajurit Yonif 403/WP diingatkan agar tetap berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI. Nilai-nilai itu, kata Pangdam, harus tampak dalam setiap pelaksanaan tugas, termasuk melalui sikap humanis, profesional, dan kepedulian terhadap masyarakat.
Melalui pergantian kepemimpinan ini, Yonif 403/WP diharapkan menjadi semakin solid, tangguh, dan profesional dalam mengemban setiap tugas, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap TNI AD.
Pewarta: Lee Anno
Tagline: #SertijabYonif403, #PangdamXXVIMataram, #Yonif403WP, #KepemimpinanTNIAD, #ProfesionalismePrajurit, #SaptaMarga, #TNIAD, #KodamXXVIMataram,

