RI News. Klaten – SMPN 4 Karanganom Klaten terus menulis sejarah pendidikan dengan konsisten melalui gerakan literasi yang dirintis sejak 2024. Target satu tahun satu buku karya guru dan karyawan kini menjadi komitmen nyata, mengubah setiap pengalaman, motivasi, inspirasi, pantun, dan puisi menjadi karya terdokumentasi yang berkualitas.
Pada tahun 2024, buku pertama berjudul “Tari Merak Merah” hadir dengan cerita menarik yang membangun karakter siswa sekaligus mengajarkan harapan masa depan. Tahun berikutnya, karya kolektif bertajuk “Merangkai Kata Meraih Asa dan Harapan” melanjutkan semangat tersebut. Tahun 2026 ini, kumpulan karya guru dan karyawan SMPN 4 Karanganom Klaten dengan judul “Kendil ESPAKAR” menghimpun segala bentuk tulisan pengalaman motivasi yang siap diterwadahi dengan baik, memperkuat literasi menulis sebagai alat transformasi diri dan sekolah.

Saat ini, sekolah ini memelihara 630 siswa di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah SMPN 4 Karanganom Klaten FX. Suparmi, SPD, M.Pd. Prestasi terbaru yang diraih adalah Juara 1 Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) tingkat kabupaten Klaten dan provinsi, membuktikan disiplin dan ketangkasan siswa. Selain itu, gerakan tawa siswa melalui penggunaan tumbler dan wadah jajan siswa menjadi inisiatif konkret mengurangi sampah plastik di lingkungan sekolah. Program ini langsung mendukung target Sekolah Adiwiyata, menciptakan lingkungan bersih dan ramah lingkungan.
Kepala Sekolah Suparmi menegaskan, “Semakin maju dan kompetitif sekolah ini, pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan terasa.” Dengan visi yang jelas ini, SMPN 4 Karanganom Klaten tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga lahan pembinaan karakter dan lingkungan yang berkelanjutan.
Pewarta: Rendro P.
Tagline: #LITERASI, #SMPN4Klaten, #KARANGANOM, #KLATEN, #BUKU, #KARYA, #GURU,
