RI News. Boyolali, 5 Agustus 2026 – Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bandung Wonosegoro 2 di Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, menjadi perhatian masyarakat setempat menyusul munculnya keluhan bau menyengat yang diduga berasal dari proses pengolahan limbah di lokasi tersebut.
SPPG yang berada di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Darussalam Bandung Wonosegoro dengan Ketua Yayasan Kumaidi itu melayani Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk 12 sekolah dan tiga desa dengan kapasitas sekitar 2.077 porsi setiap harinya.
Pada Senin, 3 Agustus 2026, tim melakukan peninjauan langsung ke lokasi guna mengklarifikasi informasi yang beredar mengenai dugaan pencemaran bau. Salah seorang perwakilan SPPG, Faisal, membenarkan adanya keluhan warga terkait bau tersebut.

Menurut Faisal, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Boyolali sebelumnya telah mendatangi lokasi untuk menindaklanjuti laporan masyarakat. “DLH sudah datang ke sini dan sudah mengambil sampel untuk diuji di laboratorium. Namun sampai sekarang belum ada arahan atau instruksi kepada kami mengenai langkah yang harus dilakukan,” ujarnya.
Faisal menambahkan, pihak pengelola telah membangun dan mengoperasikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) serta mendatangkan tenaga ahli di bidang pengelolaan limbah. Meski demikian, bau menyengat belum sepenuhnya dapat diatasi. Ia juga menjelaskan bahwa air hasil pengolahan IPAL dialirkan ke saluran drainase atau selokan di tepi jalan yang berada di kawasan permukiman warga.
Keterangan tersebut merupakan pernyataan dari pihak pengelola dan masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dari instansi teknis yang berwenang mengenai kesesuaian sistem pengelolaan limbah dengan ketentuan lingkungan hidup yang berlaku.
Sejumlah warga mengharapkan DLH Kabupaten Boyolali bersama instansi terkait segera menyampaikan hasil uji laboratorium sekaligus melakukan evaluasi terhadap sistem pengelolaan limbah di lokasi tersebut apabila ditemukan ketidaksesuaian dengan ketentuan yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, DLH Kabupaten Boyolali belum memberikan keterangan resmi mengenai hasil pemeriksaan lapangan maupun hasil uji laboratorium atas sampel limbah yang telah diambil. Redaksi akan terus mengupayakan konfirmasi kepada DLH Kabupaten Boyolali serta pihak terkait lainnya sebagai bentuk penerapan asas keberimbangan, hak jawab, dan Kode Etik Jurnalistik.
Pewarta: Miftah Cool
Tagline: #SPPGWonosegoro, #BauLimbahBoyolali, #MBGBoyolali, #PengelolaanLimbah, #LingkunganHidupBoyolali,

