RI News. Mataram, 21 Juli 2026 – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, menyatakan keterkejutannya yang mendalam atas operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia berharap kasus tersebut menjadi pelajaran penting bagi seluruh pemangku kepentingan agar tidak terulang di masa mendatang.
“Saya sangat kaget, se-kaget-kagetnya dengan kejadian OTT ini,” ujar Iqbal seusai peluncuran TRC Infrastruktur PUPR-PKP NTB di Mataram, Selasa. Ia menekankan pentingnya menjadikan peristiwa ini sebagai momentum perbaikan tata kelola pemerintahan di seluruh wilayah NTB.
Iqbal mengajak seluruh jajaran Pemerintah Provinsi NTB dan pemerintah kabupaten/kota untuk segera memperbaiki sistem tata kelola, menjaga prinsip pemerintahan yang baik, serta mencegah terulangnya kasus serupa. “Saya mengingatkan mumpung bersama teman-teman PUPR, untuk semua memperbaiki tata kelola, menjaga pemerintahan yang baik, dan pastikan ini tidak terjadi lagi di NTB. Kita ingin ini yang terakhir sudah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gubernur Iqbal mendoakan agar Bupati Lombok Barat diberikan ketabahan menghadapi proses hukum yang sedang berjalan. “Untuk kolega saya Pak Bupati Lombok Barat semoga diberikan kemudahan,” katanya.
Iqbal juga menekankan agar seluruh pihak menghormati proses hukum yang berlangsung sesuai prosedur. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan judgment dini atau trial by media dan trial by medsos. “Biarkan proses hukum berjalan, jangan melangkahi. Kita hormati saja proses hukum yang ada dan kita tunggu apa kesimpulan penegak hukum dalam hal ini KPK dan proses peradilan,” pesannya.
Menurut Iqbal, kasus ini harus menjadi pembenahan total di birokrasi Lombok Barat. Ia berharap Wakil Bupati yang akan melanjutkan tugas dapat berada di garis terdepan melakukan perbaikan. “Sekali lagi kita niatkan ini yang terakhir kita saksikan. Semoga ini juga menjadi pembenahan total di birokrasi Lombok Barat,” ungkapnya.
Baca juga: Danrem 072/Pamungkas dan Ribuan Jamaah Kobarkan Semangat Persatuan di Harlah Ponpes Ora Aji
Sementara itu, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi bahwa perkara ini telah naik ke tahap penyidikan setelah ekspose penyelidikan tertutup di Kabupaten Lombok Barat. Hingga Selasa pagi, KPK masih memeriksa delapan orang secara intensif, termasuk Bupati Lalu Ahmad Zaini, Direktur Utama PT Air Minum Giri Menang Sudirman, Kepala Dinas PUPRPKP Lombok Barat Lalu Ratnawi, serta beberapa ajudan, sopir, dan pihak swasta.
Kasus ini menjadi sorotan karena menunjukkan komitmen penegakan hukum terhadap praktik korupsi di tingkat daerah, sekaligus menjadi pengingat bagi aparatur pemerintahan untuk menjaga integritas dalam melaksanakan tugas publik.
Pewarta: Muhamad Riansa
Tagline: #GubernurNTB, #OTTBupatiLombokBarat, #KPK, #PembenahanBirokrasi, #TataKelolaPemerintahan, #PelajaranKorupsiNTB,

