RI News. Singkawang – Pemerintah Kota Singkawang membagikan sebanyak 7.000 bakcang dan es kacang hijau secara gratis kepada ribuan warga yang memadati kawasan Vihara Tri Dharma Bumi Raya, Jalan Sejahtera, Kelurahan Melayu, Kecamatan Singkawang Barat, pada Minggu (21/6/2026). Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian Festival Bakcang tahunan yang semakin memperkuat citra Singkawang sebagai kota toleransi dan destinasi wisata budaya.
Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie secara langsung terlibat dalam pembagian makanan khas tersebut bersama kreator konten kuliner Bobon Santoso. Menurut Tjhai, Festival Bakcang bukan sekadar perayaan tradisi, melainkan momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga tanpa memandang latar belakang suku dan agama.
“Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian Festival Bakcang di Kota Singkawang. Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan ini,” ujar Tjhai Chui Mie.

Ia menambahkan bahwa Festival Bakcang telah berkembang menjadi agenda budaya milik seluruh masyarakat Singkawang. “Festival Bakcang bukan hanya milik satu kelompok saja. Ini milik seluruh warga Singkawang,” tegasnya. Menurut Wali Kota, festival ini menjadi sarana mempertahankan semangat kebersamaan dan toleransi yang telah lama menjadi ciri khas kota tersebut, sekaligus mendorong perkembangan ekonomi kreatif, pariwisata, serta pelaku UMKM.
Pemerintah kota berkomitmen untuk terus mengembangkan festival agar lebih inklusif dan mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah, sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.
Sementara itu, Kepolisian Resor Singkawang turut mendukung kelancaran acara dengan mengerahkan 18 personel pengamanan di bawah pimpinan IPDA Sunardi. Kapolres Singkawang AKBP Dody Yudianto Arruan menyatakan bahwa kehadiran polisi bertujuan memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif.
“Personel ditempatkan di sejumlah titik strategis untuk mengatur arus masyarakat, menjaga ketertiban, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung,” kata Dody. Ia menegaskan bahwa dukungan Polri merupakan wujud komitmen institusi dalam melestarikan budaya dan mendukung kegiatan sosial yang mempererat persatuan masyarakat.
Festival Bakcang berakar dari tradisi masyarakat Tionghoa di Singkawang dan kini telah menjadi daya tarik wisata budaya yang rutin digelar setiap tahun. Acara ini tidak hanya memperkenalkan kuliner khas bakcang, tetapi juga menjadi simbol keberagaman dan harmoni sosial di Kalimantan Barat.
Pewarta : Salmi Fitri
Tagline: #FestivalBakcangSingkawang, #BudayaTionghoa, #KebersamaanSingkawang, #PariwisataKaltim, #ToleransiBeragama, #KulinerSingkawang, #UMKMSingkawang,

