RI News. Wonogiri – Semangat gotong royong masih hidup kuat di pedesaan. Di Dusun Geneng, Desa Tanggulangin, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, warga RT 01/04 bahu-membahu membangun sebuah monumen tugu batas wilayah yang menyerupai gapura. Pembangunan ini dilakukan sepenuhnya melalui swadaya murni warga tanpa mengandalkan dana desa (DD) maupun bantuan pemerintah.
Inisiatif yang digagas secara kompak oleh warga satu RT ini berjalan cepat. Hanya dalam waktu singkat, tugu batas wilayah yang bersinggungan dengan RT tetangga sudah mencapai 50 persen progres pembangunan. Biaya yang telah dikeluarkan hingga kini tidak kurang dari Rp15 juta, dan warga optimistis dapat menyelesaikan hingga 100 persen tanpa hambatan dana.
Sugiyo, yang akrab disapa Bandung, salah seorang warga RT setempat, menjelaskan bahwa proyek ini benar-benar murni berasal dari kantong warga sendiri.

“Kami warga RT 01/04 Dusun Geneng juga tidak mau menerima donatur dari luar wilayah lingkungan RT kami sendiri,” ujar Bandung saat berbincang dengan wartawan, Minggu (14/6/2026).
Menurutnya, meski proyek ini diperkirakan menelan biaya puluhan juta rupiah, warga tetap solid. Selain dana swadaya, sebagian kecil juga bersumber dari kas Karang Taruna RT.
Winarno, warga lainnya, menambahkan bahwa semangat warga sangat tinggi. Ia tidak khawatir soal kekurangan dana untuk menyelesaikan pembangunan.
“Warga lingkungan satu RT masih siap,” tegas Winarno.
Kepala Dusun Geneng, Kadiyo, menyambut baik inisiatif warganya. Ia mengapresiasi antusiasme dan loyalitas tinggi warga yang mampu melahirkan ide dan aksi nyata tanpa perintah dari atas.
“Saya sangat mengapresiasi kesadaran warga yang semangat dan loyalitas tinggi demi lingkungannya. Saya juga tidak memerintahkan untuk membangun tugu yang menggunakan uang pribadi dari warga satu lingkungan tingkat RT, melainkan murni dari ekspresi warga sendiri,” jelas Kadiyo.
Baca juga : Taktis di MetLife: Brasil Terpaksa Berbagi Poin dengan Maroko yang Tangguh
Kepala Desa Tanggulangin, Marsih, turut memberikan apresiasi yang tinggi. Ia mengakui bahwa tahun ini anggaran dana desa mengalami pemangkasan, sehingga belum bisa memaksimalkan pembangunan infrastruktur. Namun, semangat warga RT 01/04 justru menjadi inspirasi.
“Kami mendukung loyalitas warga RT 01/04 Dusun Geneng sepenuhnya. Fenomena pembangunan tugu yang dikerjakan secara gotong royong swadaya warga ini inspirasi untuk dusun-dusun lain di Desa Tanggulangin,” kata Marsih.
Keberhasilan warga RT 01/04 ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kekeluargaan dan kesadaran kolektif masih menjadi modal utama pembangunan di tingkat paling bawah, bahkan di tengah keterbatasan anggaran pemerintah.
Pewarta: Nandar Suyadi
Tagline : #GotongRoyong, #SwadayaWarga, #TuguBatasWilayah, #DusunGeneng, #DesaTanggulangin, #SemangatRT, #LoyalitasWarga, #Wonogiri, #InisiatifMasyarakat, #BudayaJawa,

