RI News. Pasaman Barat, Sumatera Barat – Pelayanan dokter spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasaman Barat yang sempat lumpuh akibat aksi mogok pada Rabu (3/6) kini telah beroperasi secara normal kembali mulai Kamis (4/6). Pemulihan layanan ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang sempat kesulitan mengakses perawatan kesehatan spesialis.
Bupati Pasaman Barat Yulianto langsung turun tangan memimpin pertemuan dialog dengan para dokter spesialis pada Rabu sore. Pertemuan tersebut berhasil mencapai kesepakatan yang memuaskan kedua belah pihak. Yulianto menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjamin keberlanjutan pelayanan kesehatan tanpa gangguan di masa mendatang.
“Kami tidak ingin pelayanan kepada masyarakat terganggu sedikit pun. Para dokter sebagai aparatur sipil negara memiliki tanggung jawab moral yang besar,” ujar Yulianto dalam pernyataannya.

Aksi mogok yang melibatkan sekitar 17 dokter spesialis dipicu oleh tuntutan kejelasan insentif. Para dokter mengharapkan adanya kepastian tambahan penghasilan di luar skema remunerasi yang selama ini berlaku. Setelah melalui diskusi mendalam, pemerintah kabupaten menyepakati solusi berupa penyesuaian mekanisme insentif yang sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Yulianto menjelaskan bahwa pemberian insentif tidak boleh tumpang tindih dengan remunerasi secara bersamaan. Dokter spesialis diminta memilih salah satu skema pendapatan. Pemerintah daerah berencana merevisi Peraturan Bupati yang ada sambil mempelajari praktik baik dari daerah lain yang telah berhasil menerapkan sistem insentif serupa.
“Insentif nantinya bisa bersumber dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),” tambahnya.
Baca juga : Menteri Purbaya Yudhi Sadewa: Penegakan Ketat DHE SDA Siap Suntik Likuiditas Valas dan Pulihkan Rupiah
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat optimistis bahwa dengan peningkatan kualitas dan kuantitas pelayanan, pendapatan RSUD akan naik secara alami. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan tenaga medis secara berkelanjutan tanpa membebani anggaran daerah secara berlebihan.
Masyarakat Pasaman Barat kini dapat kembali mengakses layanan spesialis dengan tenang. Kejadian mogok singkat ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak tentang pentingnya komunikasi yang cepat dan solutif antara pemerintah daerah dengan tenaga kesehatan dalam menjaga keberlangsungan pelayanan publik.
Pewarta : Mayang Sari
Tag Line : #RSUDPasamanBarat, #DokterSpesialis, #InsentifDokter, #BupatiYulianto, #PelayananKesehatan, #MogokDokter, #SumateraBarat,

