RI News. Batangtoru, Sumatera Utara – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, sejak Senin sore (18/5/2026) memicu longsor di permukiman padat penduduk. Dua warga dilaporkan hilang setelah terbawa material longsor di Lingkungan II, Kelurahan Wek I.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, hanya dua jam setelah hujan deras mulai turun pada pukul 17.00 WIB. Tanah longsor langsung menerjang kawasan permukiman, menyapu sebagian rumah warga dan meninggalkan jejak kehancuran di tengah permukiman.
Kapolsek Batangtoru, AKP Penggar M. Siboro, mengonfirmasi bahwa korban yang masih hilang adalah Yasine Gulo (43), seorang petani, dan Sariman Gulo (25), seorang pelajar. Keduanya merupakan ibu dan anak yang tinggal di lokasi kejadian.

“Dua orang korban dilaporkan terbawa material longsor dan hingga saat ini masih dalam proses pencarian,” ujar AKP Penggar M. Siboro dalam keterangan Senin malam.
Pencarian intensif telah dilakukan sejak malam hari melibatkan warga setempat, aparat kepolisian, dan relawan. Petugas kesulitan karena kondisi lokasi yang gelap dan material longsor yang tebal. Untuk mempercepat evakuasi, tim SAR menyiapkan penerangan tambahan serta mengerahkan alat berat.
“Pencarian masih terus dilakukan bersama masyarakat. Kami juga mengupayakan penerangan dan alat berat untuk membantu proses pencarian di lokasi,” tambah AKP Penggar.
Hingga larut malam, kedua korban belum ditemukan. Warga sekitar yang selamat dievakuasi ke tempat aman, sementara suasana di lokasi kejadian dipenuhi kekhawatiran dan harapan agar korban segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Baca juga : Gotong Royong TMMD Ubah Rumah Warga Kulonprogo Jadi Layak Huni
Wilayah Batangtoru yang berada di kawasan perbukitan Sumatera Utara memang kerap rentan terhadap longsor saat musim hujan tiba. Kejadian Senin malam menjadi pengingat kembali akan pentingnya kewaspadaan dini dan mitigasi bencana di daerah rawan.
Pihak berwenang terus memantau perkembangan situasi dan meminta masyarakat sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan selama hujan masih berlangsung.
Pewarta: Indra Saputra

