RI News. Melawi, Nanga Pinoh – Di tengah hiruk-pikuk pengaturan lalu lintas pagi hari, aksi kepedulian seorang personel Satuan Lalu Lintas Polres Melawi menyentuh hati warga sekitar. Rabu (6/5/2026), Bripda Sugi Aprianto Rizki dengan sigap meminjamkan sepeda motornya kepada seorang ibu yang motornya mengalami ban bocor di kawasan Simpang Tiga Gereja Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga.
Kejadian bermula ketika seorang ibu warga Nanga Pinoh (WN) yang sedang membonceng anaknya yang duduk di bangku SMP Negeri 1 Nanga Pinoh ke sekolah, mendadak kebingungan karena ban motornya kempis. Dalam kondisi panik karena takut anaknya terlambat masuk sekolah, ibu tersebut meminta bantuan kepada petugas lalu lintas yang sedang bertugas di lokasi.
Tanpa ragu, Bripda Sugi Aprianto Rizki langsung menawarkan sepeda motor pribadinya. “Silakan digunakan dulu untuk mengantar anak ke sekolah,” kata personel tersebut, sebagaimana diceritakan kembali oleh ibu WN. Dengan rasa lega dan terharu, ibu itu segera mengantar anaknya ke SMN 1 Nanga Pinoh agar tidak ketinggalan pelajaran.

Setelah mengantar anaknya, ibu tersebut kembali ke lokasi kejadian untuk mengembalikan sepeda motor pinjaman tersebut. Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam.
“Kalau tidak ada om polisi, pasti anak saya sudah terlambat dan tidak diperbolehkan masuk kelas,” ujarnya, suaranya masih terbawa emosi.
Kisah kecil ini mencerminkan wajah lain dari kepolisian di daerah. Di balik tugas utama menjaga kelancaran lalu lintas, personel Polri juga menunjukkan peran sebagai pelayan masyarakat yang humanis. Aksi spontan semacam ini kerap menjadi jembatan emosional yang memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian, terutama di wilayah pedesaan seperti Melawi yang masih memiliki ikatan sosial yang kuat.
Baca juga : Polisi Kota Baru Kawal Khidmat Pelepasan Jamaah Haji Tanah Pinoh
Masyarakat sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut langsung memberikan apresiasi. Banyak yang menganggap tindakan Bripda Sugi Aprianto Rizki sebagai contoh nyata bagaimana pendekatan humanis dapat lebih efektif membangun harmoni antara aparat dan warga.
Kepedulian semacam ini diharapkan tidak berhenti pada satu kejadian. Polri sendiri terus mendorong personelnya untuk tidak hanya menegakkan aturan, tetapi juga hadir sebagai solusi di tengah kesulitan masyarakat sehari-hari.
Pewarta: Lisa Susanti


