Skip to content
24/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Ribuan Anak Papua Selatan Terancam Putus Asa: 38.732 Jiwa Tak Bersekolah, Gubernur Apolo Safanpo Siagakan Validasi Data

Ribuan Anak Papua Selatan Terancam Putus Asa: 38.732 Jiwa Tak Bersekolah, Gubernur Apolo Safanpo Siagakan Validasi Data

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 minutes read
Ribuan Anak Papua Selatan Terancam Putus Asa
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Jayapura — Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengungkapkan kekhawatiran mendalam atas jumlah anak usia sekolah yang tidak mendapatkan pendidikan formal di wilayahnya. Sebanyak 38.732 anak tersebar di empat kabupaten menjadi sorotan utama dalam upaya percepatan penanganan masalah pendidikan di Provinsi Papua Selatan.

Menurut data Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), angka tersebut mencakup berbagai tingkat usia yang seharusnya duduk di bangku sekolah. Kabupaten Asmat menyumbang angka tertinggi dengan 14.623 anak, diikuti Kabupaten Mappi sebanyak 12.445 anak. Sementara itu, Kabupaten Merauke mencatat 7.511 anak, dan Kabupaten Boven Digoel sebanyak 4.153 anak.

Dalam keterangan resminya di Jayapura pada Rabu, Gubernur Apolo Safanpo menekankan bahwa data awal ini harus segera diverifikasi. “Jadi data awal sudah ada, sekarang tinggal bagaimana kita melakukan validasi atau melakukan pemeriksaan ulang guna mengetahui pasti jumlah anak di Papua Selatan yang tidak sekolah,” ujarnya.

Validasi data menjadi krusial, kata Safanpo, karena akurasi informasi akan menentukan efektivitas program intervensi yang akan dijalankan. Tanpa pemetaan yang tepat, upaya penanganan berisiko tidak menyentuh akar permasalahan, baik yang bersifat aksesibilitas geografis, ekonomi keluarga, maupun infrastruktur pendidikan di daerah terpencil.

Gubernur yang juga dikenal peduli isu pembangunan sumber daya manusia ini menegaskan urgensi penanganan masalah tersebut. “Pendidikan sangat penting bagi kemajuan bangsa, sehingga angka anak tidak sekolah yang hampir mencapai 40 ribu ini harus segera diatasi,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan lokakarya pendataan dan pemetaan yang sedang berlangsung saat ini diharapkan dapat memberikan gambaran menyeluruh bagi para pemangku kepentingan pendidikan. Melalui lokakarya tersebut, masalah pendidikan baik formal maupun nonformal dapat diidentifikasi secara lebih mendalam, sehingga solusi yang dihasilkan lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

Baca juga : Prabowo Bertolak ke KTT ASEAN di Filipina, Gibran Pimpin Pelepasan di Halim

Safanpo memandang fenomena anak tidak sekolah sebagai ancaman serius bagi masa depan generasi muda Papua Selatan. “Karena jika lebih banyak anak-anak yang tidak sekolah, maka ini menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi Papua Selatan,” ungkapnya.

Pernyataan gubernur ini menggarisbawahi tantangan struktural yang masih dihadapi wilayah Papua Selatan, di mana faktor geografis yang sulit, keterbatasan fasilitas, dan kondisi sosial-ekonomi kerap menjadi penghambat utama akses pendidikan. Para ahli pendidikan menyebut bahwa penanganan yang komprehensif tidak hanya memerlukan pembangunan sekolah fisik, tetapi juga program afirmasi, beasiswa, dan pendidikan berbasis komunitas yang sensitif terhadap budaya lokal.

Dengan data yang kini menjadi perhatian bersama, harapan baru muncul agar kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan kementerian terkait dapat segera melahirkan terobosan nyata. Sebab, investasi pada pendidikan anak hari ini akan menentukan kualitas sumber daya manusia Papua Selatan di masa mendatang.

Pewarta: Vie

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Prabowo Bertolak ke KTT ASEAN di Filipina, Gibran Pimpin Pelepasan di Halim
Next: Mahasiswa Diajak Verifikasi Langsung Stok Beras 5,2 Juta Ton: Pemerintah Buka Gudang untuk Bukti Transparansi

Related Stories

Koperasi Desa Merah Putih Wonogiri Bangkit

Koperasi Desa Merah Putih Wonogiri Bangkit: Operasional Mulai Bergulir Meski Tantangan Stok Masih Membayangi

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 jam ago 0
Roy Suryo dan Dokter Tifa Gugat Penangkapan

Roy Suryo dan Dokter Tifa Gugat Penangkapan, Praperadilan Uji Keabsahan Kasus Ijazah Jokowi

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 jam ago 0
Sulsel Raih Rp258 Miliar untuk Jalan Daerah

Sulsel Raih Rp258 Miliar untuk Jalan Daerah: Dorong Konektivitas dan Ekonomi Merata

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 jam ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  2. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  3. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  4. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda
  5. Wisnu mengenai Ning Nuri: Srikandi PKB Ngawi yang Siap Merajut Kekuatan untuk Pemilu 2029

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kolombia Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Perjuangan Los Cafeteros yang Penuh Ketegangan
  • Repatriasi Warisan Budaya: Kementerian Kebudayaan Perkuat Koordinasi dengan FBI untuk Percepatan Pemulangan Artefak
  • Koperasi Desa Merah Putih Wonogiri Bangkit: Operasional Mulai Bergulir Meski Tantangan Stok Masih Membayangi
  • Semangat Pengorbanan Pahlawan Menginspirasi Polri di Ambang Hari Bhayangkara ke-80
  • Presiden Prabowo Disambut Ribuan Petani dan Nelayan di PENAS KTNA XVII Gorontalo
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.