RI News. Yogyakarta — Semangat kebersamaan dan pelestarian budaya menyatu dalam gelaran Lari Jogja 10K, Fun Run 5K, dan Heritage Walk 3K yang berlangsung meriah di Jalan Malioboro, Minggu (3/5/2026). Tak hanya ribuan pelari dari berbagai daerah di Indonesia, acara ini juga diikuti secara antusias oleh Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Sc., M.Han., bersama elemen masyarakat.
Kegiatan yang dimulai tepat pukul 05.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X. Acara tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga, melainkan juga wahana wisata dan kegembiraan kolektif yang memadukan sport tourism dengan nilai-nilai heritage kota.
Dalam sambutannya, Sri Sultan Hamengku Buwono X menekankan pentingnya keselamatan di tengah antusiasme peserta. “Para peserta jangan terlena dengan suasana keramaian atau keindahan rute heritage sehingga mengabaikan kondisi fisik sendiri atau keamanan sekitar. Jaga faktor keamanan, kesehatan, dan fisik agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama menempuh rute 10K, 5K, maupun 3K,” pesan beliau.

Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono terlihat penuh semangat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Kehadiran perwira tinggi tersebut mencerminkan komitmen nyata Korem 072/Pamungkas dalam mendukung program-program yang memberikan dampak positif bagi sektor olahraga, perekonomian lokal, dan pariwisata Yogyakarta. Melalui partisipasi ini, pihak militer turut berkontribusi memperkenalkan kekayaan budaya dan ikon-ikon bersejarah Daerah Istimewa Yogyakarta kepada pelari nasional.
Acara yang berlangsung di kawasan Malioboro yang ikonik ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD DIY Nuryadi, S.Pd., Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil DIY KPH Yudanegara, Wali Kota Yogyakarta dr. H. Hasto Wardoyo, Dandim 0734/Kota Yogyakarta Kolonel Inf Arif Setiyono, serta Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia.
Baca juga : Berantas Narkoba di Pedesaan: 3 Kilogram Ganja Digagalkan Saat Diangkut Becak Motor di Tapsel
Keberhasilan penyelenggaraan event ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam memajukan pariwisata berbasis olahraga sekaligus memperkuat citra Yogyakarta sebagai destinasi yang aman, berbudaya, dan ramah bagi wisatawan serta atlet nasional.
Dengan format seperti ini, kegiatan semacam Lari Jogja diharapkan dapat terus menjadi tradisi tahunan yang tidak hanya meningkatkan kesehatan masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata berkelanjutan di wilayah tersebut.
Pewarta: Lee Anno


