Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Pendidikan di Kebumen Belum Gratis: BOS Terbatas, Sumbangan Sukarela Jadi Solusi

Pendidikan di Kebumen Belum Gratis: BOS Terbatas, Sumbangan Sukarela Jadi Solusi

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 3 minutes read
Pendidikan di Kebumen Belum Gratis
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Kebumen – Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Kebumen, Agus Sunaryo, menegaskan bahwa pendidikan dasar dan menengah di Indonesia, termasuk di Kebumen, belum sepenuhnya gratis. Pernyataan itu disampaikannya dalam kegiatan sosialisasi kebijakan pendidikan yang melibatkan pelaku pendidikan dan insan media massa, Senin (20/4/2026).

Acara yang digelar di Aula Ki Hajar Dewantoro Kantor Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kebumen tersebut dihadiri oleh jajaran dinas, pengelola satuan pendidikan, serta perwakilan media. Sosialisasi ini menjadi forum penting untuk menyamakan persepsi mengenai regulasi pembiayaan dan akses pendidikan di tingkat kabupaten.

Dalam paparannya, Agus Sunaryo menjelaskan keterbatasan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebagai alasan utama mengapa pendidikan belum bisa dinyatakan gratis. Menurutnya, BOS dihitung berdasarkan jumlah siswa dengan besaran Rp900.000 per siswa per tahun.

“Artinya, pendidikan di Indonesia belum sampai pada posisi gratis. Sedangkan pendanaan dari BOS per siswa Rp900 ribu kali jumlah siswa, maka yang diterima ya sebesar jumlah siswa kali Rp900 ribu,” tegas Agus.

Ia merinci komposisi penggunaan dana BOS yang telah diatur secara nasional. Sekitar 10 persen dialokasikan untuk kebutuhan alat tulis sekolah dan pengadaan buku, 20 persen untuk pembayaran tenaga honorer (Guru Tidak Tetap/GTT dan Pegawai Tidak Tetap/PTT), serta 70 persen untuk operasional sekolah sehari-hari.

Agus juga menanggapi polemik yang kerap muncul terkait sumbangan pendidikan di sekolah. Ia menegaskan bahwa ketentuan mengenai sumbangan masih mengacu pada Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016. Regulasi tersebut memperbolehkan sekolah menerima sumbangan dari orang tua siswa yang secara ekonomi mampu, dengan dua syarat utama: bersifat sukarela dan disepakati melalui Komite Sekolah.

Baca juga : Kartini di Era Digital: Kemkomdigi Dorong Perempuan Indonesia Kuasai Teknologi untuk Ruang Aman dan Ekonomi Tangguh

“Sumbangan pendidikan tersebut bersifat sukarela dan harus dikomunikasikan dengan wali siswa. Namun sekolah dilarang melakukan pungutan dan tarikan kepada orang tua siswa,” jelasnya.

Lebih lanjut, Agus memberikan jaminan perlindungan bagi keluarga tidak mampu. Ia mengimbau agar orang tua siswa yang merasa terbebani langsung melaporkan kepada dirinya secara pribadi.

“Kalau ada wali murid dari keluarga tidak mampu tetapi diminta sumbangan, silakan lapor langsung ke saya. Akan langsung kami bebaskan. Ini tegas, tidak boleh ada pungutan bagi yang tidak mampu,” ujar Agus tegas.

Ia menekankan bahwa partisipasi masyarakat dalam bentuk sumbangan tidak boleh bersifat memaksa atau membebani kelompok rentan, terutama keluarga dari kategori ekonomi terbawah. Menurutnya, pendekatan ini diperlukan agar prinsip keadilan pendidikan tetap terjaga.

Selain isu pembiayaan, Agus Sunaryo juga menyampaikan kebijakan strategis lain yang sedang digalakkan pemerintah kabupaten. Salah satunya adalah regruping atau penggabungan sekolah dasar yang memiliki jumlah siswa kurang dari 60 orang.

Kebijakan tersebut dinilai penting untuk menjaga efisiensi anggaran sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Dengan menggabungkan sekolah-sekolah kecil, sumber daya baik tenaga pendidik maupun sarana prasarana dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman bersama di kalangan pelaku pendidikan dan media mengenai arah kebijakan pendidikan Kabupaten Kebumen ke depan, sehingga implementasi di lapangan dapat berjalan lebih transparan dan akuntabel.

Pewarta: Tur Hartoto

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Kartini di Era Digital: Kemkomdigi Dorong Perempuan Indonesia Kuasai Teknologi untuk Ruang Aman dan Ekonomi Tangguh
Next: Semangat Kartini dalam Harmoni Orkestra: Danrem 072/Pamungkas dan Ketua Persit Hadiri Konser Warawaditra di Kraton Yogyakarta

Related Stories

Langkah Bersejarah Penyerapan Tenaga Kerja

Langkah Bersejarah Penyerapan Tenaga Kerja: Mandailing Natal Inisiasi Bursa Kerja Perdana 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 jam ago 0
Mitigasi Keracunan MBG

Mitigasi Keracunan MBG, Pemkab Klaten Petakan Langkah Pengawasan Terpadu di Tingkat Kecamatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 23 jam ago 0
Revitalisasi Swakelola Irigasi Pedesaan

Revitalisasi Swakelola Irigasi Pedesaan: Mengurai Potensi Ketahanan Pangan Berkelanjutan di Desa Jatipurwo

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
  • Respon Darurat Karhutla: Pendekatan Humanis Kepolisian Meringankan Beban Warga Melawi
  • Merajut Kemanunggalan di Ruang Publik: Perspektif Sosiologis dan Kesehatan Masyarakat pada TNI Run 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by