Skip to content
27/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Blokade Selat Hormuz: Eskalasi Baru AS-Iran yang Mengancam Stabilitas Ekonomi Global

Blokade Selat Hormuz: Eskalasi Baru AS-Iran yang Mengancam Stabilitas Ekonomi Global

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 minutes read
Eskalasi Baru AS-Iran yang Mengancam Stabilitas Ekonomi Global
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Jakarta, 14 April 2026 – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa militer AS telah memulai blokade terhadap seluruh pelabuhan Iran di sepanjang Teluk Persia dan Teluk Oman. Langkah ini merupakan upaya tekanan maksimal untuk memaksa Teheran membuka kembali Selat Hormuz dan menerima kesepakatan damai permanen, menyusul kegagalan negosiasi akhir pekan lalu.

Blokade yang dimulai pada Senin pagi waktu setempat ini muncul setelah putaran pembicaraan gencatan senjata antara Washington dan Teheran di Pakistan berakhir tanpa hasil. Konflik yang pecah sejak 28 Februari akibat serangan AS dan Israel terhadap Iran telah berlangsung lebih dari enam minggu, menewaskan ribuan nyawa dan mengganggu stabilitas kawasan.

Menurut pernyataan Trump di Gedung Putih, tujuan utama blokade adalah menghentikan apa yang ia sebut sebagai “pemerasan” Iran terhadap perekonomian dunia. “Kita tidak boleh membiarkan satu negara memeras dunia,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa pihak Iran telah menghubungi AS dan menyatakan keinginan untuk mencapai kesepakatan.

Namun, di balik pernyataan itu, situasi di lapangan menunjukkan ketegangan yang semakin tinggi. Iran langsung merespons dengan ancaman keras, menyatakan bahwa keamanan di Teluk Persia dan Teluk Oman “adalah untuk semua orang atau untuk tidak ada seorang pun”. Pernyataan militer Iran menegaskan bahwa “tidak ada pelabuhan di kawasan ini yang akan aman” jika blokade AS dilanjutkan. Ancaman ini secara langsung menyasar negara-negara Teluk yang menjadi sekutu AS.

Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) menjelaskan bahwa blokade difokuskan pada kapal-kapal yang memasuki atau keluar dari pelabuhan dan wilayah pesisir Iran. Meski demikian, transit kapal antara pelabuhan non-Iran di Selat Hormuz masih diizinkan, meskipun dengan risiko kehadiran militer yang meningkat. Dua kapal tanker dilaporkan langsung berbalik arah setelah blokade dimulai.

Selat Hormuz merupakan jalur vital yang biasanya mengangkut sekitar seperlima pasokan minyak dunia. Penutupan efektif oleh Iran sejak konflik dimulai telah mendorong harga minyak mentah Brent melonjak mendekati 100 dolar AS per barel, dari sekitar 70 dolar sebelum perang. Kenaikan ini berpotensi memicu inflasi global, termasuk harga bahan bakar, pangan, dan barang pokok di berbagai negara.

Baca juga : Jejak Santo Agustinus di Tanah Afrika: Paus Leo XIV Serukan Perdamaian di Tengah Badai Geopolitik Global

Para analis mempertanyakan efektivitas blokade semata-mata melalui kekuatan militer. Pertanyaan mendasar yang muncul adalah siapa yang lebih mampu menahan tekanan ekonomi: apakah Iran akan menyerah karena isolasi ekonomi, atau justru harga minyak yang terus melambung akan memaksa AS untuk mundur?

Dari sisi hukum internasional, blokade ini harus dilaksanakan secara tidak memihak dan tetap memperbolehkan bantuan kemanusiaan. Pakar hukum keamanan nasional menekankan bahwa cara pelaksanaan akan sangat menentukan legalitas tindakan tersebut di mata masyarakat internasional.

Meski ketegangan meningkat, pintu diplomasi belum sepenuhnya tertutup. Dua pejabat AS dan seorang diplomat mediator mengungkapkan bahwa pembicaraan putaran kedua secara tatap muka sedang dipersiapkan. Iran sendiri menyatakan bahwa isu utama yang menjadi ganjalan meliputi program nuklir, tuntutan ganti rugi perang, dan pencabutan sanksi.

Wakil Presiden AS JD Vance menyebut bahwa negosiasi sempat mencapai kemajuan pada isu nuklir, tetapi Teheran menolak komitmen untuk menahan diri dari pengembangan senjata nuklir. Iran bersikeras program nuklirnya bersifat damai, meskipun terus melakukan pengayaan uranium hingga mendekati level senjata.

Gencatan senjata saat ini dijadwalkan berakhir pada 22 April. Konflik ini telah menelan korban jiwa setidaknya 3.000 orang di Iran, lebih dari 2.000 di Lebanon, serta puluhan di Israel dan negara-negara Arab Teluk, termasuk 13 anggota militer AS.

Dengan blokade yang sedang berlangsung, kawasan Timur Tengah berada di ambang eskalasi baru. Para pengamat internasional memperingatkan bahwa konfrontasi ini tidak hanya menguji ketahanan ekonomi global, tetapi juga stabilitas geopolitik jangka panjang di salah satu titik paling strategis di dunia.

Berita ini disusun berdasarkan perkembangan terkini dan pernyataan resmi dari berbagai pihak. Situasi masih terus berkembang dan dapat berubah sewaktu-waktu.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Jejak Santo Agustinus di Tanah Afrika: Paus Leo XIV Serukan Perdamaian di Tengah Badai Geopolitik Global
Next: Pembuktian Awal Transisi Kekuasaan: Tuduhan Penghancuran Dokumen Sanksi Mengguncang Kementerian Luar Negeri Hungaria Pasca-Kemenangan Telak Péter Magyar

Related Stories

Rubio Yakinkan Negara Teluk

Rubio Yakinkan Negara Teluk: AS Tetap Solid Dukung Kawasan di Tengah Negosiasi Iran

Jurnalis RI News Portal Posted on 21 jam ago 0
Rusia Kerahkan Perisai Udara ke Moskow dan Kediaman Putin

Rusia Kerahkan Perisai Udara ke Moskow dan Kediaman Putin, Ukraina Terus Gempur Kilang Minyak Jauh di Dalam Rusia

Jurnalis RI News Portal Posted on 22 jam ago 0
Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Puluhan Warga Pasca-Kesepakatan

Gencatan Senjata Rapuh: Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Puluhan Warga Pasca-Kesepakatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  2. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  3. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  4. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda
  5. Wisnu mengenai Ning Nuri: Srikandi PKB Ngawi yang Siap Merajut Kekuatan untuk Pemilu 2029

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Penemuan Luar Biasa: StuG III Perang Dunia II Utuh Terkubur 80 Tahun di Pangkalan Militer Jerman
  • Semangat Bhayangkara: Polisi Berbagi Sepatu dan Harapan untuk Generasi Muda Sukoharjo
  • Doa Lintas Agama di Borobudur Mapolda Jateng: Momentum Persatuan di Tengah Keberagaman untuk Hari Bhayangkara ke-80
  • Rubio Yakinkan Negara Teluk: AS Tetap Solid Dukung Kawasan di Tengah Negosiasi Iran
  • Rusia Kerahkan Perisai Udara ke Moskow dan Kediaman Putin, Ukraina Terus Gempur Kilang Minyak Jauh di Dalam Rusia
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.