RI News. Semarang – Suasana halaman apel Mapolda Jawa Tengah Senin pagi (13/4/2026) terasa lebih istimewa dari biasanya. Di balik barisan rapi ratusan personel yang berdiri tegap, Brigjen Pol Latif Usman selaku Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Waka Polda) Jateng menyampaikan pesan yang sederhana namun mendalam: profesionalisme kepolisian sebenarnya dimulai dari hal paling mendasar, yaitu menjaga kebersihan lingkungan kerja.
Dalam apel pagi yang diikuti seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Jateng tersebut, Waka Polda menyerahkan langsung piala dan piagam penghargaan kepada satuan kerja serta asrama polisi (Aspol) yang berhasil meraih prestasi terbaik dalam Lomba Kebersihan Lingkungan Tingkat Polda Jawa Tengah. Penghargaan ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Kapolda Jateng Nomor Kep/417/III/2026 yang diterbitkan pada 10 Maret 2026.
Untuk kategori satuan kerja, Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jateng keluar sebagai juara pertama, disusul oleh Ro SDM Polda Jateng di peringkat kedua, dan Itwasda Polda Jateng di posisi ketiga. Sementara di kategori asrama polisi, Aspol Kedungmundu meraih juara pertama, diikuti Aspol Tlogomulyo sebagai runner-up, dan Aspol Sendangmulyo menduduki peringkat ketiga.

Dalam amanat Kapolda Jateng yang dibacakan oleh Waka Polda, ditegaskan bahwa pemberian penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi institusi terhadap dedikasi dan komitmen seluruh personel serta keluarga besar Polri di lingkungan asrama. Kebersihan tidak hanya sekadar soal estetika, melainkan bagian integral dari Gerakan Nasional Indonesia Asri yang mencerminkan tingkat peradaban suatu bangsa.
“Kebersihan mencerminkan disiplin, tanggung jawab, serta budaya tertib dan profesional dalam bekerja. Lingkungan yang bersih akan menciptakan kesehatan, kenyamanan, sekaligus meningkatkan produktivitas dalam pelaksanaan tugas,” tegas Waka Polda Brigjen Pol Latif Usman.
Ia menambahkan, upaya menjaga kebersihan harus dimulai dari hal-hal kecil dalam keseharian, seperti merapikan ruang kerja, menggunakan fasilitas secara bijak, hingga menciptakan inovasi penataan lingkungan yang lebih baik. Lomba kebersihan yang juga mencakup asrama polisi menunjukkan bahwa budaya tertib dan bersih tidak hanya dibangun di ruang tugas, tetapi juga di ruang kehidupan keluarga, tempat nilai-nilai kedisiplinan dan kepedulian lingkungan ditanamkan secara lebih luas.
“Saya harap keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus mempertahankan dan meningkatkan standar yang telah dicapai. Bagi yang belum meraih penghargaan, momen ini jadi kesempatan untuk terus berbenah dan berkompetisi secara sehat,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menyatakan bahwa kebersihan lingkungan kerja merupakan elemen krusial dalam mendukung tugas kepolisian, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kebersihan lingkungan kerja mencerminkan kesiapan dan profesionalisme personel dalam memberikan pelayanan. Dengan lingkungan yang bersih dan tertata, diharapkan dapat menciptakan kenyamanan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” kata Kombes Pol Artanto usai apel.

Ia menambahkan bahwa budaya bersih yang dibangun secara internal diharapkan dapat menjadi teladan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri. “Ini merupakan komitmen berkelanjutan dalam membangun budaya kerja yang disiplin, tertib, dan berorientasi pada pelayanan prima,” pungkasnya.
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa di balik tugas-tugas operasional yang berat, Polri juga terus membangun fondasi internal yang kuat melalui nilai-nilai sederhana namun esensial seperti kebersihan, disiplin, dan tanggung jawab kolektif.
Pewarta: Nandang Bramantyo

