RI News. Yogyakarta – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Yogyakarta, Kolonel Laut (P) Hendra Siregar, turun langsung memantau pelaksanaan pemeriksaan kesehatan bagi Calon Bintara (Caba) dan Calon Tamtama (Cata) TNI Angkatan Laut Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Markas Komando Lanal Yogyakarta pada Kamis (9/4/2026).
Kunjungan langsung Danlanal ini menunjukkan komitmen pimpinan dalam memastikan setiap tahap seleksi berjalan sesuai prosedur yang ketat. Pemeriksaan kesehatan merupakan salah satu gerbang krusial dalam rekrutmen prajurit, karena hanya calon dengan kondisi jasmani dan rohani yang prima yang dapat melanjutkan ke tahapan berikutnya.
Menurut Kolonel Laut (P) Hendra Siregar, pemeriksaan ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya strategis untuk menyaring generasi muda yang benar-benar siap menghadapi tugas-tugas berat di lingkungan TNI AL. “Kesehatan adalah fondasi utama kekuatan prajurit. Kami tidak ingin ada celah yang bisa mengganggu kesiapan operasional di masa depan,” ujarnya saat menyaksikan proses pemeriksaan.

Tim medis yang terlibat melaksanakan tugas dengan standar profesional tinggi. Setiap calon menjalani serangkaian tes yang mencakup pemeriksaan fisik menyeluruh, pemeriksaan indera, serta uji laboratorium pendukung. Seluruh proses digelar dengan prinsip objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas tinggi, sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan.
Pemeriksaan kesehatan ini menjadi bagian tak terpisahkan dari rangkaian seleksi penerimaan personel TNI AL gelombang terkait. Dengan pendekatan yang ketat, diharapkan calon-calon yang lolos bukan hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki ketangguhan mental untuk mengabdi kepada bangsa dan negara di berbagai medan tugas, baik di perairan maupun darat.
Baca juga : Gubernur Ahmad Luthfi Pilih Ngopi Santai di Angkringan untuk Dengar Keluhan Petani Langsung
Kegiatan tersebut berjalan lancar dan tertib. Para calon tampak antusias mengikuti setiap tahapan, meski harus melalui proses yang cukup melelahkan. Kehadiran Danlanal secara langsung juga memberikan semangat tambahan bagi tim medis dan peserta seleksi.
Seleksi calon prajurit TNI AL tahun ini diharapkan dapat menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, siap memperkuat pertahanan maritim Indonesia di tengah dinamika geopolitik regional yang semakin kompleks. Proses ini menjadi bukti nyata komitmen TNI AL dalam menjaga kualitas sumber daya manusia demi keutuhan dan kedaulatan negara.
Pewarta: Lee Anno

