RI News. Jakarta – Paris Saint-Germain (PSG) sebagai juara bertahan Liga Champions berhasil menunjukkan performa mengesankan saat menyambut Liverpool dalam leg pertama babak perempat final kompetisi elit Eropa musim 2025/26. Bertanding di hadapan pendukung setia di Parc des Princes pada Kamis dini hari WIB, tim asuhan Luis Enrique mengalahkan tamunya dengan skor telak 2-0.
Dua gol kemenangan PSG dicetak oleh pemain muda berbakat Desire Doue pada menit ke-11 dan Khvicha Kvaratskhelia pada menit ke-65. Hasil ini memberikan modal yang sangat berharga bagi Les Parisiens menjelang leg kedua yang akan digelar di markas Liverpool pada Rabu (15 April) mendatang. Dengan keunggulan dua gol tanpa kebobolan, PSG kini berada dalam posisi sangat kuat untuk melangkah ke semifinal.
Sejak peluit awal dibunyikan, PSG langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan tinggi yang diterapkan membuat Liverpool kesulitan mengembangkan permainan. Keunggulan cepat tercipta pada menit ke-11 melalui aksi apik Desire Doue. Gol berawal dari penetrasi tajam Ousmane Dembele di sisi kanan, yang kemudian diakhiri tembakan Doue. Bola sempat mengenai pemain bertahan Liverpool sebelum melambung melewati kiper Giorgi Mamardashvili dan bersarang di gawang.

Sepanjang babak pertama, PSG terus mendominasi penguasaan bola dan menciptakan peluang berbahaya. Kvaratskhelia nyaris menggandakan skor pada menit ke-32, namun Mamardashvili tampil gemilang dengan penyelamatan kelas dunia. Kiper asal Georgia itu juga berhasil menggagalkan peluang satu lawan satu Doue tidak lama kemudian. Sementara itu, Liverpool sama sekali tidak mampu mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran di babak pertama, termasuk tendangan voli Jeremie Frimpong yang melenceng jauh.
Memasuki babak kedua, dominasi PSG tidak surut. Ousmane Dembele sempat membuang peluang emas pada menit ke-53 ketika tembakannya melambung di atas mistar. Namun, gol kedua akhirnya lahir pada menit ke-65 berkat aksi individu brilian Khvicha Kvaratskhelia. Menerima umpan terobosan Joao Neves, pemain Georgia itu melewati tekel Ryan Gravenberch, kemudian mengecoh Mamardashvili sebelum menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong. Skor berubah menjadi 2-0.
Liverpool sempat mendapat harapan ketika wasit sempat menunjuk titik penalti pada menit ke-70 setelah Ibrahima Konate dianggap melanggar Warren Zaire-Emery di dalam kotak terlarang. Namun, setelah meninjau tayangan ulang VAR, wasit Jose Maria Sanchez membatalkan keputusan tersebut. PSG nyaris menambah keunggulan di menit-menit akhir melalui serangan balik, tetapi tembakan Dembele hanya membentur tiang gawang. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Baca juga : Membangun Satu Suara: Kemendagri Tingkatkan Sinkronisasi Komunikasi Pusat dan Daerah Lewat Bimtek Strategi
Kemenangan ini menjadi bukti kekuatan kolektif PSG yang kini semakin matang di bawah arahan Luis Enrique. Formasi 4-3-3 yang diterapkan mampu menekan Liverpool yang tampil dengan sistem 4-2-3-1. Susunan pemain PSG: Matvey Safonov; Nuno Mendes, Willian Pacho, Marquinhos, Achraf Hakimi; Joao Neves, Vitinha, Warren Zaire-Emery; Khvicha Kvaratskhelia, Ousmane Dembele (Hernandez 88′), Desire Doue (Kang-in 78′).
Sementara Liverpool turun dengan: Giorgi Mamardashvili; Milos Kerkez (Robertson 78′), Virgil van Dijk, Ibrahima Konate, Joe Gomez; Alexis Mac Allister, Ryan Gravenberch; Florian Wirtz (Gakpo 78′), Dominik Szoboszlai (Jones 79′), Jeremie Frimpong (Nyoni 90+1); Hugo Ekitike (Isak 79′).
Leg kedua di Anfield diprediksi akan berlangsung lebih sengit. Liverpool dituntut tampil luar biasa untuk membalikkan defisit dua gol, sementara PSG tinggal menjaga disiplin dan memanfaatkan serangan balik untuk memastikan lolos ke babak berikutnya. Pertandingan ini sekali lagi menggarisbawahi betapa tajamnya persaingan di Liga Champions, di mana satu kesalahan kecil bisa menentukan nasib sebuah tim.
Pewarta : Vie

