Skip to content
25/05/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Kelas Tambahan di SMP Negeri 1 Padangsidimpuan: Warisan Program Prestasi yang Diuji Dugaan Pungutan

Kelas Tambahan di SMP Negeri 1 Padangsidimpuan: Warisan Program Prestasi yang Diuji Dugaan Pungutan

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 minutes read
Kelas Tambahan di SMP Negeri 1 Padangsidimpuan
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Padangsidimpuan – Polemik seputar dugaan pungutan biaya pada program kelas tambahan di SMP Negeri 1 Padangsidimpuan kembali menuai perhatian publik setelah pemberitaan beberapa waktu lalu yang menyoroti potensi pelanggaran aturan. Berbagai pihak terkait kini memberikan respons, menegaskan bahwa program tersebut telah berjalan selama lebih dari satu dekade sebagai inisiatif bersama orang tua siswa untuk meningkatkan prestasi akademik.

Mahyudin Siregar (50), mantan pengurus Komite Sekolah SMP Negeri 1 Padangsidimpuan pada 2015, angkat bicara saat ditemui awak media pada Rabu (8/4/2024). Menurutnya, program yang kini disebut kelas tambahan atau sebelumnya dikenal sebagai kelas unggulan sudah digagas sejak era kepala sekolah almarhum Samsul Rijal. Program ini telah berlangsung di bawah setidaknya empat kepala sekolah berbeda, dengan format dan metode yang konsisten selama lebih dari 10 tahun.

“Sepengetahuan saya, kelas unggulan ini digagas dan mulai dilaksanakan pada era kepala sekolah Pak Samsul Rijal (Alm). Artinya sudah ada 4 kepala sekolah di SMP Negeri 1 yang melaksanakan kelas unggulan ini, setidaknya sudah berjalan lebih 10 tahun. Format atau metodenya juga sama, kenapa sekarang jadi permasalahan,” ujar Mahyudin.

Ia menjelaskan bahwa segala aspek terkait proses belajar mengajar di kelas tersebut, termasuk pemilihan pakaian dan atribut khusus, merupakan hasil musyawarah orang tua siswa. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan yang lebih disiplin dan memotivasi siswa untuk mengejar prestasi akademik secara lebih giat.

“Jadi kelas unggulan atau sekarang disebut kelas tambahan, itu sepengetahuan saya berawal dari keinginan dan kesepakatan dari orang tua siswa yang berharap anaknya lebih berprestasi, lebih pintar dari yang lain. Lagian tidak ada unsur paksaan di sana, yang mau ikut silahkan, tidak ada kasta atau penggolongan di sini. Kita mesti menyadari, kalau saat ini untuk jadi pintar dan berprestasi, perlu pembiayaan dan dukungan perangkat lainnya,” tambahnya.

Pandangan serupa disampaikan oleh Nur Hamidah Lubis, seorang orang tua siswa yang anaknya mengikuti kelas tambahan. Ia mengaku memilih program ini karena alasan efisiensi biaya dibandingkan les privat atau bimbel.

Baca juga : Kodim 0730/Gunungkidul Gelar Latnister 2026: Asah Kemampuan Babinsa Hadapi Dinamika Wilayah yang Semakin Kompleks

“Ikut les kan hanya mata pelajaran tertentu, ikut bimbel biayanya mahal. Coba hitung biaya bimbel per paket, ongkos atau transportasi, jajan tambahan dan waktu yang terpakai. Saya memilih kelas tambahan karena perhitungan biaya, kemudian saya percaya bahwa guru di sekolah lebih memahami kemampuan anak daripada di tempat lain,” ungkap Nur Hamidah, yang merupakan istri anggota Aparat Penegak Hukum (APH) bertugas di wilayah Mandailing Natal.

Lebih lanjut, ia menyatakan harapannya agar anaknya dapat melanjutkan ke sekolah unggulan atau institusi berkualitas tinggi melalui jalur prestasi akademik setelah lulus.

Di sisi lain, Boru Sagala, orang tua siswa lain yang kebetulan sedang menjemput anaknya bersama Nur Hamidah di Jalan Mesjid Raya Baru, Padangsidimpuan, secara spontan memberikan tanggapan. Dengan logat Batak yang khas, ia menyoroti pentingnya memahami konteks sebelum memberikan tuduhan.

“Tolong itu yang tidak paham situasi, jangan banyak komentar, jangan suka-sukanya menuduh korupsi. Lihat itu di sekolah negeri di daerah lain, uang sekolah besar, tak ada yang ribut-ribut. Di Sidimpuan ini terlalu banyak lembaga dan orang-orang yang merasa ahli, tapi kontribusinya tak terlihat. Sudah dua anakku ikut kelas unggulan ini, aku tidak keberatan,” tegas Boru Sagala.

Polemik ini mencerminkan dinamika pendidikan di daerah, di mana program ekstra untuk peningkatan mutu sering kali bergantung pada partisipasi aktif orang tua. Sementara dugaan pelanggaran masih menjadi sorotan, respons dari mantan pengurus komite dan orang tua siswa menekankan aspek sukarela serta manfaat jangka panjang bagi prestasi anak didik.

Pihak sekolah dan dinas pendidikan setempat diharapkan segera memberikan klarifikasi resmi guna menjernihkan isu ini, sekaligus memastikan program kelas tambahan tetap berjalan sesuai prinsip transparansi dan keadilan pendidikan.

Pewarta : Indra Saputra

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Kodim 0730/Gunungkidul Gelar Latnister 2026: Asah Kemampuan Babinsa Hadapi Dinamika Wilayah yang Semakin Kompleks
Next: Sinergi Lintas Instansi: DPPPAPPKB Gunungkidul Kawal Pemulihan Korban Kekerasan Seksual Anak di Balik Modus Ritual Palsu

Related Stories

PLN Sumbar Pastikan Semua Gardu Induk Menyala

PLN Sumbar Pastikan Semua Gardu Induk Menyala, Pemulihan Listrik Masih Berlanjut hingga 100 Persen

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Generasi Muda LDII Semarang Raih Medali di O2SN 2026

Generasi Muda LDII Semarang Raih Medali di O2SN 2026, Bukti Pembinaan Prestasi Berbasis Nilai

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Gotong Royong Tanpa Sekat

Gotong Royong Tanpa Sekat: RW 05 Bambankerep Satukan Kekuatan Tiga RT Raih Predikat Kampung Unggulan

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Dimarco, Bek Sayap yang Mengubah Permainan: Pemain Terbaik Serie A 2025/2026
  • PLN Sumbar Pastikan Semua Gardu Induk Menyala, Pemulihan Listrik Masih Berlanjut hingga 100 Persen
  • Generasi Muda LDII Semarang Raih Medali di O2SN 2026, Bukti Pembinaan Prestasi Berbasis Nilai
  • Danrem 072/Pamungkas Dorong Penggunaan AI untuk Ketahanan Pangan di Tengah Ancaman Siber yang Semakin Kompleks
  • Dari Gerobak Es Tebu ke Jeruji Besi: Pengangguran RH Diamankan karena Diduga Jadi Pengedar Sabu di Angkola Muara Tais
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.