RI News. Padangsidimpuan – Seorang warga Kota Padangsidimpuan, Rahmat Nasution, tengah mempersiapkan pengembangan destinasi wisata alam berbasis pendakian dan perkemahan di kawasan Lingkungan Melati Sebrang (Melseb), Kelurahan Sidakkal, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan. Proyek ini diharapkan menjadi alternatif rekreasi lokal yang menawarkan udara sejuk dan panorama alam indah tanpa perlu menempuh perjalanan jauh ke luar kota.
Rahmat Nasution mengungkapkan bahwa lahan seluas sekitar lima hektare tersebut memiliki potensi besar untuk digali sebagai ruang terbuka hijau yang ramah bagi masyarakat. Menurutnya, wisata ini dirancang agar warga Padangsidimpuan dapat menikmati suasana alam yang menyegarkan serta pemandangan perbukitan yang memukau.
“Kami ingin warga kota bisa berkunjung dengan mudah, menikmati udara sejuk, dan menikmati keindahan alam yang ada di sekitar,” ujar Rahmat saat berbincang dengan awak media.

Pada Selasa (7/4/2026), Rahmat bersama sejumlah awak media melakukan uji coba pendakian di lokasi tersebut. Perjalanan kaki yang menantang sekaligus menyenangkan itu menjadi ajang untuk menguji ketahanan fisik dan mental menuju titik tertinggi. Sesampainya di puncak, peserta disuguhkan bentangan alam yang luas, di mana perbukitan hijau dan pemukiman warga kota terlihat jelas dari berbagai arah. Rasa lelah selama pendakian pun langsung terbayar oleh keindahan panorama tersebut.
“Tampak sangat indah pemandangan yang ada,” kata Indra, salah seorang awak media yang ikut serta. Ia sempat menyempatkan diri mengabadikan momen dengan swafoto di berbagai titik menarik sepanjang jalur pendakian.
Indra menambahkan bahwa potensi wisata semacam ini perlu terus dikembangkan. Menurutnya, kehadiran lokasi baru ini akan memberikan pilihan liburan yang lebih dekat dan terjangkau bagi masyarakat setempat.
“Nanti kita tak usah jauh-jauh lagi ke berbagai wilayah untuk bisa menikmati suasana mendaki dan berkemah,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Giskard G. Gultom yang turut merasakan kesejukan udara di lokasi tersebut. “Disini tempat indah dek, jadi malas pulang, betah saya disini. Akan tetapi waktu tak mengijinkan karena senja mulai tampak dan malam akan tiba,” katanya sambil tersenyum.
Dari pengamatan di lapangan, kawasan yang akan dikembangkan ini memiliki topografi yang cocok untuk aktivitas pendakian ringan hingga menengah serta area perkemahan yang cukup luas. Jika terealisasi sesuai rencana, objek wisata ini diproyeksikan selesai dalam waktu sekitar satu bulan ke depan dan diharapkan menjadi tambahan destinasi baru di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara.
Pengembangan ini diharapkan tidak hanya memberikan ruang rekreasi bagi warga, tetapi juga berpotensi mendorong perekonomian lokal melalui kunjungan wisatawan domestik yang mencari pengalaman alam dekat kota.
Pewarta: Adi Tanjoeng

