Skip to content
23/07/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Cahaya Perdamaian di Tengah Kegelapan Global: Seruan Kardinal Suharyo Usai Misa Paskah

Cahaya Perdamaian di Tengah Kegelapan Global: Seruan Kardinal Suharyo Usai Misa Paskah

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 bulan ago 3 minutes read
Seruan Kardinal Suharyo Usai Misa Paskah
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Jakarta – Uskup Keuskupan Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo, menegaskan bahwa Gereja Katolik menjadikan perdamaian dunia sebagai prioritas utama, selaras dengan arah kepemimpinan Paus Leo XIV di tengah ketegangan yang terus membara di Timur Tengah.

Pernyataan tersebut disampaikan Kardinal Suharyo seusai memimpin Misa Paskah Pontifikal di Gereja Katedral Jakarta pada Minggu pagi. Menurutnya, pesan perdamaian telah menjadi penekanan Paus sejak awal masa kepemimpinannya, tepat ketika beliau pertama kali muncul di mimbar Basilika Santo Petrus dan mengucapkan doa agar damai Tuhan menyertai seluruh dunia.

“Itu artinya, beliau sungguh-sungguh ingin menyatakan bahwa masa kepemimpinan pelayanan sebagai Paus akan mengusahakan perdamaian,” ujar Kardinal Suharyo.

Dalam konteks konflik global yang masih berlangsung, Kardinal menyoroti pernyataan tegas Paus Leo XIV yang menyatakan bahwa doa para pemimpin yang memaklumkan perang tidak akan didengarkan oleh Tuhan. “Bahkan, dengan kata-kata yang sangat keras mengenai perang, beliau mengatakan doa para pemimpin yang memaklumkan perang tidak akan didengarkan oleh Tuhan. Kata-kata keras sekali,” tegasnya.

Kardinal Suharyo menilai perang saat ini merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional serta nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dampaknya, kata dia, tidak hanya merusak tatanan dunia, melainkan juga menimbulkan penderitaan mendalam bagi umat manusia secara keseluruhan.

“Yang ada adalah akibat yang sangat buruk, bukan hanya bagi dunia, bagi bumi, tetapi bagi umat manusia,” katanya.

Meski harapan agar konflik dapat berakhir sebelum Paskah belum terwujud, Paus Leo XIV tetap mengajak seluruh umat Katolik di dunia untuk terus mendoakan perdamaian setiap hari. Kardinal Suharyo menambahkan bahwa di tengah situasi global yang diwarnai “kegelapan”, masih terdapat harapan yang ia ibaratkan sebagai cahaya kecil yang tetap menerangi kemanusiaan.

Baca juga : Panglima TNI Pimpin Pemakaman Heroik Mayor Zulmi Aditya Iskandar, Pahlawan Perdamaian yang Gugur di Lebanon

Selain isu perdamaian, Kardinal Suharyo juga menyoroti urgensi kesadaran akan ekologi integral—cara pandang menyeluruh terhadap lingkungan hidup yang tidak terbatas pada aspek teknis seperti energi, air, dan pengelolaan sampah, melainkan juga menyentuh dimensi moralitas manusia. Menurutnya, kerusakan lingkungan sering kali berakar dari sikap serakah yang mengabaikan solidaritas terhadap sesama.

“Selama keserakahan masih dominan, apalagi didukung kekuatan yang merusak, maka kerusakan akan terus terjadi,” ujar Kardinal.

Ia menekankan bahwa pertobatan ekologis sejati harus dimulai dari perubahan hati nurani, bukan sekadar tindakan lahiriah semata. Kardinal Suharyo pun mengajak masyarakat luas untuk menerapkan gaya hidup sederhana sebagai bentuk pengendalian diri, yaitu hidup secukupnya tanpa berlebihan, sebagai kontribusi nyata bagi kelestarian bumi dan keadilan sosial.

Misa Paskah Pontifikal yang dipimpin Kardinal Suharyo berlangsung khidmat di tengah ribuan umat yang hadir, mencerminkan semangat kebangkitan yang tidak hanya spiritual, tetapi juga menjadi panggilan untuk aksi nyata dalam membangun perdamaian dan menjaga rumah bersama umat manusia.

Pewarta : Diki Eri

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Panglima TNI Pimpin Pemakaman Heroik Mayor Zulmi Aditya Iskandar, Pahlawan Perdamaian yang Gugur di Lebanon
Next: Arus Balik Lebaran 2026: Tarif Bus Pemalang-Jakarta Masih Melonjak, Penumpang Kecewa dengan Pelayanan yang Tak Sesuai Janji

Related Stories

Santri Al Muayyad Jadi Garda Terdepan

Santri Al Muayyad Jadi Garda Terdepan: Bawaslu Solo Tanamkan Literasi Demokrasi di Pesantren

Jurnalis RI News Portal Posted on 12 jam ago 0
Petugas Kebersihan Karanganyar Ditemukan Meninggal di Bangunan Bekas TPS

Tragedi Tak Terduga: Petugas Kebersihan Karanganyar Ditemukan Meninggal di Bangunan Bekas TPS

Jurnalis RI News Portal Posted on 12 jam ago 0
Penindakan Miras di Lokananta Jadi Tolok Ukur Penegakan Perda

DPRD Solo Beri Dukungan Moral ke Satpol PP: Penindakan Miras di Lokananta Jadi Tolok Ukur Penegakan Perda

Jurnalis RI News Portal Posted on 13 jam ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Santri Al Muayyad Jadi Garda Terdepan: Bawaslu Solo Tanamkan Literasi Demokrasi di Pesantren
  • Tragedi Tak Terduga: Petugas Kebersihan Karanganyar Ditemukan Meninggal di Bangunan Bekas TPS
  • DPRD Solo Beri Dukungan Moral ke Satpol PP: Penindakan Miras di Lokananta Jadi Tolok Ukur Penegakan Perda
  • Gelombang Panas Ekstrem Jepang: Suhu 40 Derajat Celsius Mengancam 41 Prefektur
  • Sinergi Penegakan Hukum: Polres Padangsidimpuan Limpahkan Kasus Rokok Ilegal Beserta Pelaku ke Bea Cukai Sibolga
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.