Skip to content
20/05/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Lonjakan Campak di Jawa Tengah Mengkhawatirkan, Solo Tetap Waspada Tanpa Kasus Positif

Lonjakan Campak di Jawa Tengah Mengkhawatirkan, Solo Tetap Waspada Tanpa Kasus Positif

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 minutes read
Solo Tetap Waspada Tanpa Kasus Positif
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Solo – Kasus campak di Jawa Tengah mengalami peningkatan tajam sepanjang awal 2026, dengan total mencapai 1.720 kasus suspek yang tersebar di berbagai wilayah. Tiga kabupaten, yaitu Cilacap, Klaten, dan Pati, telah memenuhi kriteria kejadian luar biasa (KLB) secara epidemiologis, meskipun penetapan status resmi masih menunggu keputusan bupati masing-masing.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Heri Purnomo, menegaskan bahwa peningkatan tersebut memenuhi ambang batas KLB berdasarkan parameter epidemiologi. “Secara epidemiologi memang terjadi lonjakan kasus dan memenuhi kriteria, meski belum ditetapkan secara administratif,” ujar Heri pada akhir Maret lalu.

Peningkatan kasus ini menjadi perhatian serius karena campak merupakan penyakit menular yang sangat cepat menyebar, terutama di kalangan anak-anak dengan cakupan imunisasi yang belum optimal. Faktor pasca-pandemi, seperti terganggunya program posyandu dan imunisasi rutin, diduga turut berkontribusi terhadap munculnya kantong-kantong kerentanan di masyarakat.

Di tengah situasi provinsi yang memprihatinkan, Kota Solo berhasil menjaga kondisi tetap terkendali. Wali Kota Surakarta Respati Ardi memastikan hingga kini belum ditemukan kasus campak positif di wilayahnya. “Alhamdulillah Surakarta masih terkontrol. Saya imbau seluruh masyarakat jangan takut vaksin, ini aman dan untuk kepentingan mencegah campak,” kata Respati saat ditemui di Loji Gandrung, Solo, Kamis (2/4/2026).

Respati menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam program imunisasi. Vaksin campak, menurutnya, dapat diakses dengan mudah melalui 17 puskesmas yang tersebar di Kota Solo serta fasilitas pelayanan kesehatan lainnya. Ia mempersilakan warga memanfaatkan layanan tersebut sebagai bentuk pencegahan dini.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo Retno Erawati Wulandari menambahkan, meskipun belum ada konfirmasi positif, pihaknya mendeteksi sekitar 50 kasus suspek campak yang saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. “Kalau suspek itu belum tentu positif. Harus dipastikan dulu dengan pemeriksaan laboratorium,” jelas Retno.

Baca juga : Polres Lampung Barat Gelar Simulasi Pengamanan Markas Jelang May Day: Antisipasi Ancaman untuk Jaga Stabilitas Keamanan

Mayoritas suspek berasal dari anak-anak yang datang ke fasilitas kesehatan maupun praktik dokter swasta. Gejala yang umum muncul meliputi demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, serta ruam merah pada kulit yang biasanya dimulai dari belakang telinga dan menyebar ke seluruh tubuh.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Solo Anom Yuliansyah menyatakan bahwa pihaknya terus memperketat langkah pencegahan melalui beberapa strategi simultan. Di antaranya adalah penguatan surveilans berbasis individu, di mana setiap kasus suspek akan menjalani penyelidikan epidemiologi, penanganan kasus, serta pengambilan spesimen untuk diagnosis pasti.

“Selain itu, kami gencarkan program imunisasi kejar atau catch-up campaign bagi balita dan anak yang dosisnya belum lengkap,” tambah Anom. Upaya komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) juga ditingkatkan, tidak hanya kepada masyarakat luas tetapi juga kepada tenaga kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan di seluruh kota.

Para ahli kesehatan mengingatkan bahwa campak dapat menimbulkan komplikasi serius seperti pneumonia, diare berat, hingga ensefalitis jika tidak ditangani dengan baik. Oleh karena itu, vaksinasi menjadi benteng utama pencegahan yang paling efektif dan aman.

Dengan situasi yang masih dinamis di tingkat provinsi, Dinas Kesehatan Kota Solo terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi untuk memantau perkembangan. Masyarakat diimbau segera membawa anak ke fasilitas kesehatan terdekat jika menemukan gejala mencurigakan, serta memastikan jadwal imunisasi lengkap sesuai rekomendasi.

Pemerintah kota berharap kesadaran kolektif ini dapat mencegah penyebaran lebih luas, sehingga Solo tetap menjadi wilayah yang aman dari ancaman campak di tengah lonjakan kasus di Jawa Tengah.

Pewarta : Rendro P

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Polres Lampung Barat Gelar Simulasi Pengamanan Markas Jelang May Day: Antisipasi Ancaman untuk Jaga Stabilitas Keamanan
Next: Bukittinggi Mengukir Jejak Diplomasi Global Jelang Satu Abad Jam Gadang

Related Stories

Revitalisasi Terminal Bus Tipe C Subulussalam

Revitalisasi Terminal Bus Tipe C Subulussalam: Mengembalikan Wajah Kota dari Kondisi Kumuh ke Pusat Ekonomi Tertata

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 jam ago 0
Jakarta Belajar dari Kopenhagen

Jakarta Belajar dari Kopenhagen: Menata Warisan Sejarah tanpa Kehilangan Jiwa Kota

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 jam ago 0
Profesionalisme Jurnalistik sebagai Pilar Pencerahan Bangsa

Profesionalisme Jurnalistik sebagai Pilar Pencerahan Bangsa: Pesan Ketua PWI di Tengah Tantangan Etika

Jurnalis RI News Portal Posted on 8 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kodim 0731/Kulon Progo Matangkan Persiapan Upacara Penutupan TMMD Reguler ke-128 di Sidorejo
  • Korem 072/Pamungkas Perkuat Benteng Moral Prajurit Hadapi Ancaman Narkoba
  • Revitalisasi Terminal Bus Tipe C Subulussalam: Mengembalikan Wajah Kota dari Kondisi Kumuh ke Pusat Ekonomi Tertata
  • Polisi Jateng Gelar Apel Pengamanan Humanis Jelang Aksi Demo Komunitas Transportasi Online di Semarang
  • Ribuan Personel Polri Siaga Amankan Aksi Aspirasi Komunitas Transportasi Online di Semarang
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.