Skip to content
21/05/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Ketegangan AS-Kuba Memanas: Tim FBI Tiba di Havana untuk Selidiki Baku Tembak Mematikan di Laut

Ketegangan AS-Kuba Memanas: Tim FBI Tiba di Havana untuk Selidiki Baku Tembak Mematikan di Laut

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 minutes read
Tim FBI Tiba di Havana untuk Selidiki Baku Tembak Mematikan di Laut
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Havana – Di tengah hubungan bilateral yang semakin tegang, sebuah tim teknis dari Federal Bureau of Investigation (FBI) Amerika Serikat telah tiba di Kuba untuk melakukan penyelidikan independen terhadap insiden penembakan fatal di perairan utara pulau tersebut pada akhir Februari lalu.

Insiden tersebut terjadi pada 25 Februari ketika patroli perbatasan Kuba terlibat baku tembak dengan sebuah kapal cepat berbendera Amerika Serikat yang membawa sepuluh pria bersenjata. Menurut versi pemerintah Kuba, kapal itu membawa kelompok eksil Kuba yang berusaha menyusup ke wilayahnya untuk melakukan aksi terorisme. Baku tembak itu menewaskan lima orang dan melukai enam lainnya, termasuk seorang awak kapal militer Kuba.

Pemerintah Kuba menyebut peristiwa itu sebagai “serangan teroris” yang direncanakan oleh warga negara Kuba yang tinggal di Amerika Serikat. Mereka menegaskan bahwa kelompok tersebut lebih dulu melepaskan tembakan, sehingga pasukan Kuba terpaksa membalas untuk mempertahankan kedaulatan wilayah.

Sementara itu, pemerintah Amerika Serikat dengan tegas membantah adanya keterlibatan resmi dalam insiden tersebut. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan bahwa kelompok itu bukan operasi pemerintah Amerika dan menekankan pentingnya verifikasi fakta secara independen.

Kedatangan tim FBI pada hari Selasa menjadi langkah konkret kerjasama kedua negara di tengah situasi yang sensitif. Seorang pejabat diplomatik AS yang enggan disebut namanya mengatakan bahwa tim tersebut bertugas melakukan investigasi menyeluruh dan netral. Presiden Kuba Miguel Díaz-Canel sebelumnya telah menyatakan harapannya agar agen FBI hadir untuk membantu mengungkap kebenaran.

Peralatan militer yang disita dari kapal cepat tersebut cukup mencolok: senapan kaliber besar, pistol, seragam militer, helm, generator listrik, perangkat komunikasi satelit, serta ribuan butir amunisi. Barang-barang ini dipamerkan oleh pejabat tinggi Kementerian Dalam Negeri dan Angkatan Bersenjata Revolusioner Kuba beberapa hari setelah insiden.

Baca juga : Semarang Jadi Magnet Olahraga Nasional: April 2026 Dipenuhi Event Beragam dari Balap Motor hingga Padel

Enam penyintas kini menghadapi dakwaan pidana berat atas tuduhan terorisme, dengan ancaman hukuman seumur hidup. Kasus ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah hubungan AS-Kuba yang sudah lama penuh gejolak, terutama sejak era embargo ekonomi dan isu-isu politik terkait pengungsi serta keamanan regional.

Insiden ini juga menimbulkan pertanyaan lebih luas tentang aktivitas eksil Kuba di Florida serta potensi risiko keamanan di Selat Florida yang kerap menjadi jalur lintas ilegal. Meski demikian, baik Washington maupun Havana sepakat untuk menjalankan proses investigasi secara hati-hati agar tidak memperburuk ketegangan yang ada.

Penyelidikan bersama ini diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai kronologi peristiwa, motif pelaku, serta implikasinya terhadap stabilitas kawasan Karibia. Sampai saat ini, belum ada informasi resmi mengenai durasi keberadaan tim FBI di Kuba maupun temuan awal mereka.

Pewarta : Setiawan Wibisono S.Th

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Semarang Jadi Magnet Olahraga Nasional: April 2026 Dipenuhi Event Beragam dari Balap Motor hingga Padel
Next: Tragedi Berdarah di Sekolah Balita Kampala: Serangan Sadis yang Mengguncang Keamanan Pendidikan Anak Usia Dini di Uganda

Related Stories

Flotilla Sumud Global Dihentikan Total

Flotilla Sumud Global Dihentikan Total: Israel Kembali Ladeni Kapal Bantuan Gaza di Perairan Internasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 20 jam ago 0
Iran Gugat AS di Mahkamah Arbitrase Den Haag

Iran Gugat AS di Mahkamah Arbitrase Den Haag: Tuduhan Agresi dan Pelanggaran Hukum Internasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Timor Leste Siap Pimpin ASEAN 2029

Timor Leste Siap Pimpin ASEAN 2029: Bukti Evolusi Komunitas yang Semakin Inklusif

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kodim 0731/Kulon Progo Matangkan Persiapan Upacara Penutupan TMMD Reguler ke-128 di Sidorejo
  • Korem 072/Pamungkas Perkuat Benteng Moral Prajurit Hadapi Ancaman Narkoba
  • Revitalisasi Terminal Bus Tipe C Subulussalam: Mengembalikan Wajah Kota dari Kondisi Kumuh ke Pusat Ekonomi Tertata
  • Polisi Jateng Gelar Apel Pengamanan Humanis Jelang Aksi Demo Komunitas Transportasi Online di Semarang
  • Ribuan Personel Polri Siaga Amankan Aksi Aspirasi Komunitas Transportasi Online di Semarang
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.