Skip to content
25/05/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Puskesmas Buyat Boltim Lumpuh Total di Jam Kerja, Bendera Merah Putih Dibiarkan Sobek dan Kusam

Puskesmas Buyat Boltim Lumpuh Total di Jam Kerja, Bendera Merah Putih Dibiarkan Sobek dan Kusam

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 minutes read
Puskesmas Buyat Boltim Lumpuh Total di Jam Kerja
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Sulawesi Tenggara – Fasilitas kesehatan masyarakat di Desa Buyat, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), menjadi sorotan setelah ditemukan dalam kondisi kosong melompong pada jam pelayanan resmi. Temuan ini semakin memprihatinkan karena simbol negara, bendera Merah Putih, dibiarkan rusak parah di halaman kantor.

Pada pukul 15:10 WITA, sebuah tim investigasi mendatangi Kantor UPTD Puskesmas Buyat untuk melakukan pengecekan langsung. Namun, yang ditemukan justru sebuah bangunan yang sepi tanpa kehadiran seorang petugas pun. Ruangan-ruangan kosong, pintu terbuka, dan tidak ada tanda-tanda aktivitas pelayanan kesehatan meski masih berada dalam jam kerja pemerintah.

“Kami sudah memasuki area dalam dan berulang kali memanggil nama petugas serta pimpinan, tetapi tidak ada satu pun yang menjawab atau terlihat di lokasi,” ungkap anggota tim investigasi yang berada di lapangan.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai komitmen pelayanan publik di tingkat kecamatan. Masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan dasar, seperti pengobatan rutin, imunisasi, atau penanganan darurat ringan, berpotensi kecewa dan terlantar akibat ketidakhadiran petugas pada waktu yang seharusnya mereka bertugas.

Lebih ironis lagi, tujuan utama kunjungan tim tersebut adalah untuk menegur kondisi bendera Merah Putih yang dikibarkan di halaman puskesmas. Bendera sang saka tersebut terlihat sudah sangat rusak: sobek di beberapa bagian, kusut, kusam, dan tidak lagi layak menjadi simbol kehormatan negara.

Bendera Merah Putih yang seharusnya menjadi kebanggaan dan representasi kedaulatan bangsa justru dibiarkan dalam keadaan memprihatinkan. Hal ini dinilai sebagai bentuk pengabaian terhadap nilai-nilai nasionalisme dan penghormatan terhadap lambang negara yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu dengan pengorbanan besar.

“Seharusnya instansi pemerintah menjadi teladan dalam menjaga martabat simbol negara. Tapi di sini, bukan hanya pelayanan yang lumpuh, bahkan bendera pun tidak terawat,” kata salah seorang anggota tim investigasi.

Temuan ganda ini—kekosongan kantor di jam kerja dan pembiaran bendera rusak—memunculkan tuntutan keras dari masyarakat setempat. Banyak warga menilai bahwa kepala puskesmas gagal menjalankan fungsi kepemimpinan dan pengawasan dasar.

Baca juga : Irani Keterbukaan: Dinas Pendidikan Lampung Barat Dikritik LSM karena Retorika Tanpa Aksi

“Masyarakat Boltim berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan aparat yang memiliki rasa tanggung jawab serta nasionalisme. Jika hal mendasar seperti ini saja diabaikan, sudah saatnya dilakukan evaluasi kepemimpinan yang tegas,” tegas salah seorang warga yang turut menyaksikan kondisi di lapangan.

Hingga saat berita ini disusun, pihak UPTD Puskesmas Buyat maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur belum memberikan keterangan resmi mengenai alasan di balik kekosongan kantor dan kondisi bendera yang tidak terawat.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi seluruh aparat pemerintahan daerah untuk selalu menjaga integritas pelayanan publik dan menghormati simbol-simbol kebangsaan sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan administratif mereka.

Pewarta: Raden Karim

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Irani Keterbukaan: Dinas Pendidikan Lampung Barat Dikritik LSM karena Retorika Tanpa Aksi
Next: Kirab Budaya HUT ke-80 Sri Sultan HB X: Malioboro Ditutup Total, Ribuan Peserta Siap Padati Kawasan Keraton

Related Stories

Ahli Waris Berusia 87 Tahun Tempuh Jalur Hukum atas Sengketa Tanah

Ahli Waris Berusia 87 Tahun Tempuh Jalur Hukum atas Sengketa Tanah Turun-Temurun di Kendal

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 jam ago 0
Harapan Baru dari Sungai Sesayap

Harapan Baru dari Sungai Sesayap: Hiu Gangga yang Nyaris Punah Ditemukan Kembali di Kalimantan

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 jam ago 0
Miliaran Rupiah untuk Makan-Minuman Rapat DPRD Padangsidimpuan Dipertanyakan

Miliaran Rupiah untuk Makan-Minuman Rapat DPRD Padangsidimpuan Dipertanyakan, Ketua WIB: Segera Diaudit !

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Prabowo Gelorakan Swasembada Protein: Tambak Udang Modern Jadi Andalan Ketahanan Pangan Indonesia
  • Ahli Waris Berusia 87 Tahun Tempuh Jalur Hukum atas Sengketa Tanah Turun-Temurun di Kendal
  • Harapan Baru dari Sungai Sesayap: Hiu Gangga yang Nyaris Punah Ditemukan Kembali di Kalimantan
  • Miliaran Rupiah untuk Makan-Minuman Rapat DPRD Padangsidimpuan Dipertanyakan, Ketua WIB: Segera Diaudit !
  • Revitalisasi SMPN 2 Angkola Selatan: Dugaan Pemborosan APBN dan Ancaman Keselamatan Siswa di Balik Campuran Rangka Kayu Lapuk
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.