Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Tahanan dalam Kontainer: Bukti Baru Penindasan terhadap Jurnalis di Bawah Kendali M23 di Timur Kongo

Tahanan dalam Kontainer: Bukti Baru Penindasan terhadap Jurnalis di Bawah Kendali M23 di Timur Kongo

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 bulan ago 3 minutes read
Bukti Baru Penindasan terhadap Jurnalis di Bawah Kendali M23 di Timur Kongo
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Dakar, Senegal – Kelompok pemberontak M23 yang menguasai sebagian besar wilayah timur Republik Demokratik Kongo (DRC) dituduh menahan puluhan warga sipil, termasuk dua jurnalis, di dalam kontainer pengiriman besi yang tidak layak huni. Kondisi tersebut digambarkan sebagai “tidak manusiawi” dan “merendahkan martabat manusia”.

Menurut laporan yang dirilis Reporters Without Borders (RSF) pada Selasa, kontainer-kontainer tersebut digunakan sebagai sel tahanan sementara di kompleks gedung dewan legislatif provinsi di Kota Goma. Bukti yang dikumpulkan mencakup kesaksian langsung, citra satelit, dan foto-foto sepanjang tahun 2025.

Saksi mata yang identitasnya dirahasiakan demi keselamatan melaporkan bahwa hingga 80 orang dapat dimasukkan ke dalam satu kontainer sekaligus. Ruangan tersebut sama sekali tidak memiliki cahaya maupun ventilasi udara. Tahanan hanya diperbolehkan keluar sekali sehari untuk keperluan dasar. Makanan yang diberikan sangat terbatas, sementara pemukulan rutin menjadi keluhan umum.

Kondisi ekstrem di dalam kontainer—panas menyengat pada siang hari yang membuat sesak napas, serta dingin menusuk pada malam hari—telah menyebabkan beberapa kematian. Para penyintas biasanya ditahan selama berminggu-minggu sebelum dipindahkan ke lokasi lain yang tidak diketahui.

Laporan RSF menekankan bahwa setidaknya dua jurnalis termasuk di antara korban penahanan ini. Kejadian tersebut semakin memperburuk situasi kebebasan pers di wilayah yang sudah lama rawan ancaman dan kekerasan terhadap media.

Juru bicara M23, Lawrence Kanyuka, menolak tuduhan tersebut. Ia menyebut laporan RSF sebagai “informasi tidak berdasar” dan upaya disinformasi yang sengaja disebarkan.

Penguasaan Goma oleh M23 sejak awal 2025 telah mengubah lanskap keamanan dan informasi di timur Kongo secara drastis. Kelompok yang didukung Rwanda ini tidak hanya memperluas wilayah kendali, tetapi juga memperketat pengawasan terhadap pemberitaan media, termasuk membatasi istilah yang boleh digunakan untuk menyebut kehadiran mereka.

Baca juga : Diplomasi di Tengah Badai: Marco Rubio Berupaya Yakinkan Sekutu G7 Soal Strategi Perang Iran yang Mengguncang Harga Energi Global

Wilayah timur DRC yang kaya akan sumber daya mineral telah menjadi arena konflik berkepanjangan selama puluhan tahun. Lebih dari 100 kelompok bersenjata aktif di sana, dengan M23 sebagai salah satu kekuatan paling dominan. Kemajuan cepat M23 tahun lalu telah memicu krisis kemanusiaan terburuk di kawasan, dengan sedikitnya tujuh juta orang mengungsi.

Meskipun Amerika Serikat dan Qatar berhasil memediasi gencatan senjata, kekerasan sporadis masih berlanjut. Kondisi ini tidak hanya mengancam nyawa warga sipil, tetapi juga menghambat akses bantuan kemanusiaan dan kebebasan informasi yang menjadi pilar penting dalam upaya resolusi konflik jangka panjang.

Para pengamat menilai bahwa penahanan jurnalis dan warga sipil dalam kondisi tidak layak huni dapat menjadi indikator semakin terkonsolidasinya kekuasaan M23 di wilayah yang mereka kuasai, sekaligus menimbulkan pertanyaan serius tentang komitmen berbagai pihak terhadap hak asasi manusia di tengah proses perdamaian yang masih rapuh.

Berita ini disusun berdasarkan laporan independen RSF dan data konflik terkini, dengan harapan dapat memberikan pemahaman yang lebih utuh bagi pembaca tentang dinamika kompleks di timur Kongo.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Diplomasi di Tengah Badai: Marco Rubio Berupaya Yakinkan Sekutu G7 Soal Strategi Perang Iran yang Mengguncang Harga Energi Global
Next: Jepang Gelontorkan Cadangan Minyak: Upaya Darurat Redam Krisis Energi di Tengah Blokade Selat Hormuz

Related Stories

Kedaulatan Kognitif Anak

Kedaulatan Kognitif Anak: Polandia Memulai Era Sekolah Bebas Ponsel

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik

Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik: Kapal Angkut Militer Jepang Bertolak Padamkan Karhutla Kalimantan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
JSDF Kirim Kapal Tempur

JSDF Kirim Kapal Tempur & Helikopter ke Indonesia: Jepang Dukung Pemadam Karhutla dengan 600 Personel

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
  • Respon Darurat Karhutla: Pendekatan Humanis Kepolisian Meringankan Beban Warga Melawi
  • Merajut Kemanunggalan di Ruang Publik: Perspektif Sosiologis dan Kesehatan Masyarakat pada TNI Run 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by